"Senandung kiamat hati"
Aku punya sebuah hati sebagai planet
Dimana dirimu adalah orbitku
Suatu saat kau tarik aku sungguh kencang
Di tengah panas itu kau lempar dan tolak aku jauh-jauh
Langit hati berubah hitam
Gunung hati yang menjadi tiang terhempas jatuh
Langit hati kehilangan pilar pun runtuh
Jatuh hantam dasar hati
Hatiku berguncang cepat
Musnahkan semua di dalamnya
Hatiku dalam kehancuran total
Kiamat hati tengah melandaku
Tapi jiwaku masih ditinggal sendiri di sini
Masihkah berguna ? Atau perlu kubuang
Karena tak ada apa-apa lagi di sini
Rating
57
points
Views: 15 reads
Comments: 7
Rating:
Comments: 7
Rating:
Delicious
Digg
StumbleUpon
Propeller
Reddit
Furl
Facebook
Google
Yahoo
Technorati
Masihkah berguna ? Atau perlu kubuang
Karena tak ada apa-apa lagi di sini
coba dech, pertanyaan :
Masihkah berguna ?
dieksplorasi, kira-kira seperti apa jawabnya dan tuangkan dalam puisi
sepertinya akan dahsyat memikat, sip !
btw, oleh2 kemudianers Semarang silakan baca di :
www.kemudian.com/forum/berita_terbaru_dan_pengumuman/216682
iya... ada benernya kata om prince-adi
tiba"... bgitu deh...
hahaha...jadi ngerasa murid sama guru...
bait 1 ke 2 nafasnya beda
makanya sobat!
kalau jalan jangan meleng
kalau kita hati hati, kan banyak hati
nah lo
bagus sobat
sering hadir ya?
besuk tugasku mengabsen kamu lo!
ha ha ha
salam gaplek sego pecel
jangan capek disuruh nganter camer ye?
he he he
ternyata kiamat bisa dirangkai dalam hati yah..
good////:-bd
wuih!
mantablah