”Kau pikir dirimu hebat?” Kau menatapku dari atas jendela.
Aku berhenti mengasah kuku, melirik ke arah Si Kurus yang masih asyik menonton ’Braveheart’, sebelum menjawab, ”Karena hendak menantang kawanan anjing itu besok? Tidak.”
”Bukan. Kau pikir dirimu hebat, karena bisa datang kemari, mengambil hati semua kucing, kemudian pergi begitu saja, dan kembali sudah menjadi mayat?”
”Aku hanya melakukan apa yang harus kulakukan.”
”Termasuk mematahkan hatiku?”
”Kau menyesal telah berkenalan dengan kucing yang akan mati?”
”Tidak. Bagaimana mungkin aku menyesal...” Kumis indahmu bergetar. ”Telah mencintaimu?”
”Kalau begitu jangan menyesal.” Aku melompat ke sampingmu. ”Kita berdua masih punya malam ini.”
”Miaaawww.”
Rating
Comments: 15
Rating:
Delicious
Digg
StumbleUpon
Propeller
Reddit
Furl
Facebook
Google
Yahoo
Technorati
cerita2nya, aku bingung...
...
Bung Vilam melakukannya lagi.
FREEEEEDDOOOOOOM! Ha ha ha ha.
lucu ini.
Simple and lucu..
Lumayan ^^
kucing yang romantis
semakin menggoda kucing-kucingnya.
hiiii..
ternyata kucing bisa romantis juga..
villam pernah liat kucing kawin ya? pantes..^.^
Halah :D
p.s: gw mau kasih point 8 tapi kalo point-nya jadi 5, maaf ya. Browser gw agak error.
Guys, please read my poems & stories at K.com ^_^
ujung2nya jadi cerita kucing garong euy..
Setelah "Gelisah" sekarang Romantisme Kucing.. Ehm..ehem..
Hayoo, what happen ya??
Masih seperti biasanya, baguss..
Tapi,hik..hiks.. aq kangen ma Vilnar, kangen ma coklatnya Fabian..
Kenapa turun gunungnya lama sekali??
Kapan balik ke padepokan??
gue gak suka bagian :
”Kau menyesal telah berkenalan dengan kucing yang akan mati "
terlalu pesimis untuk kucing yang menantang anjig bertarung.
but ... it's a romantic story, and i like it
prequel yang lucu..
bener. lebih satu kata...
tapi gpapa kalee...
hehe...^^
pertamanya kayak adegan serius, ternyata kucing 'bercinta', tetep aja bikin geli...
Good Job dech!
Baca cerita Key juga...
Lho koq kelebihan 1 kata ??
Kucing kawin.....