Ryan melirik ke dalam rumah, namun rumah itu gelap...yang ada hanya keheningan yang menusuk. Disipitkannya matanya karena tidak bisa melihat lebih baik. Meskipun cara itu tak membuatnya bisa melihat lebih baik. Ditatapnya lampu gantung yang tertutup sarang laba-laba dan debu. Dialihkannya pandangannya ke arah kursi-kursi, meja-meja, dan perabotan lain yang ditutup kain putih yang terlihat lusuh dan kotor. Kesimpulannya gampang,- rumah ini kosong.
“The Lady”…wanita misterius yang meneror anak-anak sewaktu tidur...eh, bukan...itu kembang api tahun baru. Yang dilakukan oleh The Lady adalah m ... lanjut baca
[img]http://i164.photobucket.com/albums/u27/messedUPmind666/sad.jpg[/img]
Meyakinkan satu kenangan yang tersambung menjadi satu
Paham akan hujan, ... lanjut baca
Tony berjalan mendekati Edward dan menepuk pundaknya.
“Ed...kamu sakit?” ujarnya penuh rasa penasaran, dan sedikit rasa syukur. Hehehe...syukur ... lanjut baca
cerita sebelumnya, Bodyguard Trouble! - part 11
Jonathan masih membisu dalam keheningan dan saling berpandangan dengan papanya Luna. Pikiran Jonath ... lanjut baca
Berngiang di dalam genderang telinga
Senyata nada yang mengharus, menggaruk, perih, sakit.
Parade keretakan musnah dihantam maksiat
Seperti yang la ... lanjut baca
Jam makan abis mandi, Edward dkk, selain Hans, uda selese mandi. Edward keluar dari kamar mandi dengan boneka bebek kesayangannya. Lho, boneka bebek? ... lanjut baca
1 September 2008
gw memang suka ma dy, tapi entah kenapa gw gak bisa nerima sikapnya itu…ga tau kenapa rasanya gw kesal pas dia bicarain tentang ... lanjut baca
“jadi….” Edward memandangi pak Sly peter yang berdiri dengan satu kaki dan bergaya kayak penari balet kejepit pintu. “gimana cara ngeluarin si ... lanjut baca
Jonathan berjalan dalam ketenangan seperti biasanya. Hanya saja hari ini ada yang aneh menurutnya. Ada yang mengikutinya dari tadi. Jonathan tahu itu. ... lanjut baca
Beberapa saat sebelum Lucifer sampai ke daerah perkotaan...
Semua hanyalah masalah waktu sebelum Ryan benar-benar dikuasai Lucifer. Dan itu adalah ... lanjut baca
-Perpustakaan Daerah kota Danau Baru-
Ryan terkejut saat Ling melemparkan tumpukan buku-buku tebal ke hadapannya. Ia hampir saja meloncat dari temp ... lanjut baca
Ryan sekarang sedang berada di depan kedua orang tuanya. meskipun ini hanya sebuah makam, tidak membuat rasa hormatnya hilang. Ryan tetap berdiri meng ... lanjut baca
Vivian sedang berada dalam kamarnya, berguling sesekali sambil tangannya tetap memegang erat telepon rumah yang sengaja dipasang di dalam kamarnya. ma ... lanjut baca
Angin berhembus sepoi saat Ryan dan Vivian berjalan berbarengan di sebuah jalan setapak yang ada di pinggiran komplek perumahan. Masing-masing tidak b ... lanjut baca
Ryan dan Ling terdiam. Mereka berdiri saling berdekatan sedangkan Vivian ada di seberang mereka, mengamati mereka berdua dalam keresahan.
“jadi k ... lanjut baca
Ling melepaskan tusukan tangannya dari tubuh Lucifer. Lucifer mengerang kesakitan. Ia melayangkan pukulan ke arah Ling sebagai reaksi sakitnya, namun ... lanjut baca
Vivian menulis apa yang ditulis oleh guru di papan tulis pada buku catatannya. Terkadang hal ini membuatnya bosan. Namun ia harus menjalaninya…naman ... lanjut baca
Selagi wanita itu memaki dan marah-marah, Ryan dan Ling menyusup ke dalam rumah. Ling langsung membuka album yang diambilnya kemarin dan membacanya de ... lanjut baca
Karmin membuka matanya dan terbangun dari tidurnya. Kumisnya yang tebal mengganggu tidurnya. Meskipun ia sudah terbiasa dengan hal itu selama bertahun ... lanjut baca
wah serem tapi aku tidak taku kok