Aku menelan ludah. Kupaksakan senyum ketika melihat pada Seth dan berkata, “Ah, tugas lagi.”
Seth keluar dari balik meja bar dan mendekatiku. “Kau tidak apa-apa?” tanyanya.
“Aku baik-baik saja,” ujarku. Aku menoleh ke kiri, di mana sebuah cermin tua besar berbingkai kayu dipajang agak tersembunyi di dinding belakang. Cermin itu memantulkan bayanganku dan Seth. Sepasang kakak-adik berambut hitam pekat dengan mata sewarna langit malam. Dengan kulit yang sama pucatnya seperti kulit kakak perempuan kami.
Holaa, thanks ya sudah mau baca cerita singkat kesetananku > >
Ceritamu jg bagus, deskripsinya detail banget. seperti cerita petualangan KM, km pinter banget nggambarin suasananya, aku serasa berada di dalamnya =D>
Aku bisa merasakan kebingungannya. Aku bisa merasakan pertanyaan-pertanyaan yang berkelebat di benaknya. Namun, Missa tidak berkata apa-apa lagi. Dia ... lanjut baca
Missa berkedip sekali. Dua kali.
Aku bergeming, menunggu reaksi berikutnya.
Mulutnya terbuka seolah dia mau bicara, tapi kemudian dia menutupnya ... lanjut baca
Tahukah kau kisah tentang Elizabeth Bathory?
[i]And the demon’s arms clung around her waist[/i].
Bangsawan cantik jelita yang disebut sebagai ... lanjut baca
Tak lama setelah insiden gagak tadi, Gabriel membelokkan mobilnya dari jalan raya dan memasuki sebuah jalan kecil yang tidak rata dan berbatu. Sebuah ... lanjut baca
Kami berjalan menjauhi daerah pemakaman, sampai nisan-nisan itu tidak terlihat lagi, dan aku mulai sedikit merasa lega. Perasaan tertekan yang bikin f ... lanjut baca
Gabriel dan Steve membawaku menaiki tangga yang mereka lalui saat datang tadi. Aku menyadari, ruang bawah tanah itu hanya terdiri dari satu sel saja, ... lanjut baca
Langkah kaki itu terdengar makin dekat. Dari siluet yang membayang pada lantai di luar tempatku berada, aku bisa tahu kalau yang datang jumlahnya dua ... lanjut baca
Ketika aku sadar dan membuka mata, cahaya kuning temaram yang menyambutku langsung membuat mataku berkunang-kunang. Aku mengerang dan kembali memejamk ... lanjut baca
Pemuda itu memasuki pintu depan kafe dengan beringas. Mukanya ditekuk. Matanya menatap garang ke seluruh isi toko.
Dia jelas bukan pengunjung. Mung ... lanjut baca
Tak lama setelah insiden gagak tadi, Gabriel membelokkan mobilnya dari jalan raya dan memasuki sebuah jalan kecil yang tidak rata dan berbatu. Sebuah ... lanjut baca
Langkah kaki itu terdengar makin dekat. Dari siluet yang membayang pada lantai di luar tempatku berada, aku bisa tahu kalau yang datang jumlahnya dua ... lanjut baca
Pemuda itu memasuki pintu depan kafe dengan beringas. Mukanya ditekuk. Matanya menatap garang ke seluruh isi toko.
Dia jelas bukan pengunjung. Mung ... lanjut baca
Gabriel dan Steve membawaku menaiki tangga yang mereka lalui saat datang tadi. Aku menyadari, ruang bawah tanah itu hanya terdiri dari satu sel saja, ... lanjut baca
Missa berkedip sekali. Dua kali.
Aku bergeming, menunggu reaksi berikutnya.
Mulutnya terbuka seolah dia mau bicara, tapi kemudian dia menutupnya ... lanjut baca
Ketika aku sadar dan membuka mata, cahaya kuning temaram yang menyambutku langsung membuat mataku berkunang-kunang. Aku mengerang dan kembali memejamk ... lanjut baca
Kami berjalan menjauhi daerah pemakaman, sampai nisan-nisan itu tidak terlihat lagi, dan aku mulai sedikit merasa lega. Perasaan tertekan yang bikin f ... lanjut baca
Tahukah kau kisah tentang Elizabeth Bathory?
[i]And the demon’s arms clung around her waist[/i].
Bangsawan cantik jelita yang disebut sebagai ... lanjut baca
Aku bisa merasakan kebingungannya. Aku bisa merasakan pertanyaan-pertanyaan yang berkelebat di benaknya. Namun, Missa tidak berkata apa-apa lagi. Dia ... lanjut baca
II
Dua hari berikutnya secara tak disengaja, kami bertemu di kantin kampus. Tanpa malu-malu seperti pada hari sebelumnya, aku langsung menyapa. Tid ... lanjut baca
arggh.. saia ketinggalan. udah banyak banget..
bagus. bikin penasaran. lanjut ahh..
Lanjuuuuut, tak bisa berhenti... ke bagian yg ketiga.. =D>
aku senang kau membagi Alterasi pada pembaca...
good job!
eh kenapa tidak menggunakan parent? biar mudah menclok2 ke bagian2 lain dari KH ini.
--------------
cheers!
Yeesh!! Cerita lu masang jebakan di sini. Siapa yg menduga kalo dia bukan steve? Wekwekwek. Keren dech.
Walah kamu emang hebat bkn orang penasaran
detail banget deskripsinya..
Untung gw bru baca skarng soalny yg k 3 dah ada hehe lanjut baca lagi >_<
Holaa, thanks ya sudah mau baca cerita singkat kesetananku >
>
Ceritamu jg bagus, deskripsinya detail banget. seperti cerita petualangan KM, km pinter banget nggambarin suasananya, aku serasa berada di dalamnya =D>
Aku tunggu lanjutannya..
ARGH !!! bikin penasaran ni !! siapa dun org itu ?? allusia ?? (btw, namanya kaya lagu tradisional batak,wakwak)
cara lu nulis menurut gw sih udah bagus, enak bwt diabaca, runtut n detail
intinya...CEPETAN BIKIN NOMER 3 NYA !!!!
hauhauhaua