Hunt : The Prologue Chapter 01 "who are you, Ryan?"
Ryan sekarang sedang berada di depan kedua orang tuanya. meskipun ini hanya sebuah makam, tidak membuat rasa hormatnya hilang. Ryan tetap berdiri menghadapi kenyataan yang tak bisa diterimanya selama bertahun-tahun. dan sekarang ia berdiri di depan makam dua orang yang paling disayanginya.
Kepengaruh komik ya? Nggak apa-apa sih menurutku. Yang penting ceritanya seru.
Setuju sama Snow drop. Pengaturan paragraf, pemisahan dialog, penggunaan huruf kapital dan tanda baca yang teliti ternyata ada pengaruhnya lho untuk kenyamanan pembaca dan membantu mereka berimajinasi lebih lancar. Kalau kita ke cafe, selera makan bisa makin hebat kan kalau lihat cara penyajian masakannya indah dan mengundang? ^^
Lanjut baca....
sebenernya gw suka ma cerita lu (secara gw cinta mati ma Bleach),,tapi penyusunannya masih agak kacau ni...gw juga awalnya gtu,,,saran gw,,abis copy paste dari pc lu,,diedit lagi di sininya,,kasih 2x enter untuk tiap paragraf (cuz 1 x enter ga bgtu keliatan jeda paragrafnya),n..coba pisahin dialog ma cerita,,biar ga pusing...gw mu lanjut ke bagian 2 dulu,ah..hehuehu ( ps : ntar baca naskah lanjutan sanctuary gw juga ya..thnks 4 reviewing !!)
Dlm bagian ini... menurutku paragraph2nya masih terasa melompat-lompat... coba gunakan kata penghubung.
Lalu soal adegan battlenya... kalo gak salah ada kok user di k.com yang lumayan jago nulis adegan kaya gitu. Ato cobalah cari refrensi lain. Ingat cerita beda dengan manga atau anime.
Soal ide... hmm menurutku cukup unik, begitu juga dengan ide2 yang lain, rasanya tak masalah meski mirip dengan cerita yang sudah ada. Toh sudah sekian lamanya orang menulis... yang namanya makhluk penghisap darah ya tetep aja vampire he he he
Bukannya aku g suka. Tapi fightnya terlalu berbau Naruto dan backroundnya seperti baca manga Bleach.
Anyway, gunakan opsi parents supaya dibacanya gampang. Nanti orang mengira kalau cerita ini g ada hubungannya dengan chapter00; I'am Hollow
keep editing
“The Lady”…wanita misterius yang meneror anak-anak sewaktu tidur...eh, bukan...itu kembang api tahun baru. Yang dilakukan oleh The Lady adalah m ... lanjut baca
[img]http://i164.photobucket.com/albums/u27/messedUPmind666/sad.jpg[/img]
Meyakinkan satu kenangan yang tersambung menjadi satu
Paham akan hujan, ... lanjut baca
Tony berjalan mendekati Edward dan menepuk pundaknya.
“Ed...kamu sakit?” ujarnya penuh rasa penasaran, dan sedikit rasa syukur. Hehehe...syukur ... lanjut baca
cerita sebelumnya, Bodyguard Trouble! - part 11
Jonathan masih membisu dalam keheningan dan saling berpandangan dengan papanya Luna. Pikiran Jonath ... lanjut baca
Berngiang di dalam genderang telinga
Senyata nada yang mengharus, menggaruk, perih, sakit.
Parade keretakan musnah dihantam maksiat
Seperti yang la ... lanjut baca
Jam makan abis mandi, Edward dkk, selain Hans, uda selese mandi. Edward keluar dari kamar mandi dengan boneka bebek kesayangannya. Lho, boneka bebek? ... lanjut baca
1 September 2008
gw memang suka ma dy, tapi entah kenapa gw gak bisa nerima sikapnya itu…ga tau kenapa rasanya gw kesal pas dia bicarain tentang ... lanjut baca
“jadi….” Edward memandangi pak Sly peter yang berdiri dengan satu kaki dan bergaya kayak penari balet kejepit pintu. “gimana cara ngeluarin si ... lanjut baca
Jonathan berjalan dalam ketenangan seperti biasanya. Hanya saja hari ini ada yang aneh menurutnya. Ada yang mengikutinya dari tadi. Jonathan tahu itu. ... lanjut baca
"kaulah yang membunuh kedua orangtuaku. tapi kenapa kau datang mencariku?" tanya Ryan pada Ling yang terlihat menikmati kemarahan Ryan.
