captain morisson

13
points
"

cerita ini adalah cerita tentang superhero mungkin mirip dengan cerita superman tapi captain morrison lebih hebat dari pada superman

"

BEGINNING

perang besar sedang terjadi disebuah planet bernama THING perang ini sudah lama terjadi kira-kira sudah selama 200 tahun, planet THING selalu diserang oleh bangsa dari planet Rims mereka tidak pernah menyerah, sang raja pun sangat bingung, ia meiliki seorang anak yang masih bayi bernama Morrison ia pun memaasukkan anaknya kedalam kapsul disana sang raja menulis sebuah pesan permintaan maaf sekaligus tolong untuk merawat anak tersebut raja tersebut pun akhirnya mengirim bayi tersebut ke bumi, dengan kecepatan yang tinggi capsul tersebut pun menuju bumi bayi tersebut bukanlah bayi yang luar biasa ia sama seperti bayi yang lainnya yang special hanyalah matanya yang berwarna biru, saat diperjalanan capsul tersebut menabrak sebuah benda berwarna merah yang disebut batu red storm ledakan besar pun terjadi tapi tidak merusak capsul tersebut seluruh energi pun masuk kedalam kapsul itu si bayi pun menghirup udara tersebut tak lama kemudian capsul tersebut pun memasuki galaksi bima sakti, capsul tersebut pun meluncur kearah bumi akhirnya capsul itu tiba, lalu capsul itu menembus atmosfer bumi lagi-lagi kejadian aneh terjadi capsul tersebut tidak terbakar oleh atmosfer, capsul tersebut terus melucur kearah sebuah tanah lapang saat itu seorang wanita yang sedang berjalan untuk kembali kerumah melihatnya, ia pun mendekati kapsul tersebut, setibanya disana ia membuka kapsul tersebut alangkah kagetnya saat ia melihat, ia melihat seorang bayi mungil lalu keluarlah pesan digital yang dibuat oleh sang raja planet THING “bagi siapa saja yang menemukan anakku saya minta maaf sekali saya mohon untuk merawat anakku dengan baik saya tidak bisa merawatnya karena planet kami sedang diserang demikian saya ucapkan terima kasih” itulah pesan digital yang dibuat oleh sang raja.
Wanita itu pun membawa bayi tersebut kerumahnya namanya Tracy ia pun merawat Morrison dengan penuh kasih sayang akhirnya Morrison pun tumbuh ia mulai masuk sekolah ia sekolah dikota bernama brocks city ia adalah anak yang pendiam ia sangat baik dan penurut, seiring dengan waktu berjalan ia tumbuh menjadi seorang remaja ia sama saja dengan remaja bumi yang lainnya tidak ada bedanya ia pun mudah bergaul dengan teman-temannya.

