Bukit Yang Indah
Aku berada disebuah bukit
Yang indah, sejuk, dan dipenuhi dengan bunga-bunga
Aku senang berada disini
Rasanya nyaman sekali
Aku benar-benar telah menemukan kebahagiaan disini
Aku ingin sekali tinggal disini
Aku ingin sekali menjadikan bukit ini sebagai tempat tinggalku
Tapi tidak..
Bukit ini ternyata bukan tempat yang tepat untukku
Bunga-bunga itu akan mati jika aku tetap disini
Bunga-bunga itu akan tetap hidup jika aku tidak merawatnya
Bunga-bunga itu hanya bisa hidup jika tak ada sentuhan sedikitpun dariku
Dan udara yang sejuk inipun ternyata terlalu dingin untukku
Aku bisa mati kedinginan jika aku tetap disini
Aku tidak mau jadi pengacau
dan mengacaukan diriku sendiri
dengan memaksakan diri untuk tetap tinggal disini
Aku lebih baik pulang..
Ya, pulang..
Kembali kerumahku yang dulu
Meski tak seindah bukit ini,
tapi aku tahu aku lebih pantas
dan lebih baik tinggal disana
Aku tahu aku akan lebih nyaman jika aku berada dirumahku sendiri..
Ya, aku mau pulang..
Selamat tinggal bukit yang indah
Aku tak akan melupakan saat-saat indah bersamamu
Akan selalu kusimpan baik-baik saat-saatku bersamamu dihatiku,
wahai bukit yang indah..
Terimakasih untuk segala-galanya..
February 24, 2007
Sebuah puisi karya seorang yang bernama TJ (http://http://theartgalleryoftj.blogspot.com). Seorang sahabat yang gw kenal dari sebuah media bernama Multiply. Ya! gw mempunyai sebuah account di Multiply. Namun terhitung mulai semalam, gw sudah memutuskan untuk "pensiun" dari Multiply. Padahal di Multiply itu gw menemukan banyak teman, sahabat, semua udah gw anggap sebagai saudara, keluarga. Tapi keputusan yang sangat berat itu tetap harus gw ambil, gw harus meninggalkan Multiply. Pokoknya puisi diatas PAS BANGET deh, terima kasih TJ udah bikin puisi yang bagus dan kebetulan cocok dengan kondisi yang sedang gw alami sekarang.
Postingan terakhir gw di Multiply: not goodbye, but see you later. (http://http://amoebasterix.multiply.com/journal/item/374)
Nah, sekarang gw udah punya rumah baru, disini tempatnya. Semoga di rumah baru ini gw bisa betah dan tetangga-tetangga bisa menerima gw.
Perkenalkan, nama saya abe. kamu siapa?? -> berusaha bersikap sopan, sebagai orang baru.
Rating
Comments: 18
Rating:
Delicious
Digg
StumbleUpon
Propeller
Reddit
Furl
Facebook
Google
Yahoo
Technorati
dan puisi itu memang tulisan saya. saya menghargai sekali atas dipakainya puisi saya. waktu pertama baca, saya seneng banget liatnya. apalagi dipakai oleh sahabat saya sendiri. ooppss.., temen saya sendiri.. *ga ada tipex*
terima kasih sob...
saya jadi ingat waktu tulisan ini dibuat. semuanya waktu itu sudah mulai berantakan. saya sebenarnya menyayangkan hal ini terjadi. kebersamaan yg terbangun lantas retak sedikit demi sedikit..
ah, mudah2an saja saya salah..
mari kita bangun lagi yang sudah berantakan itu menjadi sebuah bangunan baru, bagaimana sobat??
Bgusny dipindah jd cerita aja
oh y,aq g mrasa janggal dg namamu
oh gitu yah..??
tadinya sih kepikiran gitu...
krn sebelumnya ini juga salah satu postingan di blog gw yg lain.
keindahan dan kenyamanan rasa umum memang tak selalu berbanding lurus dengan kebahagiaan..
ya, benar sekali...
gak selamanya keindahan membuat kita bahagia...
definisi yang indah bung, mohon komentari juga puisi saya
salut buat pembuatnya....
wokeh, tar dikomentari juga kok pasti...