Selamat Tinggal Silamku

Senja menguning menyemai kehidupan
Mentari kunjung padam dalam kesunyian
Setitik sinaran penghantar kegelapan
Menebarkan harapan baru pada sebuah ketenangan
Wahai engkau, wahai kekasihku
Rembulan terbit bersama denganmu
Mentari malu melihat kehadiranmu
Karena engkau cahaya dalam hidupku
Wahai engkau, wahai kekasihku
Sungguhpun aku di sini.... jauh darimu
Tapi sanubari ini akan terbang padamu
Menyampaikan salam rindu yang syahdu
Wahai engkau, wahai kekasihku
Tak kiranya tiba suatu waktu
Engkau meninggalkan akhir kenangan
Dan yang maya menjadi nyata
Kaupun hilang dari pandangan
Wahai engkau, wahai kekasihku
Kuhaturkan kata-kata dari lidahku
Melantunkan beribu do'a meyertaimu
Dan kuteriakkan pada langit biru
Selamat tinggal wahai silamku

Rating

45
points
Views: 34 reads
Comments: 6
Rating:
64.2857

Favorites

You have to login to access this feature click here

Flag

You have to login to access this feature click here
orchid's picture
orchid at (20 weeks 5 days yang lalu)
80

melepas dengan kerelaan..

jadi pengen belajar..

btw, entah sengaja atau tidah, tak terpisah bai ya?
aku kok agak bingung membacanya ya??

tp, i love it.. Love Struck

ion_cannavaro's picture
ion_cannavaro at (20 weeks 5 days yang lalu)
80

masa depan lebih menjanjikannya...hehe :\

man Atek's picture
man Atek at (20 weeks 5 days yang lalu)
100

masa lalu
biar aja berlalu
bener dikau
youk ke masa depan ajja ...

indisa's picture
indisa at (20 weeks 5 days yang lalu)
40

terasa dikejar rima, maksud yang disampaikn bertele tele. kurang komunikatif thadap pembaca, mungkin yang harus di telaah lebih dalam adalah, bagaimana mempercantik puici yang mencerminkan penulisnya..

yah, aku juga kurang paham sih... tapi bisa di coba...

langit_septa's picture
langit_septa at (20 weeks 5 days yang lalu)
80

masih datar nih... belum terasa hentakannya..

takiyo_an-nabhani's picture
takiyo_an-nabhani at Tiram untuk Mutiara (20 weeks 5 days yang lalu)
70

Assalamu'aalikum
Salam kenal.
Harmoninya hilang saat memasuki larik keenam.
Komposisi katanya berubah menjadi terlalu sederhana dan begitu mentah.