Kucoba menggerakkan tanganku, mencoba untuk meraih bagian belakang kepalaku. Kurasakan perban melilit kepalaku. Sepertinya ada yang telah menolongku, syukurlah.
Kaget, benar-benar kaget!
Perkembangannya berubah drastis!
Aku kira dia bakalan jadi craftknight yang mempertanyakan tujuannya membuat senjata tapi malah menjadi seperti ini!
alurnya sudah menantang pembaca, juga membuat penasaran.. kurasa ada beberapa bagian dari dialog-dialognya saja yang kurang menunjukkan suasana cerita.. tapi keseluruhan sudah nice kok.
hooooo...iya perkembangannya gag sesuai dugaan,,n gw setuju ma 145, bukannya mereka berteman dari kecil ? sebut aja satu rahasia patty, kalo mank mau ngebuktiin,,mungkin si aku lagi pusing kali ya...emosi patty juga agak berlebihan menurut gw...yah, dengan nyuruh arc cewe ini bikin sesuatu, gw rasa udah bisa buktiin kalo dia arc
Apa ya... hmm kalau objektif, kurasa dari segi teknis tidak ada masalah, paling tidak saya bisa membayangkan dengan cukup jelas adegan2 dalam cerita. Tapi secara subjektif, kurasa aneh saja kelakuan patty hmm lalu bukannya dia bisa membuktikan jati dirinya dengan uhh... memberikan informasi yang hanya arc dan patty tahu misalnya kalo si patty masih ngompol waktu usianya sudah delapan tahun (setengah becanda)
Chapter 7: If perchance I Could Have Become a Comet
22 Januari 3504
Aku hanya bisa melihat Aura terbaring tak berdaya. Setelah pertempuran melawan ... lanjut baca
Chapter 6: Arrival
21 April 3506, 01:00 PM, Mess Hall Aquatids
Eko berjalan mondar-mandir dengan gelisah di depan pintu mess hall Aquatids. Dia ... lanjut baca
Chapter 5: KX-1991 series 00
21 Januari 3504
Dengan agak kesulitan, aku berjalan melewati hutan buatan kapal penyelamat tempatku terdampar. Dar ... lanjut baca
Namaku Arcanaide...
Nama yang bagus bukan. Aku sangat suka dengan namaku. Nama itulah satu-satunya peninggalan orangtuaku. Jadi bagaimanapun, aku s ... lanjut baca
Chapter 4: Wings of Words
21 April 3506, Ruang Kendali Aquatids
Adam tersenyum simpul sambil mengamati delapan layar raksasa di hadapannya. Masing ... lanjut baca
Ano toki no watashiwa nani ni kandoushite nani ni manzokushite
Jibun wo rikaishitteitano?
Mou kore ijyou arukenai watashiwa
ççç
Doko kade ki ... lanjut baca
Mimpi… adakah akhir dari mimpi… mimpi indah, mimpi buruk… mimpi berakhir ketika pemandangan malam menjadi benderang… tapi… bagaimana sekaran ... lanjut baca
Dengan gaun putih,
Terhelai indah ditubuhnya.
Memancarkan cahaya terang
Hingga menyilaukan mataku
Dia tersenyum...
Senyuman itu sangat indah!
... lanjut baca
Namaku Arcanaide...
Nama yang bagus bukan. Aku sangat suka dengan namaku. Nama itulah satu-satunya peninggalan orangtuaku. Jadi bagaimanapun, aku s ... lanjut baca
Terlalu lama aku nantikan semuanya
Marah.....
Selama ini ingin qu marah sama kamu,
Tapi aku tak pernah mampu
Apa sich yg kamu inginkan?
Apa kur ... lanjut baca
“AQVANA!!” teriak Aerynt tidak percaya. Dia dan Ravhael segera berlari ke arah gadis itu dan berlutut di sampingnya. Lalu ia mengangkat tubuh Aqva ... lanjut baca
“Hei, Irfan!” Seruan itu membuyarkan fokusku ketika aku sedang menggoreskan mata pena di atas buku catatan.
