Danau ini masih seperti 2 tahun yang lalu, mengingatkan aku pada kenangan bersamamu. 2 tahun lalu kita disini, menghabiskan sejuknya hari dengan menyusuri jalan-jalan setapak. Terkadang ada keinginan semua kenangan itu kembali bersama lembutnya senyummu. Tapi selaksa ribuan empedu memaksaku menatap akan kenyataan. Hari Ini awal febuary, beberapa hari kedepan Valentine akan datang menyapaku, 2 tahun yang lalu valentine kulalui bersamamu disini, ditepi danau ini. Tapi tahun ini, entah dimana engkau berada . Dan harus ku akui masih terbersit didadaku agar kau kembali disisiku.
ehm, pengalaman pribadi ya?
bagus, cuma kesalahan mengetik aja, seperti huruf awal yang kecil atau 2 tahun yang (kata para editor penerbit) sebaiknya ditulis dengan dua tahun. semangaaaaattttt n_n
@ littleayas : terima kasih atas masukannya yach
@ redshox : iya sebuah kenangan bro
@ arsela : terima kasih mba. ditunggu saran dan kritiknya untuk karya saya berikutnya yach mba
@ argh : iya bro.. true story
@ windymarcello : warung itu masihada sampai sekarang mba
@ niska : iya saya akan lebih teliti lagi saat pengeditan, mba. Ditunggu saran dan kritiknya untuk karya saya selanjutnya mba
paragraf kedua terakhir itu panjang sekali ya.. aku harus baca berulang untuk benar-benar mengerti. Ada beberapa kesalahan penulisan huruf besar pada awal kata, mungkin terjadinya justru saat pengeditan ya?
13 September 2004
Hari pernikahanku, Pesta yang sederhana dan dikunjungi oleh orang-orang yang teramat sederhana, hanya sanak saudara dan hand ... lanjut baca
Keramaian senja, Tanah basah sehabis Hujan siang tadi, pantai Kampung Melayu Besar masih ramai di sibukkan oleh pasangan muda yang sedang memadu kasih ... lanjut baca
Hari ini ada yang lain, Cakrawala memancarkan warna kelabu, tanda Hujan kan kembali mengguyur kota ini, Hujan yang telah lama kunanti, kini hadir bers ... lanjut baca
30 Nov 2003
Pagi di hari raya Idul Fitri mengingatkan aku tentangmu, embun pagi masih menyelimuti kaca Jendela seperti pandangan mata manis, pagi di ... lanjut baca
Senja hari. Mendung. Aku mengempaskan tubuh di kursi pojok kantin. Meletakkan ransel hitamku dan merapatkan retsluiting jaket. Menghalau udara basah y ... lanjut baca
Awal Febuari, 3 Dini Hari
Masih terngiang segala kenangan akan dirimu
Mata Masih menganga sulit untuk ku kejap
Desiran bayangmu malam ini menitikan ... lanjut baca
Menunggumu disini... Menanti hari
Waktu bergulir terasa lemah
Tapi bayangmu belum juga hadir
Sampai kapan jiwa kan terus meratap
Ada bayangmu d ... lanjut baca
“ Ini adalah perjalanan terakhirku”,itu katanya sewaktu dia mencium keningku saat pamit untuk pergi naik gunung lagi.
”Ada bule yang pengen lia ... lanjut baca
Malam bening Tuaikan satu harapan
Dalam cahaya bola matamu kutemukan sinar keinginan
Dingin memeluk hasrat coba kibaskan dalam benak
Engkau terseny ... lanjut baca
Ada Desahmu menyiratkan satu Keinginan
Dalam bayang-bayang sepi dibalik Rembulan
Di ruang Ini Bisu Menyelimut Hangat
Seolah Rintik Hujan menamba ... lanjut baca
Hei MALAM!
Sudah berapa lamakah kau sentuhkan hatimu disana?
Ku kecap setiap sensasi yang tercipta,
Ku nikmati setiap wacana yang terbagi,
... lanjut baca
Aku ingin menyulam rindu di pucuk langitmu. Agar bisa kuamati rautmu mencabar kenanganmu. Ini periode aku dan kamu mengurai kata. Namun diam, ruh kita ... lanjut baca
Malam sudah menuruni hari tetapi aku masih saja didepan komputer mengetik angka untuk dilaporkan pagi besuk kepada managerku. Sebenarnya badanku sudah ... lanjut baca
Ada Pembeli yang datang dari luar negeri, atau daerah lain di Nusantara untuk menjemput priuk, dan ada juga dengan cara membawa priuk itu ke tempat-te ... lanjut baca
Beberapa episode cinta telah kita lalui dengan penuh antusias.
Bila boleh aku berharap, semoga ini adalah episode cerita yang terakhir.
Bila boleh a ... lanjut baca
Dave menghela nafas panjang. Mata sayunya mengiringi langkah enggannya. Dia sadar dirinya hanya manusia yang tak kuasa atas hidup orang yang dic ... lanjut baca
Sejak kemarin aku sudah mengumpulkan banyak tekad untuk benar - benar berangkat kuliah hari ini. Dua tahun aku berstatus mahasiswa tanpa pernah datang ... lanjut baca
Suamiku selalu menyapaku dengan panggilan “Mama sayang…” Tak peduli dimana pun, dalam keadaan apa pun. Di depan orang banyak yang terkesima mend ... lanjut baca
Dengan cepat kusikat habis roti coklat ditanganku, yummmmyyyy………
“ini bungkus ke 15 lho tha”
Aku hanya tersenyum pada niken yang geleng2 ... lanjut baca
ehm, pengalaman pribadi ya?
bagus, cuma kesalahan mengetik aja, seperti huruf awal yang kecil atau 2 tahun yang (kata para editor penerbit) sebaiknya ditulis dengan dua tahun. semangaaaaattttt n_n
guuut..guuutt..
saluut laa.!
ngena siii...cuma pengalaman pribadi ini mahh.hehehe.,!
@ littleayas : terima kasih atas masukannya yach

@ redshox : iya sebuah kenangan bro
@ arsela : terima kasih mba. ditunggu saran dan kritiknya untuk karya saya berikutnya yach mba
@ argh : iya bro.. true story
@ windymarcello : warung itu masihada sampai sekarang mba
@ niska : iya saya akan lebih teliti lagi saat pengeditan, mba. Ditunggu saran dan kritiknya untuk karya saya selanjutnya mba
tentang kerinduan.. hiks..
paragraf kedua terakhir itu panjang sekali ya.. aku harus baca berulang untuk benar-benar mengerti. Ada beberapa kesalahan penulisan huruf besar pada awal kata, mungkin terjadinya justru saat pengeditan ya?
Nice story
terasa menerawang dan teringat sama kenangan itu. tapi aku agak "miris" aja sama bgn si warung yang bisa memberikan kesaksian cinta
ini from u'rs true storykah?
dalem euy
Cakep banget kawan,aku serasa masuk ke cerita kamu,asyik banget,keep writing ya...Peace !
bagus, emosinya terasa, sebuah kenangan ya??? ya... sebuah kenangan..
nice..deskripsi yg begitu kuat sampai aku ngerasa ada di tempat itu..
emm..huruf agak di perhatiin ya..didanau itu seharusnya di danau..
ditunggu tulisan selanjutnya