superpower

Suatu hari ia diajak temannya untuk berpesta ia pun mengikuti ajakkan temannya malamnya ia dijemput oleh temannya ia pun tak lupa meminta izin kepada orangtuannya,
“hey mor lihat malam ini kita akan senang-senang ok”kata Bruce teman Morrison
“ok deh”jawab Morrison
Akhirnya mereka tiba ditempat tujuan, mereka semua turun dari mobil bruce, mereka masuk kedalam sebuah club disana Morrison bersenang-senang ia tampak menikmati pesta lalu temannya menawarinya wine ia pun menerimanya lalu meminumnya setelah minuman itu tertenggak, Morrison langsung pusing ia pun pergi kekamar kecil matanya berubah menjadi merah lalu dari tubuhnya pun keluar wine yang ia minum ternyata tubuhnya menolak wine tersebut, ia pun menddak menjadi lemas lalu ia kembali kepesta tersebut ia menemui teman-temannya lalu ia pun pamit untuk pulang,
“wey buru-buru amat seh”kata Jim
“iya nih sorry ya”kata Morrison
“ya udah ati-ati lo”kata Bruce, Morrison pun berjalan keluar setibanya diluar ia pun berjalan kaki sambil mencari bus untuk pulang kerumahnya setibanya ditengah jalan ia melihat seorang wanita tua sedang dijambret tasnya, wanita tua itu pun berteriak-teriak meminta tolong, Morrison pun langsung lari mengejarnya tanpa terasa ternyata ia berlari sangat cepat hingga akhirnya dia mendapatkan jambret tersebut, ia pun mendorong jambret tersebut hingga jatuh ketanah, ternyata jambret tersebut membawa pistol ia pun menodongkan pistolnya kearah Morrison, Morrison pun bingung ia mengangkat kedua tangannya,
“Wow sorry kesenggol kita bisa ngomong baik-baik gak”kata Morrison sangat ketakutan
“lo tau lo berurusan sama siapa”kata jambret tersebut, Morrison pun mendadak mengagetkan sang jambret ia mencoba mengambil pistol tersebut dari tangannya tampaknya sangat sulit jambret tersebut mengarahkan peluru kearah leher Morrison “TAR” suara senapan tersebut, semua orang yang melihatnya pun kaget wanita tua yang dijambret pun meneteskan air matanya, ia tampak bangga kepada anak muda tersebut, tetapi takdir berkata lain ternyata Morrison tidak mati, peluru tersebut menjadi gepeng Morrison pun membuka matanya waktu tampak berhenti sejenak mata Morrison berubah menjadi merah ia pun memukul sang jambret “BUK” jambret tersebut terpental cukup jauh Morrison pun berlari ia mengangkat sang jambret dari tanah
“F***K” kata sang jambret ia pun menembaki muka Morrison berkali-kali tetapi tampaknya percuma Morrison tampaknya kebal terhadap peluru tersebut Morrison pun melempar jambret tersebut hingga menghantam, sebuah mobil polisi jambret tersebut ditangkap oleh polisi, lalu morisson melanjutkan perjalannannya,
“Hey anak muda siapa kamu”tanya polisi, Morrison tidak menjawab ia meneruskan perjalannannya.

Sebuah pengakuan

Setibannya dirumah ia menceritakan hal ini ke ibunya lalu ibunya menceritakan sesuatu
“Morris ada hal yang harus kita bicarakan ini sudah waktunya”kata Tracy
“apa mom?”tanya Morrison
“sebenarnya kamu bukan anak biasa”
“maksudnya”
“kamu bukan anak bumi”
“What”
“kamu berasal dari planet THING 20 tahun yang lalu ibu menemukan kamu di sebuah tanah lapang saat pulang dari sungai, lalu ibu mendekati tempat ledakan tersebut” Tracy pun langsung mengambil capsul saat Morrison masih bayi ia menyerahkan capsul tersebut kepada Morrison, Morrison pun menghela nafas ia membuka kapsul tersebut lalu ia melihat pesan digital yang ditinggalkan ayahnya ia pun menjadi sedih,
“Ini”kata Tracy sambil menyerahkan sebongkah batu berwarna merah
“thanks sudah mau merawat saya selama ini”kata Morrison kepada Tracy, ia pun menjadi sedih.

