Putih,
Kau telah menghapus goresan pensil kasih dari hati
Kini hanya tinggal ampas-ampas memori yang membelenggu diri
Memori,
Hanya dengan dia ku telusuri lorong gelap bernama hati
Tanpa cahaya, tanpa tanda-tanda…
Aku hanya seorang diri
Bayangan pun enggan menemani langkahku
Lelah ku rasa, di sepanjang jalanku
Karena memori tak mampu membasuh airmataku
Lelah yang teramat sangat, ku rasa ku harus menyerah
Karena ku sungguh tahu, tak ada kau di ujung perjalananku…
Irin Sintriana
(Writer of novels Look After Me, Magic Of Love and I Bros U)
Jadikan Irin temanmu di Friendster :
http://www.friendster.com/irinsintriana
Ditunggu kunjungannya di Blog Irin :
http://irinsintriana.blog.friendster.com
Rating
Comments: 17
Rating:
Delicious
Digg
StumbleUpon
Propeller
Reddit
Furl
Facebook
Google
Yahoo
Technorati
minta novelnya boleh mbak?
Bukannya nggak boleh, Di. Tapi mbak lebih bangga kalau Adi carinya di TB Gramedia. Hehe. Thx anyway. Hayo, yang nggak pernah baca teenlit. Jadiin novel mbak yang pertama, hehe...
Assalamualaikum
terlalu sederhana kawan, coba dipoles lagi rangkaian kata-katanya.
Bagus...
Pilihan tema dan pengungkapan kata hatinya sudah terasa, tinggal pemadatannya aja yang musti diperbaiki...
Itu cuma sekedar saran kok...
Tetap semangat, tetap berkarya dan tetap jatuh jatuh cinta. Main juga ke pageku yah...
asyyiiikk !! nice !
hmmm,
aku dapet emosinya...
bagus!
thanks komennya ya...!
Hai, salam kenal ya. Thanks untuk komentarmu di karyaku..
Alur puisi sudah cukup membuat pembaca berimajinasi, namun jika diberagamkan lagi pilihan kata-katanya, saya percaya puisimu akan dapat lebih diapresiasi dan dinikmati dengan baik lagi. But, it's nice.
Masih banyak pemborosan kata-kata... masih bisa dipadatin lagi...
Makasih udah kunjungin aku, thx
padatkan lagi diksinya
salam
jangan menyeraaah.
bagus mbak.
terus menulis.
kapan novel ke-4 keluar?