aku tidak tahu
sejak kapan aku berdiri termenung melihat jasad yang sudah membiru itu.
dan mereka memandangku,
aku tahu apa yang mereka ingin teriakkan padaku
aku tahu bisik dalam hati mereka yang seakan terdengar jelas di telingaku
ya....
aku membunuh adikku
aku tidak sengaja memberinya dosis obat yang salah
tapi tidak....,
mereka tidak tahu, perasaan bersalah ini seakan ingin membunuhku.
tapi aku tidak menyesal......,
aku tidak mau dia hidup.
Setelah berminggu-minggu dia koma, dan menahan rasa sakitnya, lalu apa aku biarkan dia hidup dengan seluruh badannya yang cacat.
Tidak..
Aku tidak mau itu terjadi
Adikku..........,
Dia yang selalu tersenyum manis dan memelukku setiap aku pulang, kini hanya terbujur kaku tanpa bisa apa-apa,
dia hanyalah anak kecil yang baru berumur 6 tahun
dan dia harus melawan kanker otak yang sangat ganas.
Selama 3 bulan aku menyaksikan perjuangannya, selama 3 bulan itu hatiku remuk redam,
"linda,.......",
Suara lirih mama memanggilku, membuat aku tersadar dari perjalanan bawah sadarku.
"yah, ma",
"Ozal pergi pas mama cium keningnya, itu berarti dia nungguin mama pulang kerja baru mau pergi", isak tangis mama semakin kencang. Aku tahu hatinya pasti lebih sakit daripada aku.
"mama yang tabah yah ma, biar dede tenang di sana",
aku yang berusaha tegar semakin tak kuasa membendung air mata, kupandang wajahnya yang mungil, kosong........
tapi senyum menghias wajahnya. Seandainya aku bisa, ingin ku pindahkan semua rasa sakitnya padaku, dan pasti aku yang terbujur kaku bukan dia.
"kakak janji yah kita ke Taman Safari kalo Ozal udah sembuh",
tiba-tiba aku teringat ucapannya ketika dia masih sadar,
dan tangisku semakin tak terbendung, aku keluarkan semua air mata yang dari tadi aku tahan, dan hari itu adalah hari paling kelam buatku.
Rating
Comments: 7
Rating:
Delicious
Digg
StumbleUpon
Propeller
Reddit
Furl
Facebook
Google
Yahoo
Technorati
kalo kisah nyata bisa di proses kepolisisan tuh.... tapi kalo kanker bukannya udah masuk RS yah, jadi pasti dokter yang kasih dosis obat...
nice story..
salam
.......
hek eh, coba temukan lagi yach
sekali lagi, seep jez !
Netes ne T-T ...
hiks2 sedih bgt.... :"(
Ini bukan kisah nyata kan?