Wanayasa Metropolitan, 11.00 Enam ratus meter menuju gerbang tol lingkar luar
”Sekitar dua jam lalu terjadi keributan massa di distrik Mampang. Ratusan orang tanpa sebab yang jelas tiba – tiba menyerang para pejalan kaki serta orang – orang yang berada di sekitar mereka. Sedikitnya sepuluh orang terluka akibat peristiwa ini dan beberapa dari mereka terlihat tergeletak bersimbah darah di jalan. Lima kompi satuan polisi anti huru – hara dikerahkan untuk mengendalikan situasi.. . . . . ”
Gilaaaa! Kereeeeen! Veqeeeeey, like always, I loooooove it! :D You rock, man!
Btw, gw masih blom jelas settingnya. Settingnya di jalan tol? Di jalan biasa? Gw sih bayangin di jalan tol bypass Jakarta. Kalo blom tau, itu jalan tol dari Tanjung Priok di utara ke bogor/bandung di selatan. Uniknya, jalan tol itu ada di jalan layang sejauh puluhan kilometer. Bayangin, jalan layang lebar dan rata dan relatif lurus sejauh puluhan kilometer, beberapa puluh meter di atas tanah. Setting yang cocok banget khaaan? He he he. Saran aja, bro. Sori kalo jadi ngajarin
p.s: gw mau kasih point 9 tapi kalo point-nya jadi 5, maaf ya. Browser gw agak error.
vq.. aku nggak tahu mau ngomong apa. it's really nice!
ketegangan ibunya dan karakter si andi membuat aku bisa membayangkan jelas kejadian dalam ceritamu.
hoooaa, ajari aku membuat karakter anak-anak seperti andi.. bisakah?
Bulan penuh bersinar menerangi suatu malam yang cerah di kota Cronos. Langit jernih tanpa satupun awan yang berani menutupi sang penguasa malam. Hanya ... lanjut baca
Suasana kamar masih gelap saat aku membuka mata. Rupanya hari masih malam. Tanganku bergerak – gerak meraba sekelilingku, mencari di mana aku meleta ... lanjut baca
Aku baru saja selesai mandi, tetapi rasanya badan sudah kembali lengket oleh keringat. Malam ini rasanya sangat gerah. Air dingin yang tadi hampir s ... lanjut baca
Scene 06
Distrik Jatiwaringin, satu bulan sebelumnya.
“Kenapa ayah masih di sini?”
Naela berbicara dengan nada datar, menyembunyikan emos ... lanjut baca
Scene 05
SMU Harapan Bangsa
10.40
“Apa yang kulakukan?” gumam Renal terdengar gemetar. Matanya terbelalak tak percaya melihat sosok guru ya ... lanjut baca
Tangan Yeni masih mengusap lembut kepala Dio, adik laki – lakinya yang tertidur lelap. Ia memperhatikan wajahnya yang tenang dan damai itu dan meras ... lanjut baca
[VQ : The mysterious girl]
Mungkin aku harusnya menyesal telah menghadiri pesta ulang tahun Meli yang ke-19. Bagaimana tidak, datang ke sana hanya ... lanjut baca
Page 2
“Apa kau mencariku?”
Suara yang masuk ke dalam telingaku terdengar lembut. Aku menoleh ke belakang dan aku terkejut.
Dia ada di b ... lanjut baca
Page 1
Matahari sudah condong ke barat saat aku tiba di persimpangan Burrows. Sudah saatnya bagiku untuk meninggalkan “sofa” jerami yang empuk ... lanjut baca
[b]Scene 04[/b]
Tanpa alasan, wanita itu tiba – tiba melompat menerjang Ahmad yang berada di hadapannya tepat ketika polisi itu teralih perhatian ... lanjut baca
“when there’s no more room in hell, the dead will walk the earth”
--George A. Romero, Dawn of the Dead
Scene 02
Didorong rasa penasaran y ... lanjut baca
Scene 01
Wanayasa, kota metropolitan di pesisir utara perfektur Jawa Barat, merupakan kota percontohan bagi kota – kota lain di Republik Indonesi ... lanjut baca
Scene 06
Distrik Jatiwaringin, satu bulan sebelumnya.
