Sudah sangat merasakan lelah, setelah sibuk bekerja seharian di kantor dengan masih mengerjakan tugas merapikan ruangan baru di salah satu kantor cabang, di Jakarta. Pergi meninggalkan kantor tepat pukul 17.00 WIB. Bersama beberapa teman, saya meninggalkan area kawasan kantor menuju shuttle busway, berniat untuk meluncur ke tengah kota Jakarta, menuju tempat makan di pusat perbelanjaan untuk bertemu dengan sahabat yang sudah dua hari sebelumnya membuat janji untuk bertemu.
Aku mau curhat juga ah.... Hari ini Jakarta di guyur hujan (26-09-08), dari pondok indah aku nebeng teman sampai blok M, dari blok M naik busway ke benhil. Ya ampyuuuun... antriannya panjang 1/2 jam antri baru bisa dapat bus, aku turun di benhil maksudnya mau lanjut pake taxi dari plaza semanggi ke tebet, ya ampyuuuun lagi, tidak ada satupun taxi, di pangkalan taxi blue bird semua orang ngantri, antrian panjang meliuk-liuk menunggu taxi, akhirnya aku putuskan ke ATM dulu, di ATM antri juga, karena sudah jam 5 sore aku salat asyar di mushola plaza semanggi, nah hanya saat wudhu dan sholat saja yang gak antri.
Aku mau curhat juga ah.... Hari ini Jakarta di guyur hujan (26-09-08), dari pondok indah aku nebeng teman sampai blok M, dari blok M naik busway ke benhil. Ya ampyuuuun... antriannya panjang 1/2 jam antri baru bisa dapat bus, aku turun di benhil maksudnya mau lanjut pake taxi dari plaza semanggi ke tebet, ya ampyuuuun lagi, tidak ada satupun taxi, di pangkalan taxi blue bird semua orang ngantri, antrian panjang meliuk-liuk menunggu taxi, akhirnya aku putuskan ke ATM dulu, di ATM antri juga, karena sudah jam 5 sore aku salat asyar di mushola plaza semanggi, nah hanya saat wudhu dan sholat saja yang gak antri.
Sepi ya, Mas?
Itu karena masih ngantri di shuttle busway, makanya mereka belum sampai di Musholanya.
Ini adalah pulau kedua setelah Pulau Jawa yang aku pijak. Tidak lama, kurang lebih 7 hari aku berada di Pulau Kalimantan, tepatnya di Martapura.
Diaw ... lanjut baca
Akhirnya malam ini saya bisa berdiri di Pulau Seribu, tepatnya Pulau Pramuka. Setelah saya harus bersusah payah dulu merayu Ibu mati-matian , akhirnya ... lanjut baca
Matahari merunduk malu
Perlahan langit menunjukkan warna abu
Udara mulai melembab
Sekelompok serangga mulai bersiap
Tugas jaga malamnya akan tiba
... lanjut baca
Baru kali ini gw ngerasain ga enaknya nahan sesuatu yang mau keluar. Bukan nahan perasaan, tapi nahan panggilan alam.
Sumpah dech ga bisa dikalahkan ... lanjut baca
Seorang anak perempuan yang lahir 24 tahun yang lalu. Tepatnya pada tanggal 26 Mei 1984, di Jakarta Timur. Anak tunggal yang dilahirkan dari perpaduan ... lanjut baca
Diibaratkan aku sebuah buku yang masih bersih dan putih belum ada coretan yang tergores di kertasnya. Pada usia 10 tahun kertas pada buku itu sudah mu ... lanjut baca
Be Te…
Jadwal kosong keisi buat mata kuliah tambahan, seharusnya hari ini jadwal aku tidur dirumah. Be Te lagi, aku bela-belain datang ke kampus, s ... lanjut baca
Umur boleh tua, tapi semangat tetap semangat anak muda, kalimat itulah yang cocok untuk menggambarkan seorang bapak tua yang sudah bekerja selama 21 t ... lanjut baca
Damai Tuhan.....
Assalamu'alaikum.....
Hari ini telah aku lepaskan kulit tua
Aku akan jalan tinggi dan tetap diantara orang-orang, siapapun ti ... lanjut baca
”Dum dum dum.”
Senandung merdu itu terdengar lagi.
Kali ini benar-benar membuat Aran menghentikan hantaman martilnya di dinding batu yang ... lanjut baca
Di hamparan tanah bergunduk sekarang Chear berada. Dengan isak tangis disegala penjuru, dan orang-orang yang menggunakan busana hitam-hitam. Air dar ... lanjut baca
Di Balik Senja Kita
Jika kau ingin berlalu
bawa ayunan langkah setelah lelah denganku
ikat rasa sangat
nikmati sisa senja hari ini
Jika kau ... lanjut baca
Dari ketiga nomor teman-teman afifah, aku mencari tahu tentang dia. Dan aku mendapatkan gambaran sosok bidadari manis yang lembut, tapi kuat memegang ... lanjut baca
Di bawah naungan sinar matahari yang tak lagi akrab, seorang nenek yang hidup sebatang kara di sebuah gubuk kontarkannya, berjalan terseok menyusur ja ... lanjut baca
Dina berdiri dengan cemas sambil melirik jam tangannya. Jarum pendek di jam tangannya sudah mengarah ke angka 7 sementara Gea, Kakak sematawangnya, be ... lanjut baca
Asswrwb
Teruntuk Julia, perizinkan aku perkenalkan diriku kepada kesadaran yang engkau miliki. Mohon buka hatimu untuk menerima bertitik-titik tint ... lanjut baca
"satu.."
"dua.."
"yaa... senyum..."
klik, klik, klik...
Suara multiple shutter mengabadikan pose kedua calon pengantin itu.
Dengan cekatan, ia m ... lanjut baca
Rana
Aku memasuki ruangan dengan sangat riang. Tak tahu, rasanya ini adalah hari yang menyenangkan sejak aku menginjakkan kaki dikantor ini. Ba ... lanjut baca
di balik jendela ini
sepasang mata menelisik
mencari fakta beridiologikan cinta
meski tanpa kata - kata, hanya sebutir hembusan nafas yang bernada ... lanjut baca
jangan melihat penampilannya saja dari luar, penampilan sesorang terkadang bisa membuat kita tertipu
Aku mau curhat juga ah.... Hari ini Jakarta di guyur hujan (26-09-08), dari pondok indah aku nebeng teman sampai blok M, dari blok M naik busway ke benhil. Ya ampyuuuun... antriannya panjang 1/2 jam antri baru bisa dapat bus, aku turun di benhil maksudnya mau lanjut pake taxi dari plaza semanggi ke tebet, ya ampyuuuun lagi, tidak ada satupun taxi, di pangkalan taxi blue bird semua orang ngantri, antrian panjang meliuk-liuk menunggu taxi, akhirnya aku putuskan ke ATM dulu, di ATM antri juga, karena sudah jam 5 sore aku salat asyar di mushola plaza semanggi, nah hanya saat wudhu dan sholat saja yang gak antri.
Sepi ya, Mas?
Itu karena masih ngantri di shuttle busway, makanya mereka belum sampai di Musholanya.
Penceritaan yang apik dengan deskripsi yang cukup.
Tentang copet yak?
Ending yang kurang menohok aja
Salam
Terima kasih atas masukkannya.
cerita selanjutnya diusahakan akan lebih baik.