Karmin membuka matanya dan terbangun dari tidurnya. Kumisnya yang tebal mengganggu tidurnya. Meskipun ia sudah terbiasa dengan hal itu selama bertahun tahun, tapi ia masih saja terganggu. Ia selalu bangun setiap tengah malam sejak ia membeli rumah ini. Itu bermula dari 2 bulan yang lalu. Semenjak ia menjejakkan kakinya di rumah ini, merasakan udaranya yang segar, anginnya yang sejuk, ia terlena sehingga tak menyadari apa yang pernah terjadi di rumah ini.
ya...
becek ujan lagigak ada ojek ada mister bleck...blacklist lagi.....
masaak sih si ling pernah mendaki gunung everest? aku gak percaya banget....
ya...
lanjuut terus ya...
baca rintihan malamnya
“The Lady”…wanita misterius yang meneror anak-anak sewaktu tidur...eh, bukan...itu kembang api tahun baru. Yang dilakukan oleh The Lady adalah m ... lanjut baca
[img]http://i164.photobucket.com/albums/u27/messedUPmind666/sad.jpg[/img]
Meyakinkan satu kenangan yang tersambung menjadi satu
Paham akan hujan, ... lanjut baca
Tony berjalan mendekati Edward dan menepuk pundaknya.
“Ed...kamu sakit?” ujarnya penuh rasa penasaran, dan sedikit rasa syukur. Hehehe...syukur ... lanjut baca
cerita sebelumnya, Bodyguard Trouble! - part 11
Jonathan masih membisu dalam keheningan dan saling berpandangan dengan papanya Luna. Pikiran Jonath ... lanjut baca
Berngiang di dalam genderang telinga
Senyata nada yang mengharus, menggaruk, perih, sakit.
Parade keretakan musnah dihantam maksiat
Seperti yang la ... lanjut baca
Jam makan abis mandi, Edward dkk, selain Hans, uda selese mandi. Edward keluar dari kamar mandi dengan boneka bebek kesayangannya. Lho, boneka bebek? ... lanjut baca
1 September 2008
gw memang suka ma dy, tapi entah kenapa gw gak bisa nerima sikapnya itu…ga tau kenapa rasanya gw kesal pas dia bicarain tentang ... lanjut baca
“jadi….” Edward memandangi pak Sly peter yang berdiri dengan satu kaki dan bergaya kayak penari balet kejepit pintu. “gimana cara ngeluarin si ... lanjut baca
Jonathan berjalan dalam ketenangan seperti biasanya. Hanya saja hari ini ada yang aneh menurutnya. Ada yang mengikutinya dari tadi. Jonathan tahu itu. ... lanjut baca
Ryan sekarang sedang berada di depan kedua orang tuanya. meskipun ini hanya sebuah makam, tidak membuat rasa hormatnya hilang. Ryan tetap berdiri meng ... lanjut baca
Ryan terbangun dengan mata terpejam. matanya begitu berat untuk dia buka. Ia masih sulit bernafas. Untuk beberapa saat ia merasa dunia ini miring,- ... lanjut baca
Vivian merogoh sakunya yang mash terasa mengganjal. Ia mendapati saputangan yang pernah dulu ia berikan pada Ryan. Ia mendekatkannya ke wajahnya, lalu ... lanjut baca
Selagi wanita itu memaki dan marah-marah, Ryan dan Ling menyusup ke dalam rumah. Ling langsung membuka album yang diambilnya kemarin dan membacanya de ... lanjut baca
Ling menyiapkan segel di empat lokasi, membentuk sebuah gambaran kubus untuk membungkus tubuh makhluk ini. Dan itu dilakukannya dengan cepat. Dibantu ... lanjut baca
“ayo maju….” Ucap Ling berusaha bergerak menutupi lemah tubuhnya. Ia berusaha berdiri dan mengambil dua kertas mantera dari dalam sakunya. “AY ... lanjut baca
Ryan yang telah berubah menjadi orang lain itu menyeringai ke arah Vivian. Bibirnya melebar,- ia tersenyum santai. Tawa kecil terdengar dari balik bib ... lanjut baca
Beberapa saat sebelum Lucifer sampai ke daerah perkotaan...
Semua hanyalah masalah waktu sebelum Ryan benar-benar dikuasai Lucifer. Dan itu adalah ... lanjut baca
Ling melepaskan tusukan tangannya dari tubuh Lucifer. Lucifer mengerang kesakitan. Ia melayangkan pukulan ke arah Ling sebagai reaksi sakitnya, namun ... lanjut baca
Tertulis di sana, Villa No.6
Ryan melirik ke dalam rumah, namun rumah itu gelap...yang ada hanya keheningan yang menusuk. Disipitkannya matanya ka ... lanjut baca
ya...
becek ujan lagigak ada ojek ada mister bleck...blacklist lagi.....
masaak sih si ling pernah mendaki gunung everest? aku gak percaya banget....
ya...
lanjuut terus ya...
baca rintihan malamnya
Bagus ceritanya. Cerita misteri yang patut ditunggu lanjutannya.
Keep writing!