Call me Captain Morrison

Keesokan harinya Morrison pergi kesekolahnya seperti biasa tapi kali ini ia kurang serius dalam belajar ia pun merenungkan dirinya tak terasa jam pulang pun berdering ia pun pulang kerumahnya ditengah jalan ia melihat sebuah truk kehilangan kendali Morrison pun berlari kearah truk tersebut ia berusaha mengejar truk tersebut ia pun berhasil memegang bagian belakang truk tersebut ia pun menarik truk tersebut ternyata truk tersebut sangat berat Morrison pun terseret-seret oleh truk tersebut lalu ia melihat seorang anak kecilk didepan truk tersebut Morrison pun langsung mencoba berlari mendapatkan anak kecil tersebut akhirnya ia berhasil ia memeluk anak itu lalu truk tersebut meluncur kearah Morrison “BRRAAK” truk tersebut menghantam tubuh Morrison truk tersebut pun hancur seperti baru saja menabrak sebuah tembok baja semua orang yang melihat pun kaget melihat kejadian tersebut,
“besok lagi kalo nyebrang hati-hati ya dik”kata Morrison kepada anak kecil tersebut
“iya kak”jawab anak itu lugu lalu ia berlari kearah ibunya, Morrison pun kembali pulang kerumahnya setibanya dirumah ia langsung mengambil sebuah kertas ia menggambar sesuatu ternyata ia menggambar kostum untuk dirinya setelah gambar itu selesai ia pun pergi mencari bahan-bahan yang diperlukan ia membuat sendiri pakaian tersebut hasilnya sangat bagus sekali paduan warna hitam dan huruf M didadanya ia pun memakai pakaian tersebut ia melihat ada yang kurang ia harus menutupi identitas dirinya ia pun memakai sebuah penutup mata akhirnya ia siap untuk keluar rumah ia pun berlari keluar rumah dengan cepat lalu melopat, lompatannya sangat jauh sekali ia bisa melompat sangat jauh lalu ia mencoba melompat lalu menekan bagian kakinya saat mendarat hasilnya tanah yang diinjaknya menjadi remuk hancur berkeping-keping,
“it’s cool amazing”kata Morrison ia pun melanjutkan perjalanannya ia pun melompat, lompatannya sangat tinggi hingga ia menembus atmosfer bumi lalu ia kembali meluncur kebumi ia melucur sangat cepat lalu ia pun terbayang jika ia mendarat tanah yang diinjaknya pasti akan hancur ia pun bingung lalu ia membalikkan arah badannya, hasilnya ia pun terbang ia masih sangat kaku karena belum terbiasa akhirnya ia pun dapat terbang kesana-kemari bagaikan seekor burung lalu ia melihat sekawanan perampok yang sedang kucing-kucingan dengan polisi ia pun memutuskan untuk menangkap polisi itu ia terbang kearah perampok itu ia pun mendaratkan kakinya didepan hood mobil perampok itu karena bagian depan tertekan mobil itu pun terbalik Morrison pun menahan mobil itu lalu ia membuka pintu mobil tersebut dan mengeluarkan para perampok tersebut, perampok-perampok itu pun tidak meneyerah mereka menghujani tubuh Morrison dengan peluru dari senapan mereka Morrison pun melempar perampok yang dipegangnya ke tong sampah ia tidak kenapa-kenapa karena ia kebal terhadap peluru Morrison pun menghampiri perampok yang lainnya ia merampas senapan dari salah seorang p-erampok lalu ia mengangkat sang perampok,
“What do you want” kata Morrison
“I’m sorry man” kata perampok tersebut, lalu Morrison melempar perampok itu kearah mobil polisi
“Call me Captain Morrison” kata Morrison, lalu ia pun terbang meninggalkan orang-orang itu.

Serbuan Dr.freaks 1

Keesokan paginya berita kemunculan Morrison pun ditayangkan seorang ilmuwan bernama Dr.freaks sedang menyaksikan berita tersebut ia terlihat sangat senang dengan kehadiran captain Morrison ia berharap captain Morrison dapat membantunya dalam bisnis bahan peledeak akhirnya ia pun memutuskan untuk membuat onar dikota agar ia dapat bertemu dengan captain Morrison ia pun memakai baju tempurnya yaitu berupa baju besi berwarna merah yang dilengtkapi dengan pistol magnum 40k dan tabung jet dibagian punggungnya ditangannya pun sudah disiapkan roket ia pun memakaikan helm dikepalanya bentuknya seperti kepala serigala berwarna merah tapi dengan 1 tanduk diatasnya ia pun pergi meninggalkan laboratoriumnnya ia menuju kepusat kota ia tidak sendirian sekitar 20 orang anak buahnya ia ikut sertakan mereka mengenakan baju besi tetapi dengan warna putih dan hanya membawa senjata saja tidak lengkap seperti Dr.freaks,
“STOP!”kata Dr.freaks mereka berhenti ditengah pusat kota
“shoot”kata Dr.freaks, lalu para prajuritnya pun menembaki gedung-gedung disekitarnya.
Saat yang sama Morrison sedang makan disebuah rumah makan mendadak ia melihat sesuatu di matanya yaitu keadaan pusat kota yang sedang diserang oleh Dr.freaks dengan sigap ia pun menyelesaikan makannya lalu ia berlari keluar ruangan ia pun membuka bajunya dan mengganti dengan kostumnya lalu ia pun terbang menuju pusat kota.
Dipusat kota Dr.freaks sedang menembaki gedung-gedung disekitarnya dengan senjatanya, tiba-tiba sebuah peluru ia lontarkan ke seorang nenek tua tepat sebelum peluru itu menembus tubuh nenek-nenek tersebut captain Morrison pun datang ia menangkap peluru tersebut,
“What do you want old man” kata captain Morrison
“You come, I’m waiting you”kata Dr.freaks, captain Morrison pun langsung terbang kearahnya, dan langsung mencekik lehernya Dr.freaks pun langsung menorongkan senjatanya kekepala captain Morrison dan “DAR” peluru tersebut mengenai pas di dahi captain Morrison tetapi peluru tersebut menjadi gepeng captain Morrison pun langsung melempar Dr.freaks , Dr.freaks pun menghantam sebuah gedung seluruh anak buah Dr.freaks pun menyerang Captain Morrison, Captain Morrison pun tidak tinggal diam ia menuju salah satu anak buah Dr.freaks ia menghajar satu persatu anak buah Dr.freaks dengan cepat semuanya pun dapat dibasmi hingga tinggal ada Dr.freaks, Dr.freaks pun bangun kembali ia mengeluarkan bazooka dari balik tabung jetnya ia pun mengarahkan kearah Captain Morrison “DAR” turpedonya mengenai tubuh Captain Morrison ledakan besar pun terjadi, ledakan tersebut membuat Captain Morrison bergeser posisinya dari semula ia menatap Dr.freaks dan terbang menujunya Dr.freaks pun menyerang Captain Morrison dengan turpedonya berkali kali hingga akhirnya Captain Morrison berada didepan Dr.freaks lalu “BANG” sebuah tinju dimentahkan oleh Captain Morrison hingga membuat Dr.freaks terpental ke gedung dibelakangnya lalu Captain Morrison menghampiri Dr.freaks,
“what do you want?”tanya Captain Morrison
“you know I need you”jawab Dr.freaks
“buat apa”tanya Captain Morrison
“kita bisa bekerja sama bersama-sama kita menyelundupkan bahan-bahan kimia untuk berperang”
“trus semua negara berperang gitu satu sama lain”
“ya kayak gitulah”
“I’m sorry I can’t join with you”
“Why, bayangkan berapa keuntungan yang bisa kita dapat kita akan jadi orang kaya raya kita akan melebiahi dari…”
“stop speak”bentak Captain Morrison
“you know, you is crazy old man 1 more again you destroy my city, next you destroy now get out from my city”bentak Captain Morrison
“Ok kita memang gak bisa bersama”kata Dr.freaks lalu ia pergi meninggalkan Captain Morrison bersama anak buahnya.
Smentara Captain Morrison masih terbang ia pn medarat kebawah seorang wartawan menghampirinya,
“Captain Morrison, boleh saya bertanya tadi siapa yang bertarung bersama anda”kata seorang wartawan
“I don’t know but if tomorrow he come again I want come for help this city”jawab Captain Morrison
“Captain Morrison dimana anda tinggal?”
“sorry saya tidak bisa memberi tahu karena terlalu rahasia”
“ok bisa tolong buka topeng anda”
“sorry It’s privacy, ok question end I must go”kata Captain Morrison lalu ia pun terbang meninggalkan orang-orang.
Ia berhenti disebuah gedung tinggi ia berdiri tegak ia memandang keadaan kota ia terlihat tampak gagah diatas gedung tersebut.

Serbuan Dr.freaks 2

Keesokan paginya saat Morrison membeli sebuah Koran ia melihat tampang wajahnya dikoran tersebut ia melihat Captain Morrison ia tersenyum-senyum ia pun membawa Koran tersebut sampai disekolahnya sesampainya disana ia kabarkan kepada orang lain, ternyata kabar Captain Morrison sudah diketahui oleh seorang temannya willy
“hey dah tau belum?”tanya Morrison
“apaan”tanya willy
“itu Captain Morrison”
“oh itu gue dah tau katanya seh kuat banget dia”
“serius lo”
“iya bahkan dia bisa ngancurin gedung, liat neh”kata willy sambil menyodorkan sebuah Koran dan Morrison pun melihatnya ia hanya tersenyum saja melihatnya.
Sementara itu dimarkas Dr.freaks ia sedang merencanakan sesuatu ia tampak sedang membuat sesuatu ternyata ia sedang membuat bazooka untuk serbuan yang kedua ia sudah menyiapkan sesuatu untuk hantaman Captain Morrison selanjutnya,
“its great, its amazing, its very incredible” kata Dr.freaks, ia pun mengangkat benda itu, ia mengajak beberapa anak buahnya untuk ikut bersama, mereka pun terbang menuju pusat kota.
Sementara Morrison sedang belajar dikelasnya ia merasakan hal yang kurang enak, perasaannya mendadak jadi kurang baik tiba-tiba dari matanya terlihat Dr.freaks dan pasukannya sedang menyerang kota ia pun bingung memilih antara tetap belajar atau pergi menyelamatkan kota bila ia tetap belajar puluhan orang bisa jadi korban, bila ia menolong kota ia bisa dikeluarkan dari sekolah karena membolos pelajaran, ia pun menjadi sangat bingung, ia frustasi lalu tiba-tiba bel sekolah berdering tanda pelajaran selesai ia pun langsung mengepak buku-bukunya lalu ia berlari keluar sekolah setibanya diluar sekolah ia tetap berlari ia membuka bajunya dan memakai kostum superheronya lalu ia melompat dan langsung terbang menuju pusat kota.
Oo..ow apa yang terjadi kota sudah hancur porak-poranda Dr.freaks pun sudah tidak ada ditempat Captain Morrison pun bingung dibuatnya ia tampak menyesal andai ia lebih cepat tiba ia pun melihat mobil-mobil yang hancur dan ia juga mendengar tangisan-tangisan ia merasa bersalah ia pun kembali terbang ia mencari Dr.freaks dengan emosinya yang masih tinggi ia mencari kesana kemari ia tidak menemukannya ia pun terus berusaha hingga akhirnya matanya memberi tahukan keberadaan Dr.freaks, ia pun langsung menuju ketempat dimana Dr.freaks sedang melakukan serangan. Setibanya disana ia langsung memukul kepala Dr.freaks berkali-kali hingga Dr.freaks terbentur disebuah gedung, lalu para anak buahnya menembaki Captain Morrison, Captain Morrison pun tidak tinggal diam lalu ia menghabisi anak buah satu per satu ia menghajar habis-habisan semua emosi Captain Morrison ia curahkan saat sedang lengah Dr.freaks menembakkan bazooka yang dibuatnya “DARR” sebuah ledakan yang sangat besar terjadi, ternyata usaha Dr.freaks kali ini berhasil Captain Morrison terpental cukup jauh akibat ledakan tersebut, Dr.freaks pun langsung mnegejar Captain Morrison ia terbang tepat diatas Captain Morrison, saat itu Captain Morrison sedang lemas ia pun menhajar Captain Morrison hingga ia membentur tanah, lalu Dr.freaks pun turun menghampiri Captain Morrison, ia mengarahkan bazookanya kearah muka Captain Morrison,
“sekarang sudah berakhir”kata Dr.freaks
“lo tau gue gak akan mati”kata Captain Morrison
“really” bentak Dr.freaks lalu ia mundur beberapa meter, dan menembakkan bazookanya kearah Captain Morrison “DAR” ledakan besar pun terjadi, orang-orang yang melihatnya pun menjadi sedih karena mereka kehilangan supoerheronya, tetapi takdir berkata lain, tiba-tiba Captain Morrison keluar dari ledakan itu dengan bajunya yang compang-camping karena terkena ledakan ia pun langsung mengangkat Dr.freaks lalu ia membawa terbang Dr.freaks sampai menembus atmosphere,
“you know how that death now?”tanya Captain Morrison
“how?”tanya Dr.freaks
“YOU”kata Captain Morrison sambil melempar Dr.freaks kebumi
“NOOOOO”teriak Dr.freaks ketakutan saat Captain Morrison melepas pegangannya, Dr.freaks pun mencoba menyalakan jetnya tetapi jetnya sudah terbakar karena atmosfer bumi, ia pun meluncur dengan sangat cepat, Captain Morrison pun mengejarnya ia memukuli Dr.freaks terus menerus hingga babak belur, sebelum Dr.freaks sampai ke tanah ia sudah mengangkat Dr.freaks hingga ia tidak terjatuh Captain Morrison pun menyerahkan Dr.freaks kepada polisi, semua warga yang melihatnya pun memotret Captain Morrison, Captain Morrison hanya tersenyum-senyum saja, tidak lama akhirnya ia pun terbang meninggalkan kerumunan itu.
Setibanya dirumah ibunya Morrison mengetahui tentang anaknya ia tampak bangga terhadap Morrison,
“Kamu tidak menggunakan kekuatan itu dengan salah kan”kata tracy
“no mum”jawab Captain Morrison. Lalu ia melanjutkan perjalanannya menuju kamarnya dan beristirahat.
Keesokan harinya setibanya disekolah Captain Morrison menjadi perbincangan teman-temannya mendengar tanggapan teman-temannya ia hanya tersenyum saja.
Sepulangnya sekolah Ia langsung pulang kerumahnya lalu ia berganti pakaian dan terbang lagi ia siap untuk menyelamatkan dunia takdir brock city ada ditangannya.

