tidak lagi ada pertanyaan tentang dirimu
karena untuk memulai itu
aku perlu menyadap karet dulu di hatiku
tak perlu kau pikirkan
putik rindu yang berjatuhan
menyelinap di sela-sela rambutmu
karena sebelumnya,ranting yang patah
tak sedikitpun membuat tidurmu terganggu
reaksimu terlalu biasa
ketika baru sekali ini
aku berhasil membenturkan mataku
dengan bintang-bintang yang membuatmu
mau mengikuti arus air sungai yang kau kagumi..
aku tertegun
ketika kau tau
untuk detak-detikku yang sempat terhenti beberapa waktu
bahkan mimpi yang kulayangkan tanpa angin berhembus
kau tau semuanya..
aku merana melebihi tanah kering
retak luka
engkau palingkan muka
tak ingin ku sentuh jemarimu
karena di tanganmu menggenggam tali
harapanku yang kau terbangkan kian kemari
permainan yang menyenangkan
menunggu waktu
puas dan terlepas..
Rating
Comments: 3
Rating:
Delicious
Digg
StumbleUpon
Propeller
Reddit
Furl
Facebook
Google
Yahoo
Technorati
terharu...
keren koq..
i cant say anything... =D> =D>
Assalamu'alaikum.
Sederhana sekali dan begitu mentah, diksi dan metaforrnya tak terlihat.
Permainana komposisi yang sederhana ini masih bisa engkau poles lebih kuat lagi.