Tawa Dinar tak terkendali ketika aku memberitahunya kalau aku terkena karma, menyukai Radi. Sepanjang perjalanan pulang tak hentinya dia tertawa. Membuat wajahku merah padam karena malu dan perasaanku jadi sedikit kesal padanya. Perasaanku itu ‘kan datang sendiri !
“Sudah, dong, Din. Jangan menertawakanku terus. Aku jadi sebal sama kamu.”kataku merajuk.
Kepanjangan sayang,coba di bagi dua aja....Ini bacanya dikomputer.Bukan di kertas.Mata bisa sakit.Tapi tulisanmu Ok banget....
Aku juga punya cerita banyak masa SMP,jatuh cinta sama cowo yg sebelumnya aku benci.Nah loe...betapa repotnya aku.
Sampe-sampe aku pengen cepat lulus SMP karena jatuh cinta itu.Aku itu pengen nutupi perasaanku.Ngga boleh ada yang tahu,siapapun.Ternyata ada yang tahu.Ceritanya panjang deh.Yang pasti hari-hariku tersiksa menghadapi ini.
Seperti biasa. Seperti malam-malam yang kemarin juga. Saya hanya terdiam memandangi layar laptop sambil sesekali tertawa. Menuliskan beberapa kata, ha ... lanjut baca
mengintai hati,
tak kudapatimu pasti.
tanya masih bergelung
dalam relung.
biar saja aku menepi
di sisi sepi,
ah, tak apa...
aku sudah biasa.
... lanjut baca
Malam bercerita padaku tentang bulannya yang kini terpenggal gerhana. Juga tentang mimpi yang selalu mengiringinya sebelum terjaga.
Aku selalu mend ... lanjut baca
Dia adalah matahari yang menyinari hati. Menerangi ketika kelabu mewarnai langit pagi. Mengajarkan saya tersenyum, tertawa. Menuntun kepada jalan caha ... lanjut baca
Kami adalah anak-anak pecinta hujan. Kami mencintai hujan karena bersama hujan kami memiliki begitu banyak kenangan. Karena hujan membuat kami saling ... lanjut baca
[b]gerimis salju malam ini
membekukan raga--mungkin juga hati
gemeletuk gigi beradu sunyi
kamu tertawa, aku juga -dalam hati-
kita tak saling meny ... lanjut baca
Sudah lama saya merindukan hujan. Hujan yang rintiknya menyusun kembali kenangan. Hujan yang mampu mengusir harapan saya pada rembulan. Karena hujan m ... lanjut baca
malam kemarin, aku mengintip langit.
kulihat rembulan tersenyum pahit.
bergantung sendiri dalam kegelapan,
kutawarkan bintang tapi dia enggan.
m ... lanjut baca
Tadi malam, saya mengintip lewat jendela. Mendapati bulan yang tinggal separuh sedang terjaga. Melihatnya menatap langit yg telah dimilikinya dengan s ... lanjut baca
Di bawah halte saya tenggelam dalam lamunan. Menapaki masa lalu yang enggan saya tinggalkan. Menangis bersama tetes hujan yang berjatuhan di jalan. Sa ... lanjut baca
Koq postingan _aR_ "The First Love Journey [part 6]" yang 9 jam lalu dipost gak muncuL ?
Padahal pas liat di account ada...
Mohon bantuannya... bi ... lanjut baca
2. Mimpi Aneh di Awal Kelas IX !
Langit begitu cerah. Hari ini tahun ajaran baru dimulai. Kelas IX yang kutunggu. Tanpa para trouble maker itu te ... lanjut baca
5. Sebuah Pengakuan
Sudah tiga hari aku berada di Lovina. Jujur saja aku merasa betah. Kalau bukan karena teringat akan tes-tes yang menungguku di ... lanjut baca
“Ya sudah, Ma. Nena berangkat dulu.”kataku melejit keluar rumah.
Matahari belum tampak. Udara masih dipenuhi embun. Tapi, aku tak peduli. Kusus ... lanjut baca
“Ya sudah, Ma. Nena berangkat dulu.”kataku melejit keluar rumah.
Matahari belum tampak. Udara masih dipenuhi embun. Tapi, aku tak peduli. Kusus ... lanjut baca
3. OMG, I Like Him !!!
Dua hari lagi di sekolahku akan mengadakan study tour. Sebenarnya aku tak mau pergi, karena daerah yang akan dikunjungi terl ... lanjut baca
A. Di Kelas VIII
Aku bergidik saat merasakan aura aneh di kelas baruku. Aku langsung menuju kursi paling belakang, tempat Daisy duduk karena kami ... lanjut baca
Sketsa senyum dan cahaya
Ralph termenung, duduk diam tak bergeming. Matanya memandang lurus kedepan. Hatinya terasa kosong, pikirannya melayang en ... lanjut baca
Sketsa Senyum dan Cahaya -2-
Ralph minggu ini mengunjungi keluarganya yang berada di sebuah rumah sakit. Keponakannya menderita leukimia. Beberapa ... lanjut baca
makin bagus aja..hihi
Kepanjangan sayang,coba di bagi dua aja....Ini bacanya dikomputer.Bukan di kertas.Mata bisa sakit.Tapi tulisanmu Ok banget....
Aku juga punya cerita banyak masa SMP,jatuh cinta sama cowo yg sebelumnya aku benci.Nah loe...betapa repotnya aku.
Sampe-sampe aku pengen cepat lulus SMP karena jatuh cinta itu.Aku itu pengen nutupi perasaanku.Ngga boleh ada yang tahu,siapapun.Ternyata ada yang tahu.Ceritanya panjang deh.Yang pasti hari-hariku tersiksa menghadapi ini.
Makasih yah comment2nya...
dah dibuat parentnya...
Mbak...,_aR_ lom bisa bikin puisi segitu singkat dari cerita segini banyak...[ini teenlit tokh mbak..]
oke deh..., Kak MiLa...
aku blm baca yg ke 3 nii...tapi nyambung ko.
ditunggu lanjutannya yaa..
Tolong dibuat parent-nya dong kalau posting, sayang. Biar pembaca yang mau baca ke belakang gak kesulitan nyari.
Bikin puisi ar, supaya agak pendek. yang panjang2 aku puyeng bacanya
tapi bagus