Tanpa alasan, wanita itu tiba – tiba melompat menerjang Ahmad yang berada di hadapannya tepat ketika polisi itu teralih perhatiannya seperti harimau yang menerkam rusa. Pria yang tak menduga hal ini akan terjadi jatuh tertimpa tubuh manusia tanpa persiapan apapun. Kedua petugas pemadam kebakaran terlambat satu detik menyadari hal ini. Saat mereka kembali menengok, Ahmad telah merasakan sakit yang luar biasa ketika wanita itu menggigit lehernya.
Keren. Saya suka dengan format laporan dari menit ke menit itu. Dengan demikian situasi jadi lebih tergambar.
Pukul 06.45 : Mungkin lebih enak kalau dijelasin juga keanehan lain selain tiba2 mereka hidup kembali. Mungkin ada yang aneh dari cara mereka berdiri atau berjalan gara2 keliatan gontai/sempoyongan. dll... Ga cuman 'mereka nyerang tiba2' aja.
Bulan penuh bersinar menerangi suatu malam yang cerah di kota Cronos. Langit jernih tanpa satupun awan yang berani menutupi sang penguasa malam. Hanya ... lanjut baca
Suasana kamar masih gelap saat aku membuka mata. Rupanya hari masih malam. Tanganku bergerak – gerak meraba sekelilingku, mencari di mana aku meleta ... lanjut baca
Aku baru saja selesai mandi, tetapi rasanya badan sudah kembali lengket oleh keringat. Malam ini rasanya sangat gerah. Air dingin yang tadi hampir s ... lanjut baca
Scene 06
Distrik Jatiwaringin, satu bulan sebelumnya.
“Kenapa ayah masih di sini?”
Naela berbicara dengan nada datar, menyembunyikan emos ... lanjut baca
Scene 05
SMU Harapan Bangsa
10.40
“Apa yang kulakukan?” gumam Renal terdengar gemetar. Matanya terbelalak tak percaya melihat sosok guru ya ... lanjut baca
Tangan Yeni masih mengusap lembut kepala Dio, adik laki – lakinya yang tertidur lelap. Ia memperhatikan wajahnya yang tenang dan damai itu dan meras ... lanjut baca
[VQ : The mysterious girl]
Mungkin aku harusnya menyesal telah menghadiri pesta ulang tahun Meli yang ke-19. Bagaimana tidak, datang ke sana hanya ... lanjut baca
Page 2
“Apa kau mencariku?”
Suara yang masuk ke dalam telingaku terdengar lembut. Aku menoleh ke belakang dan aku terkejut.
Dia ada di b ... lanjut baca
Page 1
Matahari sudah condong ke barat saat aku tiba di persimpangan Burrows. Sudah saatnya bagiku untuk meninggalkan “sofa” jerami yang empuk ... lanjut baca
Scene 03
Angin ketegangan menyusup di sela – sela keheningan di ruang kelas 2-D. Tak sepatah katapun keluar dari mulut Renal, Naela, dan Brady k ... lanjut baca
“when there’s no more room in hell, the dead will walk the earth”
--George A. Romero, Dawn of the Dead
Scene 02
Didorong rasa penasaran y ... lanjut baca
Wanayasa Metropolitan, 11.00
Enam ratus meter menuju gerbang tol lingkar luar
”Sekitar dua jam lalu terjadi keributan massa di distrik Mampang. ... lanjut baca
Scene 06
Distrik Jatiwaringin, satu bulan sebelumnya.
“Kenapa ayah masih di sini?”
Naela berbicara dengan nada datar, menyembunyikan emos ... lanjut baca
Scene 01
Wanayasa, kota metropolitan di pesisir utara perfektur Jawa Barat, merupakan kota percontohan bagi kota – kota lain di Republik Indonesi ... lanjut baca
Scene 03
Angin ketegangan menyusup di sela – sela keheningan di ruang kelas 2-D. Tak sepatah katapun keluar dari mulut Renal, Naela, dan Brady k ... lanjut baca
Scene 05
SMU Harapan Bangsa
10.40
“Apa yang kulakukan?” gumam Renal terdengar gemetar. Matanya terbelalak tak percaya melihat sosok guru ya ... lanjut baca
chapter dimulai dari cerita Angelus yang berbincang2 dengan Naga. Naga mengatakan bahwa keberadaan Dragon di Gaia sudah waktunya diakhiri.
Gaia ... lanjut baca
Ribuan pasang mata yang bulat besar penuh dengan rasa dengki menatap dari balik semak belukar. Merayap di dinding-dinding rumah dengan kuku mereka y ... lanjut baca
Kami masih berada didalam mobil, menuju tempat meteor itu jatuh. Aku sangat penasaran, sebab aku melihat kepulan asap yang menyelimuti pemandangan di ... lanjut baca
Kabut tipis seperti serabut kapas terbang beberapa senti dari kulit bumi. Seperti selubung tipis kain transparan yang memburamkan pandangan, kabut it ... lanjut baca
Runtutan kejadian yang diwaktuin di akhir bagian ini benar-benar vital bagi orang yang suka membayangkan rangkaian kejadian seperti saya hehehehe
Cool, man! No comment this time
Guys, please read my poems & stories at K.com ^_^LANJUT!!!
@VQ = Btw, cool secret manga(ato gw aja yg baru nyadar), its that Lain??..
it's Lain alright. Salah masukin kode css
An***-nya terasa agak out of place.
Sisanya dahsyat kayak biasa. Wow, kau sudah mencapai level pro, bro.
buat char polisi itu >>> lebih baik dibunuh dengan cepat, biar ga nular
buat chat PMK >>> please, remain calm
buat char yang laen >>> cobalah untuk bertahan hidup, dan jangan sampe mati dengan bekas gigitan
buat penulis >>> jangan suka telat bangun untuk makan saur, ingat kekurangan suplai gizi ke otak mengurangi daya kreatifitas
(yang bener aja, ngaruh emang???? wakakakakak)
Hanya karena plague yang dihadapi dengan salah...
Keren. Saya suka dengan format laporan dari menit ke menit itu. Dengan demikian situasi jadi lebih tergambar.
Pukul 06.45 : Mungkin lebih enak kalau dijelasin juga keanehan lain selain tiba2 mereka hidup kembali. Mungkin ada yang aneh dari cara mereka berdiri atau berjalan gara2 keliatan gontai/sempoyongan. dll... Ga cuman 'mereka nyerang tiba2' aja.
Lanjut terus! Scene berikutnya akan dinanti!
Keep writing!
wahhh...ketegangan tiada akhir...aku suka cerita horror yang kayak gini...karya kak vq selalu ebad dech!
thanks sudah membaca. Aku akan berusaha lebih baik
wahhh...ketegangan tiada akhir...aku suka cerita horror yang kayak gini...