"aku ingin ... lanjut baca
Vivian menulis apa yang ditulis oleh guru di papan tulis pada buku catatannya. Terkadang hal ini membuatnya bosan. Namun ia harus menjalaninya…naman ... lanjut baca
Beberapa saat sebelum Lucifer sampai ke daerah perkotaan...
Semua hanyalah masalah waktu sebelum Ryan benar-benar dikuasai Lucifer. Dan itu adalah ... lanjut baca
Vivian merogoh sakunya yang mash terasa mengganjal. Ia mendapati saputangan yang pernah dulu ia berikan pada Ryan. Ia mendekatkannya ke wajahnya, lalu ... lanjut baca
Ryan terbangun dari lelap tidurnya. badannya basah kuyup oleh keringat dingin yang ternyata semenjak ia bermimpi tadi sudah membasahi tubuhnya yang ge ... lanjut baca
Ryan terbangun dengan mata terpejam. matanya begitu berat untuk dia buka. Ia masih sulit bernafas. Untuk beberapa saat ia merasa dunia ini miring,- ... lanjut baca
Vivian sedang berada dalam kamarnya, berguling sesekali sambil tangannya tetap memegang erat telepon rumah yang sengaja dipasang di dalam kamarnya. ma ... lanjut baca
Angin berhembus sepoi saat Ryan dan Vivian berjalan berbarengan di sebuah jalan setapak yang ada di pinggiran komplek perumahan. Masing-masing tidak b ... lanjut baca
Ryan dan Ling berlari mengendap melewati para petugas polisi itu. Lari mereka sangat cepat, sehingga para petugas polisi itu tidak mendengarnya dan ti ... lanjut baca
Ryan dan Ling terdiam. Mereka berdiri saling berdekatan sedangkan Vivian ada di seberang mereka, mengamati mereka berdua dalam keresahan.
“jadi k ... lanjut baca
Kepengaruh komik ya? Nggak apa-apa sih menurutku. Yang penting ceritanya seru.
Setuju sama Snow drop. Pengaturan paragraf, pemisahan dialog, penggunaan huruf kapital dan tanda baca yang teliti ternyata ada pengaruhnya lho untuk kenyamanan pembaca dan membantu mereka berimajinasi lebih lancar. Kalau kita ke cafe, selera makan bisa makin hebat kan kalau lihat cara penyajian masakannya indah dan mengundang? ^^
Lanjut baca....
sebenernya gw suka ma cerita lu (secara gw cinta mati ma Bleach),,tapi penyusunannya masih agak kacau ni...gw juga awalnya gtu,,,saran gw,,abis copy paste dari pc lu,,diedit lagi di sininya,,kasih 2x enter untuk tiap paragraf (cuz 1 x enter ga bgtu keliatan jeda paragrafnya),n..coba pisahin dialog ma cerita,,biar ga pusing...gw mu lanjut ke bagian 2 dulu,ah..hehuehu ( ps : ntar baca naskah lanjutan sanctuary gw juga ya..thnks 4 reviewing !!
)
Dlm bagian ini... menurutku paragraph2nya masih terasa melompat-lompat... coba gunakan kata penghubung.
Lalu soal adegan battlenya... kalo gak salah ada kok user di k.com yang lumayan jago nulis adegan kaya gitu. Ato cobalah cari refrensi lain. Ingat cerita beda dengan manga atau anime.
Soal ide... hmm menurutku cukup unik, begitu juga dengan ide2 yang lain, rasanya tak masalah meski mirip dengan cerita yang sudah ada. Toh sudah sekian lamanya orang menulis... yang namanya makhluk penghisap darah ya tetep aja vampire he he he
Bukannya aku g suka. Tapi fightnya terlalu berbau Naruto dan backroundnya seperti baca manga Bleach.
Anyway, gunakan opsi parents supaya dibacanya gampang. Nanti orang mengira kalau cerita ini g ada hubungannya dengan chapter00; I'am Hollow
keep editing
pizz, love, n ngawur
nb: maaf kalau komen aku terlalu sok tahu