“Muhyiddin, sedang apa kau?” Lelaki yang ternyata Muhyiddin itu tidak menjawab. Mulutnya mengunyah sesuatu sambil matanya mendelik seram serupa orang kesurupan.
“Ah, jangan-jangan sudah gila dia”
“Iiihhh... makan sampah lagi.”
“Lantas mau kita apakan dia?”
“Kita bawa ke rumahnya saja.”
“Jangan, jangan ke rumahnya. Bapaknya sedang berobat ke luar kota.”
aku pikir cerita ini bisa membuat yang baca muntah tak karuan. tapi rupanya belum begitu menjijikkan.
baiklah, semoga bagian ketiga bisa membuat nafsu makan kalian hilang.
jadi ini lanjutannya? hoi, begundal, kamu memang GILA! tapi aku sangat menyukai ide GILAmu kali ini. cerita ini belum tuntas ya? aku sangat bersedia menunggu.
Menemukan kembali korsase anggrek mungil berwarna ungu ini, mengingatkanku pada senja paling muram sepanjang hidupku. Matahari tampak terseok saat itu ... lanjut baca
Inilah sebuah sore; tanpa gerimis, tanpa solilokui. Hanya iring-iringan dan tangisan. Serta langit yang berwarna pudar. Kau sama sekali tak mengingink ... lanjut baca
The art of voodoo. Ruben menatap nanap buku dalam genggaman tangan yang tanpa disadarinya bergetar.
Ya tuhan! yuki?! Gadis dari keluarga Katolik ta ... lanjut baca
Inilah negeri ibuku,
Tempat sejuta nyanyian menggugus di setiap napas
Sesuci tartil, semurni tilawah
Mereka takkan terdengar indah sampai kau benar ... lanjut baca
Bukankah kau lebih aku dibanding diriku,
Seperti aku lebih kau ketimbang dirimu?
Tampaknya tak begitu
Dan katamu, harusnya tak seperti itu
Mungk ... lanjut baca
Pohon mangga depan rumahku. Terkurung di balik pagar
Kerdil, cuma bisa berbisik kecil
Merayu tetangga pekarangan seberang
Yang juga sepucuk pohon m ... lanjut baca
Dalam episode mimpimu. Yang paling kelam sekalipun
Bayangnya tak pernah punya ruang
Haruskah menyelinap?
Seperti bulan yang mencuri waktu tidurnya
... lanjut baca
Dalam bentuk apa pun
Aku dapat mendatangi kamarmu
Membacai dongeng
Berisi petuah tetua dulu
Aku coba menceritakan Jaka Tarub versiku
Di mana s ... lanjut baca
Kau tahu apa kata Schopenhauer tentang hidup? "Tak lebih sekedar samudera derita dan air mata." Menyedihkan.
Katamu, rasa sakit itu tengah kau rasa ... lanjut baca
Pemuda yang bernama Muhyiddin ini awalnya bukanlah siapa-siapa. Hanya seorang pengangguran biasa seperti kebanyakan pemuda lain di kota ini. Tinggal ... lanjut baca
Di hari lingkungan hidup, Muhyiddin dan para penyelamat lingkungan diundang Presiden ke Istana untuk diberi penghargaan. Tentulah hal ini membuat bapa ... lanjut baca
Lelaki Yang Tak bisa Menangis
Sungguh aku kasihan pada lelaki, betapa besar beban yang harus ditanggungnya bahkan sejak ia masih berada dalam kandu ... lanjut baca
----------
Aku terpejam. Namun, kini bukan karena pedih yang kurasakan akibat taring-taring yang menusuk leherku saat aku bersama mereka. Pohon-poh ... lanjut baca
Kenyataannya lah bahwa kini aku meringis di sebuah kamar berukuran dua kali tiga meter. Berbalut selimut tipis yang sedikit memudar. Hanya sebuah mata ... lanjut baca
Seisi gua itu langsung kuobrak-abrik. Perlawanan mereka seakan tak berarti sedikitpun. Selain mayatku yang tergantung, aku rela menggebrak, mencabik-c ... lanjut baca
KAU, LELAKI DAN PUISI
engkau lelaki dari tanah puisi
menoreh huruf-huruf purba di kening purnama
meminang hujan demi potongan sajak ternyalangmu. ... lanjut baca
Lelaki yang Suka Main-main dengan Parang
Sungguh, kalau kau main-main dengan parang, aku takkan mau mengasahnya.
Aku hanya akan mengasah parangk ... lanjut baca
UANG DAN LELAKI YANG PULANG
(A Prayer For Dad)
Tuhan, ayah belum pulang..
Kata ibu, ayah cari uang buat makan
Buat buku sekolah, buat sedekah ... lanjut baca
apa kau tau
apa jadinya bila aku tak bisa membayangkanmu ?
1.Akan kulihat fotomu dan mengingatnya lagi
apa jadinya bila fotomu juga tak ada ?
... lanjut baca
ada-ada aja ide si begundal satu ini ... lanjuuut
gila...idenya hebat sekali...bener2 ga kebayang....
teruskan nDal
go on! Keep writing!
Rien tunggu ya..
biarpun ngebayangin si tokoh makan sampah..
keep goin
aku pikir cerita ini bisa membuat yang baca muntah tak karuan. tapi rupanya belum begitu menjijikkan.
baiklah, semoga bagian ketiga bisa membuat nafsu makan kalian hilang.
tunggu saja!
^^ great! WOW nya brown didobel deh! lanjutt
...kusangka larinya bakal kesini.. Hebat, begundal!
saya tunggu bagian ke 3
^_^
jadi ini lanjutannya? hoi, begundal, kamu memang GILA! tapi aku sangat menyukai ide GILAmu kali ini. cerita ini belum tuntas ya? aku sangat bersedia menunggu.
kisah yang sungguh brilian, ndal!