Naik dengan Percuma (sp.s.)

Berdasarkan cerpen Naik dengan Percuma.

wordpress | format standard PDF

FADE IN:

EXT. CERUKAN BUKIT - SENJA

Naik dengan Percuma [PDF]

» based on : Naik dengan Percuma

» version_ : 2008/07/19

» genre __ : action, crime

» length _ : ± 15'

» budget _ : low to medium

@import "http://tinyurl.com/5eo6yc";

Rating

60
points
Views: 55 reads
Comments: 8
Rating:
75

Favorites

You have to login to access this feature click here

Flag

You have to login to access this feature click here
dadun's picture
dadun at dua-duanya sedaaaaaaapppp!!! (20 weeks 5 days yang lalu)
100

menikmati versi ini, tak mengurangi kenikmatan dari membaca versi 2dimensi cerpennya. justru, gue ngerasa, ini sebagai pelengkap yang bikin tambah nikmat.

tetep, gue musti baca berulang baru ngerti... (duh, maafkan keoonanku ini^^) tapi, cape gue untungnya terbayar dengan kepuasannnnnn--klimaks--lho????

endingnya ditelan (lebih detil) di sini yak. seru seru.

dirgita's picture
dirgita at Aku ga sanggup baca sampai akhir. (23 weeks 3 days yang lalu)
80

Ya, ga sanggup banget. Di awal-awal dibuka dengan adegan horor. Hehe.

Aku unduh versi PDF-nya aja. Baca lain kali. So, unduh juga skenario PDF-ku, ya? Tapi, kamu suka genre apa? Skenarioku itu bergenre sci-fi.

Akan kupertimbangkan merilis skenarioku itu di bawah GNU FDL.

Aku melihat source HTML skenariomu. Kayaknya, kamu mesti pertimbangkan caraku untuk Xro Prince. Main aja ke posting-nya yang kedua. Di situ, ada taut untuk unduh skenario dan caraku memposting Xro Prince.

andrea's picture
andrea at Rejoinder: Wanted: Production Designer (23 weeks 3 days yang lalu)

Choo! Chooo!

2008/08/17

@dadun: Seorang 'aku' memang tak kan pernah bisa sefleksibel 'kamera'. Namun sesosok 'kamera' tak kan pernah bisa menggambarkan isi hati sang 'aku'. Merdeka!

2008/08/01

@pikanisa: What-ifs-nya sbb.: Barang ini hanya berdurasi ¼ jam, kependekan buat bioskop bahkan tivi, sehingga; 1) gak mungkin dilirik produser 'beneran'. Diekspansi jadi 20-50an menit sepertinya belum membuat iklan sanggup ngejar biaya produksi. Tapi seandainya diekspansi sampai 100an menit maka; 3) Jakarta Underground adalah model yang bagus untuk tipe penontonnya. 2) Soal siapa sutradaranya, whah!, ini keputusan dari banyak kepala. Bikin skrip hanya sebagian kecil dari rentetan kerja yang panjang. Eniwei, adalah tidak adil untuk menyamakan The Bold and the Beautiful dengan Criminal Minds. Genre dan penontonnya beda bangetz.

@dirgita: Soal FDL, gue serius. Selain gak bentrok dengan ToS kemudian.com, gue hanya amatiran yang melaknat plagiarisme. Big Grin Genre gue crime dengan selingan techno-thriller, post-cyberpunk sama dikit-dikit humor, untuk semua bentuk prosa yang gue bisa. Soal tampilan, format monospace ini disamakan dengan mirrornya di wordpress yang restriktif dengan caranya sendiri, sehingga gue gak harus nge-markup dua kali.

2008/07/26

@azelia: Fokusnya bukan di figur penggantung-dirinya, Zel, tapi anaknya, Jejaka #1 yang melihat langsung si bapak meregang nyawa sampai kemudian hari ... silakan liat lagi. Demikian pula tentang linggis yang lu tuker sama kunci Inggris. Yang dicari petugas awalnya bukan pelaku tapi saksi mata sebelum Tentara #1 memutar arah penyelidikan hingga ... bla-bla-bla.

@dian_k: _Spec_ ini dalam _3rd-person POV_, walau _limited_ karena gak ada narator ato solilokui. Sedangkan cerpennya tentu saja, teteeep, _1st person_. Kendati keduanya dibangun dalam semesta (plot, karakterisasi, set) yang kurang lebih sama, efeknya jelas jadi beda: _spec_-nya gak selucu cerpennya.

@pikanisa: Gue juga harus capek-capek belajar gaya bebas dulu sebelum mengarungi Selat Kamal--tanpa mengurangi rasa hormat ke yang lebih suka naik feri ato nunggu Suramadu jadi.
@Bamby Cahyadi: Yang ginian emang harus di_-break-down_ dulu, apalagi kalo gak ada keterlibatan _storyboard artist_ sama sekali.

azelia's picture
azelia at Oooo.... gini tooh (23 weeks 6 days yang lalu)
80

baca sambil manggut-manggut *pura2 ngerti*

Btw, si org gantung diri itu disini jadi sia-sia yah gak disenggol sama sekali sampe ahir cerita, padal agak detil tuh adegan bunuh dirinya.

Trus, org2 kok bisa lgs tau yah klo yg nglempar linggis itu org dlm kreta?

dian k's picture
dian k at whoa! (24 weeks 11 hours yang lalu)
100

andrea,
seems like you'll never stop surprising me! never think you'll gonna make something like this!
di sini lebih jelas adegan2nya dibanding cerpennya, for sure.
well, 'nuff said. great work.

hirokakkuen's picture
hirokakkuen at gitu yah... (24 weeks 1 day yang lalu)
90

baru tau caranya buat scenario juga... gini ya... hm..hm...

pikanisa's picture
pikanisa at hmmmm... Ndie (24 weeks 1 day yang lalu)
50

mulai merambah sCenario writing
JUGA NDIE...

wehhh ternyata...

sayangnya aq g terlalu ngeh gimana patokan2 menulis script

*eh btw... ilmu ku kan selalu ketinggalan jauh dibanding dirimu yak's hehehehehe
---------------------------------------
So ... mari kita beranalogi "What if" for the next Ndie?

-What if... klo script mu ada yg ngelirik, kira2 produser mana yg bakalan meleng ngelirik?
-What if... klo script mu dah punya produser yg kuat, kira2 sutradara mana yang kuat akomodir idealisme mu?
-What if... klo dah punya semua elemen dalam penggarapan, kira2 penonton mana yang cocok buat pasar kamu?
(back to market oriented, yang terlanjur suka ma sinetron menye2, haha-hihi seputar dada-paha, atau segala yang berdarah2)

Bamby Cahyadi's picture
Bamby Cahyadi at (24 weeks 2 days yang lalu)
100

Membacanya saya jadi sedikit mengerti tentang skrip film dan teknik untuk membuatnya (tapi belum ternayangkan).

Tulisan ini sangat informatif, ceritanya juga bikin penasaran karena tidak tampil itu, tetapi harus di visualisasikan.