Aku terjatuh
Terpuruk dalam limbah tak bertuan
Nafasku tergorok oleh bau sengat sang raja
Penguasa nurani yang kondang dengan kemunafikannya
Dan aku terus mengikutinya
Tanpa sadar kiblat kebenaran kusingkirkan
Tanpa paham bahwa dosa kian membasahi jiwa
Nuraniku tak lagi bangun
Terombang-ambing dalam nista dunia
Terpekik dalam tajamnya peran manusia
Yang tak lagi paham arti menghamba
Haus kuasa dan tergoda hingar-bingar dunia
Romansa jiwa terlalu kukuh dengan cinta
Cinta buta pada yang fana
Oooh Tuhan
Kiranya hamba sedang mengadu
Mengemis belas dan cinta-Mu
Kerongkongan jiwaku telah lama kering
Mungkinkah kasih-Mu akan memancarkan cairan kalbu
Meredam sendu dan menyejukkan kehampaan
Hingga kembali mengukuhkan iman
Aku gila sesaat
Namun tersadar dalam sebongkah masa
Kesempatan hadir di ujung dermaga waktu
Menyirnakan gundah nan kelabu
Hingga kulihat sinar terang menghampiriku
Dan kurasakan kehadiran-Mu
Tag:







