Vivian sedang berada dalam kamarnya, berguling sesekali sambil tangannya tetap memegang erat telepon rumah yang sengaja dipasang di dalam kamarnya. maklum, Vivian adalah anak seorang pengusaha kaya raya. jadi menelepon sepanjang waktu tidak masalah baginya. inilah pekerjaannya tiap malam, menelepon dengan santai, membicarakan apa yang terjadi di hari tadi.
"Vi, kamu beneran nggak takut?" tanya Jenny. rupanya Vivian sedang mengobrol tentang kejadian pada permainan jelangkung yang mereka lakukan tadi sore.
ampuuun deh mas yoshi... itu kan sudah ditulis "serasa tak percaya, ia menjatuhkan gagang telepon dan berteriak sekencang-kencangnya." itu bukannya sudah menggambarkan siapa yang berteriak? kalau terlalu rumit nanti pembaca malah bosen dong...
"aaaiiieeeeiiiieee!!! Itu suarnanya siapa ya? Coba baca-baca cerita bernuansa fantasi, horor atau cerita-cerita bernuansa film atau komik untuk meningkatkan skil kamu menulis yang lebih hidup dan teratur. Tulisannya Alfare, hiqiqomori, villam, dian K, KD, Hege, abc, de el el patut dibaca tuh ^^
Coba cari aja lewat fasilitas searching (kata moderator sekarang siapa aja bisa pake fasilitas searching kan?)
Lanjut baca....
“The Lady”…wanita misterius yang meneror anak-anak sewaktu tidur...eh, bukan...itu kembang api tahun baru. Yang dilakukan oleh The Lady adalah m ... lanjut baca
[img]http://i164.photobucket.com/albums/u27/messedUPmind666/sad.jpg[/img]
Meyakinkan satu kenangan yang tersambung menjadi satu
Paham akan hujan, ... lanjut baca
Tony berjalan mendekati Edward dan menepuk pundaknya.
“Ed...kamu sakit?” ujarnya penuh rasa penasaran, dan sedikit rasa syukur. Hehehe...syukur ... lanjut baca
cerita sebelumnya, Bodyguard Trouble! - part 11
Jonathan masih membisu dalam keheningan dan saling berpandangan dengan papanya Luna. Pikiran Jonath ... lanjut baca
Berngiang di dalam genderang telinga
Senyata nada yang mengharus, menggaruk, perih, sakit.
Parade keretakan musnah dihantam maksiat
Seperti yang la ... lanjut baca
Jam makan abis mandi, Edward dkk, selain Hans, uda selese mandi. Edward keluar dari kamar mandi dengan boneka bebek kesayangannya. Lho, boneka bebek? ... lanjut baca
1 September 2008
gw memang suka ma dy, tapi entah kenapa gw gak bisa nerima sikapnya itu…ga tau kenapa rasanya gw kesal pas dia bicarain tentang ... lanjut baca
“jadi….” Edward memandangi pak Sly peter yang berdiri dengan satu kaki dan bergaya kayak penari balet kejepit pintu. “gimana cara ngeluarin si ... lanjut baca
Jonathan berjalan dalam ketenangan seperti biasanya. Hanya saja hari ini ada yang aneh menurutnya. Ada yang mengikutinya dari tadi. Jonathan tahu itu. ... lanjut baca
Vivian merogoh sakunya yang mash terasa mengganjal. Ia mendapati saputangan yang pernah dulu ia berikan pada Ryan. Ia mendekatkannya ke wajahnya, lalu ... lanjut baca
Ryan sekarang sedang berada di depan kedua orang tuanya. meskipun ini hanya sebuah makam, tidak membuat rasa hormatnya hilang. Ryan tetap berdiri meng ... lanjut baca
Beberapa saat sebelum Lucifer sampai ke daerah perkotaan...
Semua hanyalah masalah waktu sebelum Ryan benar-benar dikuasai Lucifer. Dan itu adalah ... lanjut baca
Ryan dan Ling terdiam. Mereka berdiri saling berdekatan sedangkan Vivian ada di seberang mereka, mengamati mereka berdua dalam keresahan.
“jadi k ... lanjut baca
“ayo maju….” Ucap Ling berusaha bergerak menutupi lemah tubuhnya. Ia berusaha berdiri dan mengambil dua kertas mantera dari dalam sakunya. “AY ... lanjut baca
Ryan yang telah berubah menjadi orang lain itu menyeringai ke arah Vivian. Bibirnya melebar,- ia tersenyum santai. Tawa kecil terdengar dari balik bib ... lanjut baca
Ling melepaskan tusukan tangannya dari tubuh Lucifer. Lucifer mengerang kesakitan. Ia melayangkan pukulan ke arah Ling sebagai reaksi sakitnya, namun ... lanjut baca
Ryan terbangun dari lelap tidurnya. badannya basah kuyup oleh keringat dingin yang ternyata semenjak ia bermimpi tadi sudah membasahi tubuhnya yang ge ... lanjut baca
"kaulah yang membunuh kedua orangtuaku. tapi kenapa kau datang mencariku?" tanya Ryan pada Ling yang terlihat menikmati kemarahan Ryan.
"aku ingin ... lanjut baca
Angin berhembus sepoi saat Ryan dan Vivian berjalan berbarengan di sebuah jalan setapak yang ada di pinggiran komplek perumahan. Masing-masing tidak b ... lanjut baca
ampuuun deh mas yoshi... itu kan sudah ditulis "serasa tak percaya, ia menjatuhkan gagang telepon dan berteriak sekencang-kencangnya." itu bukannya sudah menggambarkan siapa yang berteriak? kalau terlalu rumit nanti pembaca malah bosen dong...
"aaaiiieeeeiiiieee!!! Itu suarnanya siapa ya? Coba baca-baca cerita bernuansa fantasi, horor atau cerita-cerita bernuansa film atau komik untuk meningkatkan skil kamu menulis yang lebih hidup dan teratur. Tulisannya Alfare, hiqiqomori, villam, dian K, KD, Hege, abc, de el el patut dibaca tuh ^^
Coba cari aja lewat fasilitas searching (kata moderator sekarang siapa aja bisa pake fasilitas searching kan?)
Lanjut baca....
tuh nilai 10 artix perfect.
quu penasaran bgtz ma cerita loe!
mirip" bleach, tapi aq suka kuq.
tak tunggu kelanjutan cerita ne.
lam kenal nan keep writing