Dalam padang ilalang
Kau coba menyapaku
Dengan selayang pandang
Cahaya redup matamu
Dalam semak belukar
Kau coba menghampiriku
Menaburkan semerbak mahar
Harum dan lembut tubuhmu
Dalam titian ladang penghulu
Kau coba mengajakku
Berdayung rindu dilautan biru
Hingga kehangatan menyatu
Dalam batas tatap kaca hatiku, bertanya;
Apakah diriku pantas untukmu?
Ataukah sekedar cumbuan rayu yang berlalu?
Stonen Timur, 29 September’ 08 Semarang
Rating
75
points
Views: 25 reads
Comments: 10
Rating:
Comments: 10
Rating:
Delicious
Digg
StumbleUpon
Propeller
Reddit
Furl
Facebook
Google
Yahoo
Technorati
wahaaaaa, ada kata ilalang di awal
saya sukaaaaaaaa
Tenang ja lg,
biarlah berjalan dg sang waktu. . . .
baca nie puisi kayak terbawa arussungai yang pelan... menghanyutkan... hehe ^_^
waaaaaaaaaaahh...
kaaakk...kok skeptis begini sih?
ini bukan buat nk sama mas ton kan?
ada apa nih?
Dalem banget hehehe
haha.. haluuuuuuuuus sekali.
Siip...
Keren!keren!
mmhm..wajar aja..baru 10 menit koq..nanti klo dah aga lama baru deh..whehehe
Hmm hatikupun turut bertanya, apakah aku pantas? ...
keraguan untuk mencinta..
nikmati saja