elemen kecil cinta yang terserak dalam luasan tertutup kehidupan tak mungkin bergerak diluar teori medan. begitulah tentang semua benda yang pernah kita jadikan tanda akan adanya rasa. bahwa nyatanya, sayang memang bukanlah lintasan lurus tanpa jeda. bahwa nyatanya, ada ketidaksetiaan yang pernah hidup disana. tidak seperti lintangan fajar shaddiq yang tak lekang mengingatkan dua raka'at shubuh bagi umatnya, atau dentangan genta menemani kidung kemuliaan yang menjadi tanda bahwa ekaristi mulai menyapa.
pergeseran tentang makna cinta imbas dari putaran hidup yang semakin cepat, atau cakupan sabar yang rasa rasanya berskala logaritmik dimana semakin jauh akan semakin menyempit adakah menjadi satu satunya setapak untuk berjalan dengan sepasang kaki yang telah sama sama terluka. mungkin ini konvolusi dua hati, tapi benarkah akan menjadi konklusi tentang aku dan kamu yang harus berakhir di sebuah irisan himpunan hati yang diatasnya aku memanjat tiang pancang, melihatmu pergi..
Rating
Comments: 56
Rating:
Delicious
Digg
StumbleUpon
Propeller
Reddit
Furl
Facebook
Google
Yahoo
Technorati
Luar biasa Cerdas...
Ane gak mampu komentar; ane salut, si Degul juga salut, ente bener2 bahlul, berkelas, kelas satu lagi
Beh..beh..beh..ngik..ngik, ane ketelak coretan ente
boleh kugolongkan puisi serius?
masih jauh dari jangkauanku mas...
KATA2MU MEMBIUS... KEREN!
Kunjungi karyaku juga, ok, thx
Terimakasih banyak atas saran buat puisiku...
maklum itu bener2 puisi pertama ku yg bener2 jadi.
Karena aq nggak terlalu tau ttg puisi, maaf nih mo tanya...puisi spt di atas itu jenis apa ya?...untuk menikmatinya orang perlu tahu lebih dahulu mengenai istilah2 yg dipakai, jadi penikmatnya menjadi terbatas....ibaratnya mungkin lukisan abstrak, kubisme dll...dan kalau puisi karya Taufiq Ismail itu jenisnya apa...
Bos,pgn ngajak kolabs
plus benz,mas dayat,navigator,mahar,ezra..
Mau tak?ntar q cb krm gt.
Diksi eksklusif sering menyulitkan orang memaknai / menikmati suatu karya satra; Tapi dengan terseok-seok aku akhirnya bisa menghabiskan 5 porsi karya mu ini.
Wuenakkkk tenan;
Dari dua tulisanmu tidak satupun kutemukan huruf besar (capital)
Apakah itu kau jadikan ciri khas tulisanmu?
Salam persobatan Yovan Wisnu
i wonder what type of woman u'r look'n for. it's quite complicated to understand, is that a puzzle or what? hehehe...kid'n..tapi salut dah:)
sederhana memahami rasa, menimbang dan menimang ketulusan,
memahami pengertian....yang berakhir...
terasa sebagai pemahaman....
kebingunganku akan katamu tak sebesar bingungku akan rasamu.....