“Kenapa ayah masih di sini?”
Naela berbicara dengan nada datar, menyembunyikan emos ... lanjut baca
Scene 03
Angin ketegangan menyusup di sela – sela keheningan di ruang kelas 2-D. Tak sepatah katapun keluar dari mulut Renal, Naela, dan Brady k ... lanjut baca
Scene 05
SMU Harapan Bangsa
10.40
“Apa yang kulakukan?” gumam Renal terdengar gemetar. Matanya terbelalak tak percaya melihat sosok guru ya ... lanjut baca
[b]Scene 04[/b]
Tanpa alasan, wanita itu tiba – tiba melompat menerjang Ahmad yang berada di hadapannya tepat ketika polisi itu teralih perhatian ... lanjut baca
chapter dimulai dari cerita Angelus yang berbincang2 dengan Naga. Naga mengatakan bahwa keberadaan Dragon di Gaia sudah waktunya diakhiri.
Gaia ... lanjut baca
Kami masih berada didalam mobil, menuju tempat meteor itu jatuh. Aku sangat penasaran, sebab aku melihat kepulan asap yang menyelimuti pemandangan di ... lanjut baca
Oleh Mikael Johani
In the Cold November Rain
The Bus Driver’s Wife
Five Minutes
Oleh
FrenZy
Not only are these stories written in English, ... lanjut baca
Arrien was my childhood friends. Her parents were killed in Red Cross Continent War, when she was ten years old.
Me, myself was an adopted kid, it i ... lanjut baca
Adegan sebelum judul film muncul.
Bikin gue deg-degan aja!
Tapi, sumpah! Dari dulu loe emang idola gue khusus buat tulisan action dan horor. Tulsan loe bisa mendiskripsikan sampai hal yang terkecil sekaligus!
Salut!
*wuah.....
bener2 keren!!!!!
tegang,trus.....apa yak???
ga bisa ngomong saya....
KEREN DAH!!!
salam ^_^
seram!!! i like it though...
bwt gw enak dibaca, tp "kyaaa" itu bukannya teriakan khas org jepang ya?
teringat resident evil sama 28 days later (btl gak y judulnya?
)
seru deh ngebayangin klo di indonesia beneran ada yg kayak2 gini hehe...
bagus, bagus....aku ngikutin lho. keep up the good work! =D> =D>
Damn. Buat sebuah pendahuluan, ini bagus. Singkatnya, nuansa panik dan ketakutannya langsung terasa. Ini yang kau bilang akan kau buat itu ya?
Nuansa antara ibu dan anak itu betul2 wajar. Lalu kamu bilang kemampuanmu mengalami penurunan? Heh.
Bagus kok.
Gilaaaa! Kereeeeen! Veqeeeeey, like always, I loooooove it!
:D
You rock, man!
Btw, gw masih blom jelas settingnya. Settingnya di jalan tol? Di jalan biasa? Gw sih bayangin di jalan tol bypass Jakarta. Kalo blom tau, itu jalan tol dari Tanjung Priok di utara ke bogor/bandung di selatan. Uniknya, jalan tol itu ada di jalan layang sejauh puluhan kilometer. Bayangin, jalan layang lebar dan rata dan relatif lurus sejauh puluhan kilometer, beberapa puluh meter di atas tanah. Setting yang cocok banget khaaan?
He he he. Saran aja, bro. Sori kalo jadi ngajarin 
p.s: gw mau kasih point 9 tapi kalo point-nya jadi 5, maaf ya. Browser gw agak error.
Featured stories: Omega Series
jadi inget Dawn of the Dead. keren! Deskripsiny tak berlebih..
vq.. aku nggak tahu mau ngomong apa. it's really nice!

ketegangan ibunya dan karakter si andi membuat aku bisa membayangkan jelas kejadian dalam ceritamu.
hoooaa, ajari aku membuat karakter anak-anak seperti andi.. bisakah?
Zombies in Jakarta?!.. Whoa!!.. What a shock!!.. =D>