Seperti biasanya, semenjak aku sudah tidak bekerja di pabrik, setiap pagi aku membersihkan halaman rumah, dari mulai menyapu, merapikan rumput-rumputnya dan menyirami semua tanaman. Di desa ini aku tinggal bersama Emak dan dua orang adikku, sementara Bapak sudah lama meninggal karena penyakitnya. Emak hanya seorang pedagang sayuran di pasar, kedua adikku, Budi dan Ani mereka masih duduk di bangku SLTP.
setuju ama on3thing, walaupun sudah direnovasi tapi perbedaannya tidak nampak jelas, masih sama.
mungkin bisa diperhalus dengan menggunakan bahasa bahasa perumpamaan seperti yang disebut IMR.
aku belum sempat baca tuh versi orisinilnya. sayang sekali.
tadi di awal baca, aku sempat mengira ini cerita lucu khasnya Vie loh. tapi setelah kuterusin dan ga ada lucu2nya sama sekali, baru aku ngerti kalau ini kisah yg sangat tragis. cara kamu menggambarkan peristiwanya detil banget. jadi narik nafas panjaaaang banget.
sebenernya cerita ini pernah ku posting, namun karena masuk kategori vulgar, makanya jadi kena sensor!. dan sekarang sudah aku coba perhalus, semoga gak kena sensor lagi .. hihiihih
Tante Pikanisa dan tante Ima, sibuk memsaukan Afgan ke dalam lemari pakaian, sementara Ananda sudah merasa lelah, alhasil dia tertidur di kasur sebela ... lanjut baca
"Duh ... kok makin muncul suara-suara aneh di rumah ini" bisik Ananda pada dirinya sendiri.
Ananda memang hanya anak yang masih berusia enam tahun, ... lanjut baca
Ananda dan Ayahnya saling berpandangan, mata mereka seolah saling bertanya.
"Siapa yang menjatuhkan guci itu?" tanya Ananda
"Mungkin kucing." A ... lanjut baca
Alhamdulillah, akhirnya setelah sekian lama berdebat alot dengan Ayah, hasilnya dia menyetujui aku untuk mengikuti kursus menyanyi dan menari. Dan aku ... lanjut baca
Nama saya Ananda, saya anak seorang petani kecil, Ibu saya sudah lama meninggal. Saat ini saya duduk di bangku Sekolah Dasar.
Cita-cita saya ingin ... lanjut baca
Seperti biasanya, semenjak aku tidak bekerja di pabrik, setiap pagi aku membersihkan halaman rumah, dari mulai menyapu, merapikan rumput-rumputnya dan ... lanjut baca
Peristiwa itu terjadi memang tepat seminggu yang lalu, aku sendiri tak mengerti kenapa aku bisa seliar itu. Gerbang keimananku benar-benar sudah bobol ... lanjut baca
berjalan membawa semua kesedihan
berharap menemukan wajah yang sangat kurindui
aku kehilangan waktu untuk bersamamu
ingin kutebus semua kesalahanku ... lanjut baca
Aku sudah kehilangan.
...
Ternyata aku benar sudah kehilangan.
Seseorang yang katanya aku mirip dengannya, seseorang yang tak pernah melepask ... lanjut baca
Darah segar mulai bercucuran lagi seperti biasanya. Kali ini dibalik punggungku yang menjadi sasaran empuknya. Aku hanya diam. Menahan sakit yang ter ... lanjut baca
Terlalu lama aku nantikan semuanya
Marah.....
Selama ini ingin qu marah sama kamu,
Tapi aku tak pernah mampu
Apa sich yg kamu inginkan?
Apa kur ... lanjut baca
Sayang,pagi tadi
aku tinggalkan kota seribu cahaya
bersama mentari yang menyapa fajar
aku menari diangkasa dan
meninggalkan jejak diawan biru
je ... lanjut baca
Aku sudah mati
Sebelum kau bilang aku seharusnya mati
Kini aku mati sendiri
Dalam derita tiada peri
Tak perlu lagi presisi
Kini berada di punca ... lanjut baca
Jika punya waktu untuk digenggam
Aku ingin hari ini tak ada
Kalau hari ini bisa aku kantongi
Aku ingin menit ini cepat beralih
Bila masih punya m ... lanjut baca
Cintaku telah pergi
Tinggalkan perih
Sakit yang kualami
Seakan merobek hati
Hatiku telah layu
Tak kau siram di cintaku
Dulu ku penuh luka
Tak ... lanjut baca
seru aja
hhmmm emosi lebih kena yg original ver nya.
sebenernya gue gak ngeh batesan porno dan gak hihihi.. well eniwei kalo yg dimasalahin detail deskripsi pada saat terjadinya perkosaan yg ngacu ke pornografi, hmm masih detail vie. emang seh bahasanya dah diperhalus. usulan imr okeh tuh vie.
ga sempet baca yang originalnya... hixhix... kan dimana2 yg original lebih asyik, lebih hot, lebih... dahsyat...
uh... cerita yang memacu denyut jantung 2 kali lipat.
eh,eh, dun juga jadi korban sensor berikutnya lho... huuuuuuuu...
biar pointnya tembus diatas 100.. he he he
setuju ama on3thing, walaupun sudah direnovasi tapi perbedaannya tidak nampak jelas, masih sama.
mungkin bisa diperhalus dengan menggunakan bahasa bahasa perumpamaan seperti yang disebut IMR.
hehehe.. jd ngerangkum
klo menurut gw sih masih sama, biarpun udah di renovasi..
Good work...!!
Aku merasa seperti seorang bayi mungil yang tak berdaya diatas cengkeraman nafsu bejad Pak Samid.
pak Samid melumat bibirku seperti seekor lintah yang menghisap sari kehidupanku, darahku, dan kesadaranku,
>>> Pengibaratan, bisa memperhalus bahasa yak...
Cihuy!!
tapi yang original lebih bagus.. kamu edit beberapa kata dan kalimatnya vie? (sekali lagi, bukan bagian vulgarnya)
ENIWEY, hope this will reach kumcer! ^^ tapi kayanya ini masuk wilayah jamil.. hihihi! gudlak!
aku belum sempat baca tuh versi orisinilnya. sayang sekali.
tadi di awal baca, aku sempat mengira ini cerita lucu khasnya Vie loh. tapi setelah kuterusin dan ga ada lucu2nya sama sekali, baru aku ngerti kalau ini kisah yg sangat tragis. cara kamu menggambarkan peristiwanya detil banget. jadi narik nafas panjaaaang banget.
yang asli lebih dapet emosinye..hehee