Kalau teringat pada Legenda Jendela Orpheus, maka aku akan cepat melangkahkan kakiku ke arah balkon tanpa atap di rumah bergaya Bali yang sudah hampir dua tahun jadi tempat kosku. Balkon tempatku menatap bunga kamboja di pemakaman.
salam,
terimakasih sekali atas tanggapannya...
yang ingin dicapai... oh, ini aku tulis setelah putus sama seorang cowok, karakternya seperti Mars dalam kisah ini, jadi mungkin ini hanyalah emosiku yang berlebihan dalam menuliskan 'hatiku'.inginnya sih, menulis tentang cewek yang tegar dan menerima dirinya apa adanya walau gak cantik... tapi sepertinya kurang mengena ya... hehehehe...
aku emang suka buku sastra, tapi jga suka komik dan teenlit, jadi menulis pun gak jelas genrenya. begitulah...
terimakasih sekali, ya...
untuk jeda, aku kurang jeli karena ini aku copi paste dari ms. word...;p
Tau nggak, kamu berbakat mengolah kosakata. ada beberapa kekeliruan dengan tanda baca, tapi ga masalah. aku sendiri lebih suka paragraf itu dikasih jarak satu spasi biar lebih enak dibacanya. aku pengen baca cerita2mu yang lain setelah ini.
Tau nggak, kamu berbakat mengolah kosakata. ada beberapa kekeliruan dengan tanda baca, tapi ga masalah. aku sendiri lebih suka paragraf itu dikasih jarak satu spasi biar lebih enak dibacanya. aku pengen baca cerita2mu yang lain setelah ini.
salam kenal, keep writing.
eh, Meru namanya indah. Is he real? ;;-p
meru... nama seorang cowok di tempat asalku, Wonogiri. aku baru malihatnya sekali. dia itu kakak kelas SMP-nya kakak kelas SMA-ku, hehehehe...
thanks....
Bila aku menatap kedua cincin yang melingkari jemariku, nyaris saja selalu aku mencoba melukis raut wajahmu, sekali dan berkali-kali lagi. Aku terus b ... lanjut baca
Dari balik dedaun dan bunga-bunga kamboja yang pohonnya dua kali tinggi tubuhnya itu Airi bisa menatap senja. Matahari bulat kemerahan yang dengan ... lanjut baca
jika aku tak boleh mengenang apa-apa,
biarlah aku tidak menjadi siapa-siapa
bahkan, tidak menjadi pemuja langit sekalipun.
karena langit telah meny ... lanjut baca
Dia sudah begitu tua saat aku pergi. Guratan-guratan nasib di dahi tuanya seolah memaku langkahku tepat di hadapannya. Namun aku tahu aku harus pergi. ... lanjut baca
ALINA: PANGGIL AKU ALINA
“Selamat pagi…” sapaan lirih itu terdengar di belakangku. Suara yang sangat lembut dan tidak asing bagiku. Aku menoleh ... lanjut baca
Mungkin memang aku butuh keajaiban… di sini dan saat ini, agar aku yakin aku benar-benar hidup dan memiliki cinta yang memang sudah seharusnya kumil ... lanjut baca
Mungkin memang aku butuh keajaiban… di sini dan saat ini, agar aku yakin aku benar-benar hidup dan memiliki cinta yang memang sudah seharusnya kumil ... lanjut baca
Aku tertegun dalam sebuah lorong. Dari kejauhan, suara yang tadi kudengar telah berganti senyap. Dan dengan hati perih, aku meninggalkan lorong terakh ... lanjut baca
1
Dari mana dia berasal, tak pernah ada yang benar-benar tahu. Ada yang mengatakan bahwa dia adalah anak salah seorang konglomerat yang bosan denga ... lanjut baca
Katakan pada pohon,
daun-daun telah meranggas dan sebagian lenyap oleh ulat
maka seminggu kemudian ranting akan menyemi dan daun dan bersama bung ... lanjut baca
Semua cerita tidak masuk akal itu terus berputar-putar di dalam kepalaku, sehingga rasanya otakku kebingungan untuk mengingat semuanya. Ditambah lagi ... lanjut baca
Ternyata pepatah (atau sindiran) itu benar: bahwa ketika dua orang tengah jatuh cinta, dunia serasa milik berdua.
