Wah, pagi yang cerah, matahari bersinar cukup terik, membuat seluruh jemuran yang telah dicuci menjadi kering. Hari ini adalah hari pertama ku datang kekantor tempat ku melamar pekerjaan 2 minggu yang lalu setelah aku dipanggilnya kemarin untuk mengikuti test. Aku berjalan dengan riang gembira, berharap aku lulus test itu dan diterima bekerja di tempat itu, tempat yang aku idam-idamkan.
Menurut gue alurnya masih kurang seru.
Kalo mau bikin cerita pendek, mending pilih tema yang lebih ngeget supaya bisa bikin orang merasa puas membacanya.
Oia,pengggambaran terlalu cepat. Bisa lebih dieksplor lagi...and beneran mirip puisi. But, that's my opinion. Gw juga masih amatiran,masih belajar juga. hehehehehehehehehehe
hmm penulisanmu yg masih banyak salah takku komentarilah, itu masalah ketelitian dan editing..
temamu berpotensi asik saat mulai bagian 2, mulai bagian peertanyaan interview dan kauterbang ke alam lain..
mestinya bisa lebih lagi kau khayal (pertanyaan macam apa, kenapa ular dan rawa coklat) sayangnya kisah nyatamu berpegang teguh pada nyata saja, hingga tak ubahnya diari saja. sayang..
Terbayang indahnya mentari pagi ini
Dikala sinarnya merasuk dihati
Inginku berbagi rasa ini denganmu
Teringat saat kita bersama melewati hari in ... lanjut baca
Ingin kuukir dirimu di hatiku
Ingin kulukis wajahmu di jiwaku
Tapi cinta ini tak sanggup
Meski raga masih menyayangmu tapi cinta tak dapat berdusta ... lanjut baca
Kupukul kau dengan tanya
Kau jawab
Kutampar kau dengan kebosananku
Kau diam tak berkutik
Kubuat kau bosan dengan sikapku
Kau tetap disampingku
... lanjut baca
Bosan...bosan...bosan...
Penat..penat...penat...
Ingin rasanya aku belari mengarungi nirwana waktu
Sekedar untuk melupakan kebosanan dan kepenat ... lanjut baca
Cukup...
Hentikan semuanya
Semua kata-kata bodoh yang kalian toreh didiriku
Bait-bait konyol yang tak pantas kusandang
Kalian sayat diriku dengan ... lanjut baca
Petikan gitar melantun di salah satu bus kota yang ngetem di sebuah halte. Lantunan lagu yang mengiringnya pun tak kalah indah. Senyumnya pun menebar ... lanjut baca
Tangan mengadah
Kepala tertunduk
Mata terpejam
Untaian ayat suci dikumandangkan
Dalam keheningan malam
Sesekali terdengar suara binatang malam ... lanjut baca
tiada gelap kini terang adanya
hawa dingin tergantikan hangat
malam tlah kembali tidur
kini pagi yang cerah membuka hari
mentari mengintip di ... lanjut baca
Ada apa ini?
Semua menjadi gelap
matahari mulai tenggelam
bumi mulai berhenti berputar
aku tidak mengerti
apa yang terjadi ini
semua hanya terja ... lanjut baca
[b]ini adalah reminder..........yang tercecer dari UWRF 2008 [/b]
catatan seorang LO) Dian Ina
Dari Butet Manurung aku tahu kalau airport tax di
... lanjut baca
Apakah Ini Cinta
Yang Kurasa Kepadanya
Setiap Helaan Nafasku Terpaut Dirinya
Setiap Mimpiku Terlihat Wajahnya
Apa Ini Cinta
Semakin Ku Dicint ... lanjut baca
Apakah kita telah melangkah
di jalan kecil ini
seribu tahun yang lalu?
Dinding-dinding itu telah hilang
namun aku masih mendengar
langkah ka ... lanjut baca
Mereka berdua berdiri di timezone. Masing-masing memegang sebuah ice cream cone dan melumerkannya di bibir mereka, melihat anak-anak bermain dengan or ... lanjut baca
Ku kejar semua yang tertinggal
Tak ku hiraukan semua penghalang
Ku coba menangkap semua mimpiku
Harapanku tuk kembali pulang
Tapi waktu ta ... lanjut baca
pagi hinggap di jendela
(atau jendela yang memerangkap pagi?)
jendela memerangkap pagi yang hinggap di jendela
(atau pagi hinggap di jendela yang ... lanjut baca
Melihat cahaya disela jendela..
Ibu jemari terkulum dalam liur..
Badan tersungkur meringkuk malas..
Terasa dingin hawa alam..
Serasa bersa ... lanjut baca
Menurut gue alurnya masih kurang seru.
Kalo mau bikin cerita pendek, mending pilih tema yang lebih ngeget supaya bisa bikin orang merasa puas membacanya.
Oia,pengggambaran terlalu cepat. Bisa lebih dieksplor lagi...and beneran mirip puisi. But, that's my opinion. Gw juga masih amatiran,masih belajar juga. hehehehehehehehehehe
Jangan ngambek ya?
Keep up the good work for you
aku bingung ini puisi atau cerita
lompat-lompat nih... ada missing link!
hmm penulisanmu yg masih banyak salah takku komentarilah, itu masalah ketelitian dan editing..
temamu berpotensi asik saat mulai bagian 2, mulai bagian peertanyaan interview dan kauterbang ke alam lain..
mestinya bisa lebih lagi kau khayal (pertanyaan macam apa, kenapa ular dan rawa coklat) sayangnya kisah nyatamu berpegang teguh pada nyata saja, hingga tak ubahnya diari saja. sayang..
ni puisi yaa
Coba alurnya d perhalus jgn lompat2.juga pemilihan katanya kurang nyambung satu samalain.^^
Lam kenal