Ada beberapa hal yang membuatku tak pergi ke kota tempatku menimba ilmu minggu ini. Kota yang selalu menjadi tempat yang kupilih untuk sekedar melepas kejenuhan. Di kota itulah awal aku merasa hidup dan di kota itu pula aku mengenal cinta, sekaligus bertahan dari tikamannya.
Pagi terasa sejuk dan indah. Itu sekiranya aku tak melihat foto manis itu di seberang rumahku. Foto seorang wanita muda lengkap dengan lesung pipitnya ... lanjut baca
Alkisah ...
[Ja ilah, belum apa-apa udah alkisah aja nih... ]
Konon kabarnya, aroma romantis itu benar-benar masih terasa jauh sebelum tahun delap ... lanjut baca
Jika usai sudah ...
Maka semua tinggal tutup saja.
Tak perlu berkata,
Tak perlu memaksa,
Cukup rasakan, dan pergilah segera.
Udah menjelang ... lanjut baca
Ada satu masalah dalam perkara percintaanku ... masalah kecil namun berefek besar. Meski semua orang mendukung dan percaya bahwa kami adalah pasangan ... lanjut baca
Jika sejalan dengan waktu, mampu ku sadari ...
Sebuah laku, seuntai kata, dan salah duga ...
Kan Cemari hati nan kotori diri
Dosa laksan ... lanjut baca
Berbicara tentang dunia dan akhirat, berbicara tentang kehidupan sosial dan agama, berbicara tentang sesuatu yang bersangkutan dengan hubungan antar m ... lanjut baca
Waktu itu aku masih bisa jatuh cinta. Aliran darahku masih baik. Jantung di dalam dadaku masih berdetak sewajarnya. Dengan mataku dan otakku, ku atur ... lanjut baca
Aku ini lelaki, fisik ku lelaki, tapi tak murni lelaki.
Aku cukup jantan untuk menerkam, cukup beringas untuk melawan, namun begitu mudah terhempas d ... lanjut baca
Ketika ku duduk di tepi kursi di lantai dua di satu ruangan. Pandanganku jauh ke depan ke daerah lapang ke sebuah rumput hijau.
Sambil mendengar se ... lanjut baca
Serumpuyuk muda-mudi berjalan berhaha hihi, wajahnya ceria dan penuh percaya diri. Dengan bebasnya mereka berekspresi.
"Ya iya lah masa ya iya donk ... lanjut baca
Izinkan aku menangis, kali ini saja,...
Entah untuk apa, aku pun tak tau
Mungkin untuk amarah pada takdir yang memaksa kita berpisah
Atau karena pe ... lanjut baca
Hujan kali ini
tak ada bayangmu ku cari
hanya gelisah sembunyi
di dada
Sementara rintik
jelma sesuara namamu
Jatuh riuh tak bernada
tapi begitu ... lanjut baca
Tahukah engkau, aku makin cantik hari ini! Sungguh, aku makin cantik! Lebih cantik dari kemarin, dari kemarinnya lagi, dan dari kemarin-kemarinnya ... lanjut baca
gadis,
kau tak akan pernah bisa menyentuhku
aku sudah beku
meski kau terus mencoba
aku sudah lupa,
aku sudah lupa akan arti rasa "itu"
jika han ... lanjut baca
di sini ada aku dan juga sahabat.....
*********
Diandra
Aku Diandra, lahir dari keluarga kalangan ‘biasa” , yang berharap kelak menjadi m ... lanjut baca
Ada tiga hal yang aku tak sanggup mengerti mengapa wajah ini mulai berkerut dan sesekali menitikkan airmata.
Pertama, ketika kusadari bahwa begitu ... lanjut baca
ingin segera mengerti
tuk suatu yang tak terpahami
tuk sepi dan usai
yang menghampiri
dan menjerat
sampai titik waktu
yang jatuh terakhir kali
... lanjut baca
Bekasi. 11:45:14 PM Tuesday, 06 May, 2008.
*Tolong, sekali ini saja...*
sekali ini saja
biarkan darah-ku membasahi bumi
tuk ingatkan aku
... lanjut baca
Aku adalah Jiwa Renungan ini
“Aku adalah Jiwa renungan ini. Rasaku yang jujur mencoba menyentuh cerminan diriku, yakni Engkau semua jiwa-jiwa ... lanjut baca
hmmm....bagus! jadi bingung mau komen apa....!
chau cukup percaya
TERNYATA
kang imr, bisa serius juga
suka uy...
bahasanya berat...
aR gak bisa bikin kayak gini ^^
(menahan nafas)... loe masih punya sisi yang lainkan?
imr menulis serius dengan sangat piawai
Duh..duh..yang punya kepribadian ganda! Wakakakaka...Jadi ini to hasil tulisan sisi lain dari imr
pertempuran kita belum usai pak!
...sisi lain dari imr^^
win, poin segini mah emang udah jadi kandidat..hehe^^
^_^
berarti ga ada sambungannya ^_^
mmm
trus kelanjutannya gmn?