Karena pepatah itu pulalah, aku j ... lanjut baca
dari balik kaca jendela yang gelap
aku bisa mengintip pada dunia
lalu ternyata dunia terbagi dua
yang satu dunia gemerlapan
diterangi kelap-kelip ... lanjut baca
Sudah larut sekali saat aku menginjakkan kakiku disini. Aku tidak tahu apa nama tempat ini, dan tampaknya aku terlalu letih untuk mencari tahu tempat ... lanjut baca
Bukan berarti aku melupakan malam
ketika bintang
kurasakan mulai temaram
Waktu berlalu
berjalan melintasi riak gelombang
hingga tak satu pun dari ... lanjut baca
Pagi ini cuaca mendung. Awan terkumpul berwarna keabu-abuan. Menghalangi mentari tuk bagi sinar hangatnya.
Hh.. kumantapkan hatiku tuk melangkah. Me ... lanjut baca
“Coba lihat,” teriakanmu seketika memisahkan kepalaku dari lamunan yang tengah aku ciptakan bersama jendela dan atap bangunan menjulang yang n ... lanjut baca
Wow, Keren ceritanya...
Uuuuuhhhh, so sweet, membiarkan sang cewek menjadi apa Adanya...
deskripsi karakternya terlalu "langsung", walau cerita ini ditulis melalui sudut pandang pertama (yang kelihatannya serba tahu)
secara implisit, dapat disimpulkan karakter utama cerita ini agak cerewet, yah?
gaya bahasanya beda, yah, sama ceritamu yang "sketsa peti mati"?
yang ini nuansanya teenlit.
ceritanya juga terlalu kompleks, tanpa fokus yang jelas tentang apa yang ingin dicapai.
satu-satunya yang menarik mungkin sebatas tentang mitos (atau legenda? semacamnyalah..)Jendela Orpheus yang kamu angkat
ceritamu kaya pengetahuan
suka riset, yah?
saya baca, tulisan-tulisanmu juga agak beda-beda (padahal baru baca dua,
)), kamu suka bereksperimen yah dalam bercerita? salut ^^
keep the good re-search
salam,
terimakasih sekali atas tanggapannya...
yang ingin dicapai... oh, ini aku tulis setelah putus sama seorang cowok, karakternya seperti Mars dalam kisah ini, jadi mungkin ini hanyalah emosiku yang berlebihan dalam menuliskan 'hatiku'.inginnya sih, menulis tentang cewek yang tegar dan menerima dirinya apa adanya walau gak cantik... tapi sepertinya kurang mengena ya... hehehehe...
aku emang suka buku sastra, tapi jga suka komik dan teenlit, jadi menulis pun gak jelas genrenya. begitulah...
terimakasih sekali, ya...
untuk jeda, aku kurang jeli karena ini aku copi paste dari ms. word...;p
Keren!
kok gk ada jeda sih...
bikin ya
semuanya udah keren kok
Tau nggak, kamu berbakat mengolah kosakata. ada beberapa kekeliruan dengan tanda baca, tapi ga masalah. aku sendiri lebih suka paragraf itu dikasih jarak satu spasi biar lebih enak dibacanya. aku pengen baca cerita2mu yang lain setelah ini.
salam kenal, keep writing.
eh, Meru namanya indah. Is he real? ;;-p
meru... nama seorang cowok di tempat asalku, Wonogiri. aku baru malihatnya sekali. dia itu kakak kelas SMP-nya kakak kelas SMA-ku, hehehehe...
thanks....
terimakasih... salam kenal juga...
semangatttt....