Sore Itu Di Jalan Yang Amat Panjang

Sore itu di jalan yang amat panjang, jalan tol Merak-Jakarta, di dalam sebuah mobil yang kukemudikan. Adik-adikku tertidur pulas, lelah sehabis bermain dan berenang di pantai Anyer. Aku telah menjalani hidup ini dengan penuh liku, kadang sampai pada titik jenuh, kadang sampai tingkat ketegangan yang tinggi, kadang sampai ke dalam suasana yang sejuk seperti saat ini. Kulihat sepintas dari kaca spion tengah, Ibuku yang sedang menatap pemandangan sawah yang mulai menguning ditaburi oleh cahaya matahari sore yang menimbulkan keindahan tersendiri.

Rating

48
points
Views: 120 reads
Comments: 7
Rating:
68.5714

Favorites

You have to login to access this feature click here

Flag

You have to login to access this feature click here
azura7's picture
azura7 at wow (1 year 27 weeks yang lalu)
90

kok aku baru baca ya? keren nih

wehahaha's picture
wehahaha at sudah... (1 year 29 weeks yang lalu)
80

...sering terjadi. Jangan sampe ikut2an kena juga. Serem....

Chatarou's picture
Chatarou at itulah... (1 year 29 weeks yang lalu)
90

tenggang rasa keluarga kadang membunuh keluarga itu sendiri..

kisah yang rumit...
chatarou

Ibnu Alwi's picture
Ibnu Alwi at mmmh (1 year 29 weeks yang lalu)

thanks comment nya

brown's picture
brown at hmm (1 year 29 weeks yang lalu)
70

menikahlah...menikahlah dengannya..sebelum dia dinikahi orang. ;p

ibnu, kata 'sejuk' dalam paragraf ini:
"Aku telah menjalani hidup ini dengan penuh liku,..... sampai ke dalam suasana yang sejuk seperti saat ini."

kayaknya msh kurang pas. mungkin lbh tepat bila menggunakan kata 'dingin'. sejuk sepertinya mengurangi kadar kejenuhan, tapi kata dingin membuat perasaan si tokoh 'aku lbh tereskpresikan dgn baik. menurutku loh.

overall, not bad at all.

Armila_astofa's picture
Armila_astofa at Nice kali (1 year 29 weeks yang lalu)
80

Hei..aku suka kamu bercerita.Bahasa yang berwawasan dan isinya sangat Ok banget.
Aku suka prinsip seperti ini.Sangat manis.

arien arda's picture
arien arda at hmm (1 year 29 weeks yang lalu)
70

wah, kalau disuruh mapan kadang kita merasa gak mapan2..
terus kapan ?
hehehehehehehe
nice story

keep writing