Irondagger?
Kenapa tidak menggunakan kata belati? Apa beda, ya?
Mungkin kalau senjata itu digunakan buat senjata lempar kaya kunai, memang butuh banyak.
I'll see next chapter!
woooo..idenya menarikkk...yang rancu cuma 35 unit dagger dalam sehari itu,,tapi mungkin itu bedanya craftkight sama pandai besi biasa ya,,sama kata2 pemesan,kog berasa rancu bwt gw,,kenapa gag pelanggan ? tapi ntu sih masalah selera sih,,
35 ya? Tunggu, bukan itu intinya.
Apa kau penggemar Cleru juga? Tunggu, itu bukan intinya juga.
Yah, sebenarnya, menurutku ada baiknya istilah-istilah bahasa asing tak dipakai selama ada padanannya dalam bahasa indonesia.
Tapi terlepas dari itu, kurasa tulisan2mu sudah mengalami banyak kemajuan loh. Apalagi keliatannya kau juga masih menikmati setiap saat penulisannya. =D>
Dari penceritaan, hmm ada kesan yang masih mengganjal (cuman saya tak tahu di bagian mana sori) lalu yang mungkin bisa dipertimbangkan "35 unit dagger dalam 1 malam" kecuali kalo craftknight emang sakti (kaya di game summon night).
Chapter 7: If perchance I Could Have Become a Comet
22 Januari 3504
Aku hanya bisa melihat Aura terbaring tak berdaya. Setelah pertempuran melawan ... lanjut baca
Chapter 6: Arrival
21 April 3506, 01:00 PM, Mess Hall Aquatids
Eko berjalan mondar-mandir dengan gelisah di depan pintu mess hall Aquatids. Dia ... lanjut baca
Chapter 5: KX-1991 series 00
21 Januari 3504
Dengan agak kesulitan, aku berjalan melewati hutan buatan kapal penyelamat tempatku terdampar. Dar ... lanjut baca
Chapter 4: Wings of Words
21 April 3506, Ruang Kendali Aquatids
Adam tersenyum simpul sambil mengamati delapan layar raksasa di hadapannya. Masing ... lanjut baca
Ano toki no watashiwa nani ni kandoushite nani ni manzokushite
Jibun wo rikaishitteitano?
Mou kore ijyou arukenai watashiwa
ççç
Doko kade ki ... lanjut baca
Mimpi… adakah akhir dari mimpi… mimpi indah, mimpi buruk… mimpi berakhir ketika pemandangan malam menjadi benderang… tapi… bagaimana sekaran ... lanjut baca
Aku tersungkur..
Aku malu..
Seperti ada yang salah..karena aku sadar telah kalah..
Eiits sebentar..
Otak ini yang salah!
Hanya mengingat jika t ... lanjut baca
Rasa sakit itu bukan dari nafasku
Tidak juga dari pancaranku
Kumal pakaianmu bukan karena rampasan tanganku,
pun karena gerakan liarku
Bukan aku ... lanjut baca
Percuma saja aku mengenalmu
Dan memahat nama kita di pohon beringin
Ber-ingin: cinta
Yang tak ada pondasinya
Tak ada jalannya
Kukenal dirimu di ... lanjut baca
Wahai pencinta!
beraninya kau bermain dengan hati seorang manusia,
lalu bersembunyi dibalik nama cinta...
Apa sebenarnya yang kau cari?
Apakah ka ... lanjut baca
Yang,
malam ini kurenungi kembali arti dirimu di hidupku
bukan untuk meragukan cintamu padaku
bukan pula mencari hina dalam dirimu
apa yg telah ... lanjut baca
AKU SANGAT TAKUT MENGATAKANNYA
Aku menunggunya di warung kopi dimana biasanya kami bertemu. Tak jauh. Hanya beberapa menit naik motor. Suas ... lanjut baca
Sering aku melihatmu, mungkin untuk yang kesekian kalinya ku sandarkan asaku pada sebuah tungku yang tak mungkin tahan dengan semua kesahku. Mungkin j ... lanjut baca
kumaafkan dengan segala kesakitanku
atas beranjak pergimu yang halangi udara nafasku
karena sekarang benar-benar kulepaskan
segala balutan di hati ... lanjut baca
Yang tahu hanya aku dan Tuhanku
Tuhanku tahu aku bertuhan
Tuhanku juga tahu aku memalsu
Dan Tuhanku pun tahu dari hal ragu
dari kerancuank ... lanjut baca
Irondagger?
Kenapa tidak menggunakan kata belati? Apa beda, ya?
Mungkin kalau senjata itu digunakan buat senjata lempar kaya kunai, memang butuh banyak.
I'll see next chapter!
Iron dagger???
Kalo ngak salah itu senjata di game Summon Night kan?
Btw ada beberapa kesalahan tanda baca
buatku cerita ini cukup menarik
Kadang aku ngerasa ada sesuatu yang kurang di tulisan ini, tp aku jg bingung.. nanti dibaca lg deh
dan mungkin karena gw gamer, jadinya keinget sama game RPG n summonnight gt...tapi itu sih imajinasi gw aja.
tp gw seneng bisa liat karya fantasi lainnya di kemudian.com
lam kenal, ya
smoga anda berkenan juga baca cerita saya...
lho, sehabis baca komik conan, hasilnya... ha ha ha...
secara kesuluruhan sudah nice kok menurutku.
lanjut....
jangan ngobrol aja
woooo..idenya menarikkk...yang rancu cuma 35 unit dagger dalam sehari itu,,tapi mungkin itu bedanya craftkight sama pandai besi biasa ya,,sama kata2 pemesan,kog berasa rancu bwt gw,,kenapa gag pelanggan ? tapi ntu sih masalah selera sih,,
mu lanjut baca yg kedua dulu ah...
35 ya? Tunggu, bukan itu intinya.
Apa kau penggemar Cleru juga? Tunggu, itu bukan intinya juga.
Yah, sebenarnya, menurutku ada baiknya istilah-istilah bahasa asing tak dipakai selama ada padanannya dalam bahasa indonesia.
Tapi terlepas dari itu, kurasa tulisan2mu sudah mengalami banyak kemajuan loh. Apalagi keliatannya kau juga masih menikmati setiap saat penulisannya. =D>
Ayo berjuanglaaah! Akan kubaca terus!
Dari penceritaan, hmm ada kesan yang masih mengganjal (cuman saya tak tahu di bagian mana
sori) lalu yang mungkin bisa dipertimbangkan "35 unit dagger dalam 1 malam" kecuali kalo craftknight emang sakti (kaya di game summon night).
Kecuali jika 35 iron dagger itu digunakan sebagai throwing weapon, dang, maka jelas pemesan senjata mengalami ketergantungan kepada para craftknight.
I'll see the next chapter. Kenapa enggak dibikin parental page aja buat chapter yang kedua?