Tersudut ku termenung dalam gelap
Tiada teman di sisiku
Kekasih yang ku harap tak juga datang
Sekeliling begitu banyak jasad berisikan nyawa
Tapi sepertinya mereka tak menganggapku punya jiwa
Coba ku buat gaduh sekitarku
Tak satupun melirik
Apalagi memandang;
Aku berteriak dalam hati
Tak satupun mendengar...
Aku mulai mengerti
Mungkin aku tak diharapkan
Keberadaanku hanyalah suatu kebetulan…
Hanya mengisi ruang kosong yang tak dipedulikan
Rating
102
points
Views: 24 reads
Comments: 17
Rating:
Comments: 17
Rating:
Delicious
Digg
StumbleUpon
Propeller
Reddit
Furl
Facebook
Google
Yahoo
Technorati
delapan aja deh
masih kurang ngeh...
kabooor juga....
kok sama kayak aku ya puisinya, komentari juga oh me ya mas
senasib ni ma aku.
wow
ko bs senasib y
hoho T_T
APATIS RIA kalo kata SORE ZEBAN mah...
APATIS RIA kalo kata SORE ZEBAN mah...
berhubung puisi ini saya tulis sekitar 4 tahun yang lalu, jadi saya memberi penghargaan nilai 10 untuk puisi saya yang satu ini.
Idealisme yang kuinginkan bukanlah keterpaksaan. Yang kuinginkan dalah kepedulian. Seperti yang kau rasakan, terasingkan. Karena orang tidak lagi mempedulikan sekitarnya, tenggelam dalam sikap individualis. Teruslah menulis.
ok
Great!!!!!!!!