Cadar Tahan Api..

168
points
"

Bukan buat siapa-siapa.. Nikmati saja untaian kata, tapi jangan sampai berprasangka..

"

Cadar…
Kain itu kukaitkan di depan jantung..
Berharap detakan bisa teredam dalam semalam.
Menutupi otak untuk menyampaikan pesan yang tak ingin kudengar..
Cadar ini kukaitkan..
Niatku akan kuat kuikatkan..
Sehingga hatiku yang mengkilat takkan terlihat dan membawaku ke dalam suatu tipu muslihat.
Seharian aku mengawasi, takut cadar terlepas detik ini..
Syukurlah..
Ternyata dia bertahan sepanjang pagi ini.
Nanti sore akan pantau lagi..
Hari pertama..
Dia terlihat kuat..
Hari kedua…
Baik-baik saja..
Hari ketiga, keempat, minggu pertama, minggu kedua, semua oke, cadar kelihatan gemulai menutupi paras jantung ini..
Tapi….
Apa ini???
Tak tau siapa yang melepaskan, cadar itu terkulai malam tadi..
Detakan terlalu keras menghentak nadi..
Cadar tadi kaitnya meleleh padahal setahuku disana tak ada api..
Ternyata ada sedikit bara yang tak kusadari..
Membakar cadar putih yang kusangka tahan api..
Aku tak kuat..
Aku pun terbakar bersama cadar..
Hatiku panas, air mataku dingin, jantungku berhenti..
Semoga aku masih hidup esok hari..

Hey… Sadarlah!!!
Wahai gadis yang takut mencintai..
Cadar kali ini sudah meng-arang, membisu..
Harus kau ganti dengan yang baru..!!

Your rating: None Average: 8 (21 votes)
dikirim shafira 36 minggu 1 hari yang lalu
Tag: