entahlah..
kenapa hati ini jadi luluh merindu gini...
"kamu ingat tidak, ketika kau bilang yang paling jelang adalah langkah
mengayun arung di atas tahun, membentuk makna bagai manik
menegaskan kembali ketegaran dan menyingkirkan kegamangan
dari keraguan yang dicicil oleh tabungan luka dalam sebuah perjalanan
masih teringat pula ketika ku katakan bahwa
yang paling gapai adalah sapa, pada saat kita berdiri diatas
segala konsep, menyingkirkan kelu benak dan nalar
dari keterasingan yang kita susun dalam perjalanan
penaklukan atas hari hari
kadang ku pikir hidup ini hanyalah selayang gugur daun
sehembus angin bermain sebentar
dalam analisis pemrograman seperti hubungan ruang-waktu,
tanggapan-tanggapan fisik dan fungsional yang tidak sistematis
seperti satu tarikan nafas yang menggembungkan paru-paru
sebelum akhirnya dikeluarkan
sini mendekatlah....
bukankah waktu tak lagi linier, tak lagi absolut
jiwaku sudah memecah dinding kaca saat tadi malam
tak ada lagi bisa halang, semuanya jadi anomali
semua membatalkan aksioma
kecuali satu bisik sayang yang terucap di tatapmu
dinda...
jika cinta seribu, kupilih satu
yang paling akut, yang paling semaput,
paling tidak sederhana
yang tak pernah janjikan bahagia
Tag:







