Selasa kemarin malam adalah hari yang sangat menyenangkan.. karena matahari tenggelam dengan seperti biasanya, udara berwarna coklat, langit wangi dan burung-burung pun seperti biasa masih berusaha menjatuhkan tai-nya padaku.. dan mereka selalu hampir saja... hampir gagal.. *ngusap pundak pake sapu tangan*
Dalam buku Stevie Ray, "Medium-sized Book of Comedy", dia membahas bagaimana komedian atau penulis humor bisa terjebak dengan kisah nyata. Kenyataannya: keseluruhan kisah nyata itu tidak lucu. Karena komedi adalah tragedi yang dilihat dengan teropong. Namun, saat kita menceritakan keseluruhan kejadian, kita memaksa pembaca mengalami tragedi itu sendiri. Yang notabene, bukan komedi.
Intinya: potonglah bagian-bagian yang terlalu memanjangkan cerita. Fokus saja ke adegan-adegan penting. Pembahasan lompat kodok dan karyawanti, misalnya, bisa dihapus tanpa kehilangan inti cerita.
Dan kalau perlu mendeskripsikan masing-masing karakter, manfaatkanlah untuk mengatur atmosfir komedi dalam cerita. Gambarkan karakterisasi masing-masing yang kuat. Balita seperti apa. Suami-istri ipar seperti apa. Dan sepupu kece seperti apa.
Kalau ini fiksi, bahkan tokoh-tokoh ini bisa dihilangkan saja. Karena tidak ada gunanya sekadar menambah jumlah tokoh tanpa gambaran karakterisasi jelas dan pengaruh penting ke cerita.
Baca ini gw jadi keinget sama buku 'Jomblo' yang banyak embel2 anehnya. Tapi di cerita ini jadi agak mengganggu. At least bisa bikin orang ketawa. Hehehe.
aye lom baca ampe kelar .. tp dr awal ampe pertengahan .. aye kagak ngerti ... muter2 bgn ceritanya.
emang sih nulis itu merupakan seni, lebih enak klo natural. tp menurut aye ini terlalu natural, ampe aye yg baca jd bingung ... di rapiin aja lagi ye ...hehhe
Baca dengan memposisikan diri anda sebagai yang mengalami, tingkat imajinasi, kreatifitas dan sedikit intelensia anda akan diuji untuk menikmati diri anda menjadi saya.
aku pelupa..
well, klise kedengarannya, tapi siapa sih yang akan suka jika mempunyai masalah dengan ingatannya ? susah mengingat nama, susah menginga ... lanjut baca
+ "aku kesana yah, kmu masih mo tiduran aja hari ini ?", tanyaku pelan.
- "iyaa.. ", terdengar suaranya sedikit terpotong, dia menguap.
+ "emang m ... lanjut baca
Aku tak pernah bisa sekalipun melupakan atau lalai akan hari ini, bukan karena apapun selain hari ini adalah hari ulang tahun cinta pertamaku.
**** ... lanjut baca
dan disini sekali lagi aq tersesat di sari tanah hamparan wajahnya yang memerangkapku, seolah pasir lembut yang menghisapku untuk dilumat hidup atau m ... lanjut baca
Aku bermimpi..
Kita ada di sebuah pantai, pemandangan bukan seperti lukisan atau potret di kalender, kita disebuah pantai yang tak bernama, dan kit ... lanjut baca
“mas..mas.., mas gapapa ?” tanya suara yang menurut Hakiki jelas-jelas milik seorang bodoh yang baik hati.. bodohnya karena dia menanyakan keadaan ... lanjut baca
"Kamu milih mana ?, Cinta karena percaya atau percaya karena cinta ? " tanya seorang teman padaku. Wah kenapa lagi nih batinku, kenapa dia ... lanjut baca
Tiiiidddaaaakkkk..!! teriakku dalam hati, pagi ini tadi, aq kejebak di kamarku dan ga bisa berangkat kerja.. pagi2 buta tadi aq bangun.. tepatnya terb ... lanjut baca
Sore itu aq jalan-jalan mo ke warnet, diperjalanan aq ketemu ma seorang temen, sebut saja bejo. Kebetulan lama kita ga ketemu dan kitapun ngobrol-ngob ... lanjut baca
kamu tahu?
kemarin malam aku menangis karena merindu..
lalu aku memandang gambaran wajahmu dalam imajiku..
