Aku hanyalah seorang wanita yang mengarapkan cinta
Mengharapkan cinta datang kepadaku
Aku yang mencintai kamu
Aku hanya berharap bila cintaku ini tak sendiri
***
Kau mendekatiku
Aku tahu kali ini cintaku tidak sendiri
Dari setiap pesan yang kau kirimkan kepada aku
Dari setiap perkataan yang kamu ucapkan kepada aku
Dari setiap perhatian yang kamu berikan kepadaku
Dari setiap sorot matamu kepada diriku
Aku tahu cintaku dapat menyatu dengan cintamu
***
Dia adalah sahabatku
Seseorang yang sangat berarti bagiku
Dia egois, tapi dia juga sangat baik
Dia tersesat dalam cinta
Tetapi, hari itu
Dia datang kepadaku dan berkata
“Arin, kamu tahu, untuk pertama kalinya aku jatuh cinta kepada seseorang yang belum pernah mendekatiku sebelumnya… Apakah kamu ingin membantuku meraihnya…”
Aku tersenyum
Aku tahu selama ini dia sangat menderita dipermainkan lelaki yang mendekatinya
Aku tahu saat mereka sudah berhasil membuat dia cinta kepada mereka, mereka meninggalkan dirimu dan tangisanmu
“Siapakah lelaki itu, Reina?”
“Dia sangat baik… Aku tahu dia takkan mempermainkanku… Dia adalah Niel”
Aku terkejut
Saat dia menyebut nama kamu
***
Selama ini, tanpa pernah dia tahu
Aku selalu mengalah demi dia
Apakah aku juga harus mengalah kali ini?
***
Suatu malam
Kamu bicara kepadaku
“Arin, aku sayang kamu”
Aku bahagia dan sedih mendengarnya
“Aku juga sayang kepadamu… Tapi… Aku tidak bisa..”
“Mengapa..? Mengapa cinta kita tidak bisa menyatu… Kamu tahu, aku sangat menyayangimu Arin”
Air mata ini tak bisa kubendung lagi
“Aku tahu itu.. Tapi…sahabatku lebih membutuhkanmu daripada aku…”
Kamu marah kepada aku
“Tapi aku tidak pernah mencintainya…. Apakah kamu tahu…Aku membutuhkanmu…”
“Tolong… Cobalah untuk mencintainya.. Aku tahu ini sulit…”
“Tapi… aku tidak bisa… Bagaimana denganmu?”
“Tolong… Lakukanlah demi diri aku…Jangan pikirkanlah diriku..”
Kamu menatapku
Aku tahu kamu berfikir aku bodoh
“Baiklah… Tapi.. Untuk yang terakhir kalinya…. Biarkan aku memelukmu…”
Kamu memelukku
Aku tahu seharusnya ini tak terjadi
Tetapi aku hanyut dalam pelukanmu
***
Dia bahagia
Saat kamu menerima cintanya
Aku hanya bisa tersenyum
Menahan segala rasa sakit yang ada
Tetapi kamu tidak pernah berhenti
Tidak pernah berhenti mendekati diriku
Tidak pernah berhenti mengirimkanku pesan
Tidak pernah berhenti menatapku
Tidak pernah berhenti memberiku perhatian
Saat kamu pergi bersama dia
Saat kamu bertemu dengan aku
Atau hanya berpapasan
Tetapi aku tidak bisa membalasmu seperti dulu
Dia sudah memilikimu
Aku tidak bisa memilikimu
to be continue...
Rating
Comments: 6
Rating:
Delicious
Digg
StumbleUpon
Propeller
Reddit
Furl
Facebook
Google
Yahoo
Technorati

kayak sinetron remajah.. hehe
Apaan nih? Mau dibilang puisi, bentuknya kok kayak prosa. Mana isinya g jelas. Tapi kalau buat curhat sih, asik-asik aja
itu realita ,apa hnya crita c??
No comment aja d..Terus belajar dan bekarya aja.Semangat!
inti ceritanya apa ya? jadi gak ngerti pas ngebacanya