Penyair Menggonggong, Puisiku Tetap Berlalu

Seperti hidup yang memutar nasibku pada rodanya
Demikianlah aku menari cinta di panggung sajak
Tak selalu puitis, sesekali tersaji rujak kata-kata
Dengan sambal yang nyaris hambar, tak menggertak

Biar penyair menggonggong, puisiku tetap berlalu
Sebab puisiku adalah aku, kemauanku, perasaanku
Sedangkan label yang banyak didengungkan hanyalah persepsi
Selera perut yang tak bisa semua kuwakili

Puisiku hanya sebuah cemas akan ketidakpedulian
Pada kesenjangan yang mengasingkan
Jiwa-jiwa dalam keramaian
Dengan makna seadanya, semampunya.
(20 Desember 2007)

Rating

49
points
Views: 18 reads
Comments: 6
Rating:
70

Favorites

You have to login to access this feature click here

Flag

You have to login to access this feature click here
70

bagus (normatif banget komenku.heheh)

ijazah_sd's picture
ijazah_sd at I've been here before. Haha. (17 weeks 4 days yang lalu)
70

I've been here before. Haha.
Masih eksis ternyata.

90

nee dia penulis yang tetap "AKU"...
menulis buka karena harus menulis tp karena ingin menulis...dengan kejujuran walau kadang tak ada tutur lembut atau rayuan manis...
MUANTEPPPPPP BGT...

Arra's picture
Arra at Re: Penyair Menggonggong, Puisiku Tetap Berlalu (17 weeks 4 days yang lalu)
80

meski rada lugas masih terselip emosi dari puisi ini

80

keras dan menghentak puisinya

100

gonggongan
yang bisa
lahirkan
puisi

seeep jez !