teringat olehku hari-hari yang pernah me ... lanjut baca
Apa beda forum dengan kitab di situs ini? Ada dua tempat yang disediakan secara terpisah. Dulu saya pikir Kitab itu sebagai menu tentang 'how to' dari ... lanjut baca
JAM WEKER berbunyi nyaring. Berteriak-teriak memanggil untuk segera kembali beraktifitas. Tampak jarum jam saling berkejar-kejaran, seperti sang preda ... lanjut baca
Seorang lelaki tua tengah memegang erat pancingannya ketika di kejauhan seekor Beruang Cokelat melangkah gontai di semak-semak di pinggir Danau Biru. ... lanjut baca
Entah aku tersadar atau tidak, menatap ke arah langit di malam hari dan tidak ada satu pun bintang yang tersenyum menyapaku malam ini. Sama seperti ma ... lanjut baca
Bertahan 2
Jagu bergolak hatinya ketika para monster ciptaannya dengan mudah dicabik-cabik oleh Yarma. Naga hijau itu ternyata lebih kuat daripada ... lanjut baca
Derak ranting dan daun kering yang terinjak mengawali teror di setiap malam. Kepekatan langit tumpah ruah ke bumi, menghitamkelamkan malam yang tak la ... lanjut baca
“Serangan! Ada serangan! Kota Linadan diserang!!!”
Seorang Pria berlari sepanjang jalan kota. Terdengar pekikan tertahan dari beberapa orang di ... lanjut baca
Cahaya matahari menyilaukan mataku. Saat aku membuka mataku, hanya hamparan padang rumput yang ada di hadapanku. Indah, sama seperti masa kehidupanku ... lanjut baca
Tiba-tiba Shivee tersentak kaget dan melangkah mundur sehingga menabrak Ravhael yang masih menunggu jawaban dari Pria tua itu.
“Ugh hey Sheeve! A ... lanjut baca
Kocak... Asli
Jayus... Asli
(sambil makan kacang goreng & dnger lagu shela on 7. Asik jg baca nie cerita... Wakaka )
yo wes lah...
aq mau jadi "si keCE-mu"
halah....
uh..beneran neh cerita kisah nyata ??apa cuma fiktif belaka kaya di sinetron2???
tapi terlalu nge-BETE-in coy...(banyak embel-embel segala)
but,ini dah keren ko..terus menulis yah..
Dalam buku Stevie Ray, "Medium-sized Book of Comedy", dia membahas bagaimana komedian atau penulis humor bisa terjebak dengan kisah nyata. Kenyataannya: keseluruhan kisah nyata itu tidak lucu. Karena komedi adalah tragedi yang dilihat dengan teropong. Namun, saat kita menceritakan keseluruhan kejadian, kita memaksa pembaca mengalami tragedi itu sendiri. Yang notabene, bukan komedi.
Intinya: potonglah bagian-bagian yang terlalu memanjangkan cerita. Fokus saja ke adegan-adegan penting. Pembahasan lompat kodok dan karyawanti, misalnya, bisa dihapus tanpa kehilangan inti cerita.
Dan kalau perlu mendeskripsikan masing-masing karakter, manfaatkanlah untuk mengatur atmosfir komedi dalam cerita. Gambarkan karakterisasi masing-masing yang kuat. Balita seperti apa. Suami-istri ipar seperti apa. Dan sepupu kece seperti apa.
Kalau ini fiksi, bahkan tokoh-tokoh ini bisa dihilangkan saja. Karena tidak ada gunanya sekadar menambah jumlah tokoh tanpa gambaran karakterisasi jelas dan pengaruh penting ke cerita.
Terus menulis, ya.
iya nie masi belajar dan banyakan terpengaruh dari tulisan karya-karya besar dari para penulis cerita komedi -komedi yang laen..
btw, setting emang di TP and believe me.. it's happened for real.. hiks.. (masi trauma)
jomblo ? coba baca "DO" lebih aneh... Hweheheeh...
oh iya.. matur kasih buat yang sudah sudi mengkomeni (maaf saya pengen bikin EYDI = Ejaan Yang Dirusak Irdix)
Foof court lantai 6...sepertinya aku tau tempat itu. TP ya pak???
lucu sih, cuma tulisannya aja yang mengganggu gw,asli bikin keliyengan, wakakakaka
bener kata yang lain..muter2 kayak komedi puter
Baca ini gw jadi keinget sama buku 'Jomblo' yang banyak embel2 anehnya. Tapi di cerita ini jadi agak mengganggu. At least bisa bikin orang ketawa. Hehehe.
Bacanya juga menarik.Muter bang...Kupikir tulisannya natural yang disengaja.Si penulis berharap tulisan ini terkesan lucu.Ku pikir ini tulisan hebat.
Walaupun saya baru baca setengah.
Tapi nanti kuselesein bacanya di rumah (pak..pak...sambil mukulin nyamuk ).
sih boleh banget lucu tapi kalo perbaikan tulisannya aja biar makin asik di baca
keep good writing aja ^_^
aye lom baca ampe kelar .. tp dr awal ampe pertengahan .. aye kagak ngerti ... muter2 bgn ceritanya.
emang sih nulis itu merupakan seni, lebih enak klo natural. tp menurut aye ini terlalu natural, ampe aye yg baca jd bingung ... di rapiin aja lagi ye ...hehhe
lanjoooot !! (maaf gak maksud menggurui)