Tamu-tamu lain dibolehkan pulang. Saya, James, Arsya, delapan saksi itu dan beberapa polisi naik ke lantai dua. Semua saksi duduk di beberapa meja di sekitar jendela tempat bukti pistol ditemukan. Seluruh barang-barang saksi tadi dipindahkan ke sebuah meja di dekat jendela. Saya berdiri di depan jendela itu, menatap ke lantai satu, sambil menunggu Arsya naik. Tidak lama kemudian, dia naik ke lantai dua.
I like this part just like I love reading detective conan (although I don't read every chapters).
Apalagi endingnya, terkesan natural. =)
Selain yg telah saya sebut, satu flaw terakhir menurut saya adalah pelaku dan motif pelaku ketahuan hampir dari awal. Tapi yah.. saya pribadi tidak bisa membuat cerita detektif.
dari tadi aku menunggu apa peran Ari di sini, ternyata cuma numpang lewat, spy ada alasan bagi tokoh 'Saya' berada dalam lokasi bencana. ya, idenya bolehlah.
kuberi 9 untuk kegigihanmu menyelesaikan sebuah cerita misteri. kutunggu cerita2 misteri lainnya.
untuk brown, max, miss_worm & luki:
makasih ya dah mau baca ^_^
untuk v3ri:
He he he, enggak masuk akal ya kalo orang cerdas lupa hari ulang tahun sendiri? Lho, bukannya justru orang makin pinter itu makin pelupa ya ;P hue he he, sorry, no offence guys! Habis kan ada persepsi kalo profesor yang cerdas dan pintar itu pelupa kan ^_^ he he he, just kidding! Thanks for the comment.
Note: in the military, superiors are addressed as “sir”, regardless of the gender.
Among the Clouds Special: To the Horizon
By Adrian Achyar
... lanjut baca
This story is one of my idea of fantasy stories. I got the idea some months ago, and I wrote down the first draft of this prologue.
This prologue i ... lanjut baca
Dedicated to my hun who is in bed rest now. Hun, get well okay ^^
Fly Again
By Adrian Achyar
Hun
I heard your voice
Pleading
I wanna be
... lanjut baca
This poem is made to celebrate my return home to the campus, my second home, after “venturing” outside it for five months. Heck! You'll appreciate ... lanjut baca
My first love poem ever. Dedicated to my hun. To kemudianers: hey guys, I know it sucks but just read it. Or criticize it, insult it, whatever!
Tha ... lanjut baca
Fiuh! Still working on the second part of of Among the Clouds. Well guys, please read this piece and comments, please. Komentar dalam bahasa Indonesia ... lanjut baca
I'm still working on the second part of Among the Clouds. For now, please enjoy this piece. As always, if there is any unfamiliar word, please feel fr ... lanjut baca
Beginilah situasinya. Seorang pria ditembak dari lantai dua yang terkunci. Pelaku meninggalkan senjata yang digunakan untuk membunuh korban, sebuah re ... lanjut baca
Saya pernah mengirimkan cerita ini ke majalah Intisari sekitar tiga tahun lalu pada tahun 2004, namun tampaknya tidak pernah dimuat. Saya tidak mendap ... lanjut baca
Tiba-tiba Shivee tersentak kaget dan melangkah mundur sehingga menabrak Ravhael yang masih menunggu jawaban dari Pria tua itu.
“Ugh hey Sheeve! A ... lanjut baca
BAB SATU
Smitha tidak tahu mengapa dia disini, kecuali karena Raka memintanya.
Jadi dia keluar dari mobilnya. Mobil itu parkir di tepi jal ... lanjut baca
Jika jari ini bisa menekan tuts piano hingga bernada,
maka nada terindah untukmu semua.
Jika nada bisa dibawa angin,
maka 'kan kukirim dengan suka ... lanjut baca
ENGGAK ada yang bisa dia keluhkan.
Mukanya? Dia yang banyak cewek-cewek komentarin sebagai seorang yang “iih lucu banget!” atau “sumpah, cu ... lanjut baca
//Koloni Hantu//
0/Latar
Masa Kegelapan.
Kurun waktu penuh kekacauan yang berlangsung pada zaman dahulu kala. Semenjak runtuhnya Imperium Hw ... lanjut baca
Keesokan paginya, mereka berlima bersiap-siap untuk segera berangkat menuju tanah Philyria. Menurut Noghas, perjalanan dengan kapal untuk menuju Phily ... lanjut baca
Beberapa jam kemudian, Shivee tampak sedang bersandar sendirian di pagar geladak. Walaupun malas, ia masih mengenakan gaun yang hampir selalu membuatn ... lanjut baca
I like this part just like I love reading detective conan (although I don't read every chapters).
Apalagi endingnya, terkesan natural. =)
Selain yg telah saya sebut, satu flaw terakhir menurut saya adalah pelaku dan motif pelaku ketahuan hampir dari awal. Tapi yah.. saya pribadi tidak bisa membuat cerita detektif.
cerita misteri yang ga cheesy
Tebakkan ane benar, judulnya ngasih spoiler tuh. Hehehe...
Terus melangkah...
ups.... nanti pada tahu lagi.
cerita bagian terakhirnya ini gak begitu bikin klimaks banget (buatku), tapi secara keseluruhan bagus.
huh, ngilang ga bilang2!!!!!!!
ending yang bikin ngakak
great story
bagus nih dilanjutin dengan setting dan cerita yang baru.
kayak detektif conan aja cara ngungkapin kasusnya.
ini bagian terakhir ya.... yah....
aku tunggu deh karya selanjutnya,
lagi ya tulis cerita bergenre seperti ini ^^ saya suka mistery, dari kecil pecinta christie
Lumayan, terus menulis.
dari tadi aku menunggu apa peran Ari di sini, ternyata cuma numpang lewat, spy ada alasan bagi tokoh 'Saya' berada dalam lokasi bencana. ya, idenya bolehlah.
kuberi 9 untuk kegigihanmu menyelesaikan sebuah cerita misteri. kutunggu cerita2 misteri lainnya.
untuk brown, max, miss_worm & luki:
makasih ya dah mau baca ^_^
untuk v3ri:
He he he, enggak masuk akal ya kalo orang cerdas lupa hari ulang tahun sendiri? Lho, bukannya justru orang makin pinter itu makin pelupa ya ;P hue he he, sorry, no offence guys! Habis kan ada persepsi kalo profesor yang cerdas dan pintar itu pelupa kan ^_^ he he he, just kidding! Thanks for the comment.
The Three Fowers, Among the Clouds... Guys, please read my stories & poems at K.com ^_^