Aku menyapukan pandangan ke penjuru ... lanjut baca
Chapter One : Godslaying Girls
Pagi menyongsong sebuah kompleks perumahan di Jepang. Dari dalam rumah dengan papan nama bertuliskan ‘Koizumi’ ... lanjut baca
Satu
“Cheryl……..”
Suara itu menggema diantara asap putih yang mengepul.Di Lobi Rumah sakit St Carolous,Aku yang mengenakan gaun putih menole ... lanjut baca
Sebuah suara terdengar keras dari tempat Jon. Selain suara itu, tanah yang barpasir serasa bergetar. Jon menoleh ke arah suara itu. Terlihat asap memb ... lanjut baca
MALAM sudah semakin larut. Mentari sudah sejak tadi meninggalkan tempatnya, sementara jarum jam kini menunjukkan pukul 11.40 malam. Kantuknya datang m ... lanjut baca
“AAAAAAAAAAARRRRRRGGGGHHHHH!!!!!!!” Dika menjerit ketakutan.
Wajah cewek yang ditimpanya memerah. Dika dua kali lebih shock daripada sebelumnya. ... lanjut baca
Kaget, benar-benar kaget!
Perkembangannya berubah drastis!
Aku kira dia bakalan jadi craftknight yang mempertanyakan tujuannya membuat senjata tapi malah menjadi seperti ini!
Sarung tangan yang tidak bisa dibuka?
Light capsule?
Berubah jadi cewek?
Ini komik Master School Olympus, ya?
perkembangan yang mengejutkan--namun tetap menarik.
Secara garis besar gw setuju ma komen2 sebelumnya, esp SnowDrop.
Tp yg plg gw suka dari cerita ini adalah dari segi penceritaannya, dari sudut pandang orang pertama. Membuat karakter 'aku' semakin hidup
alurnya sudah menantang pembaca, juga membuat penasaran.. kurasa ada beberapa bagian dari dialog-dialognya saja yang kurang menunjukkan suasana cerita..
tapi keseluruhan sudah nice kok.
seperti gimana?
hooooo...iya perkembangannya gag sesuai dugaan,,n gw setuju ma 145, bukannya mereka berteman dari kecil ? sebut aja satu rahasia patty, kalo mank mau ngebuktiin,,mungkin si aku lagi pusing kali ya...emosi patty juga agak berlebihan menurut gw...yah, dengan nyuruh arc cewe ini bikin sesuatu, gw rasa udah bisa buktiin kalo dia arc
eniwei,,gw tunggu yg ke-3 nya deh
Uh, okee. Perkembangannya agak di luar dugaan. Tapi sebenarnya, di bagian awalpun perkembangannya masih belum terlalu ketebak.
Hoo. Oke. Ahaha. Aku menantikan kelanjutannya kalo ada.
Apa ya... hmm kalau objektif, kurasa dari segi teknis tidak ada masalah, paling tidak saya bisa membayangkan dengan cukup jelas adegan2 dalam cerita. Tapi secara subjektif, kurasa aneh saja kelakuan patty hmm lalu bukannya dia bisa membuktikan jati dirinya dengan uhh... memberikan informasi yang hanya arc dan patty tahu misalnya kalo si patty masih ngompol waktu usianya sudah delapan tahun
(setengah becanda)
Sekarang kau membuatnya menjadi jauh lebih menarik.
Wadoh. Saya pribadi berpikir, saat Arc menyadari dirinya 'berubah', kau tak perlu mengatakannya dengan 'frontal' seperti itu.
Tapi, entah apa kata yang lain. Dengarkan kata-kata mereka juga. I am not the only human in this world, anyway...
Sori. Sebelumnya browser error. Jadi cuman nongol 5 poin. Demo, penulis yang baik melihat apresiasinya, bukan skor tercatatnya. 'Kay?