sayang...
engkau terbang
sayang...
tak bisa kugapai
sayang...
engkau berlari
sayang...
tak bisa kukejar
menjerit-jerit
nyawaku melolong
sakit
rasa panas membakar
bara hatiku membatu kencang
aduh
sayang, ada apa denganmu?
uh...
sayang, mengapa kau menjauh?
mengapa aku mesti duduk
membatu
sedang kau
tepat di depan mataku
mestinya aku melangkahkan kakiku
berlari ke depanmu
kurasa, kusapa
dan kukagumi wajahmu
lalu kulemparkan cinta
namun ku tak lakukan
tak berani
PENGECUT!
aku kesal!
sial!
muak!
marah!
marah pada lidahku yang mengkelu
marah pada jantungku yang berdegup
marah pada mataku yang tak berkedip
marah pada nafasku yang sesak
saat di hadapanmu....
gadis...
sayang...
selamat tinggal, Agustus
Hirokakkuen, www.hirostokufan.net84.net
Rating
Comments: 4
Rating:
Delicious
Digg
StumbleUpon
Propeller
Reddit
Furl
Facebook
Google
Yahoo
Technorati
kalau dipikir-pikir...emang mirip sama lagunya kang Ebiet ya... "Lagu untuk sebuah nama" kemarin baru pinjem Ebiet G Ade the best Collection punya temen..dan liriknya hampir sama. wah...
kejar terus...
aku juga tau rasanya.
membaca puisimu, gw malah jadi teringat lagunya ebiet G ade "lagu untuk sebuah nama"
.
kalo deket ma pujaan hati emang suka gitu yaa, kacau.
i can understand what u feel
bulan agustus masih ada..........
dalam masa yang nikmat tuk merdeka