Selesai

Captain Morrison 2

Setelah kejadian penangkapan Dr.freaks, Captain Morrison menjadi sangat dikenal oleh warga brock city memang Captain Morrison belum ada yang mengetahui siapa dirinya yang sebenarnya, Captain Morrison hanyalah seorang remaja biasa.
“hai Morrison apa kabar”tanya bruce teman Morrison
“baik gimana tugas udah selesai belum”tanya Morrison
“hmmm dikit lagi sih”
“oke deh tapi udah pasti selesai kan tu tugas”
“iyalah tenang aja”
“ok deh percaya gue sama lo”jawab Morrison lalu ia melanjutkan perjalanannya menuju ruang kelasnya disana ia bertemu temannya Diana
“hay Diana”sapa Morrison
‘hay Morrison”jawab Diana dengan senyumnya yang ramah Diana adalah teman perempuan Morrison dia anak yang baik, ramah dan cantik, Morrison selalu menyapa Diana setiap hari ia tidak pernah lupa itu.
“oh ya tugas lo dah selesai”tanya Diana
“eeee belum bruce lagi terusin tuh’jawab Morrison
“o gitu bisa Bantu gue gak”
“bisa emang ada apa”
“yang ini nih”kata Diana sambil memberi tahu tugas yang ingin ia tanyakan
“o ini mah gak susah-susah amat”kata Morrison ia pun segera mengerjakan tugas tersebut tak lama kemudian tugasnya pun telah selesai,
“hey Diana tugasnya sudah selesai”kata Morrison
“thanks ya”jawab Diana
“sama-sama”jawab Morrison
“oh ya lo dah makan”
“belum”
“ke kantin yuk mau gak”
“hmmm boleh deh’kata Morrison lalu mereka berdua berjalan menuju kantin, setibanya disana mereka memesan makanan dan bercerita banyak hal,
“oh ya morris kalo gue boleh tau rumah lo dimana ya”tanya Diana
“deket koq dari sini neverland street no 54 blok d”jawab morrison
“wah lumayan juga tuh jaraknya dari sini”
“iya”
“lo gak pernah bawa kendaraan”
“jarang seh gue bawa kendaraan”
“o gitu kapan-kapan gue boleh ya main kesana”
“o gak papa koq main aja”kata Morrison, lalu Bruce datang menghampiri mereka
“hey lagi pada asik makan neh”tanya Bruce
“iya ayo gabung aja”kata Diana
“wait a minute”kata Bruce, lalu ia pergi memesan makanan, setelah itu ia pun duduk bersama Morrison dan Diana
“oh ya tugas gimana dah selesai”tanya Morrison
“dah koq tinggal dipresentasikan aja”kata Bruce
“sip deh”kata Morrison
“oh ya habis ini kita kelapangan ya”kata Bruce
“ada apa emangnya”tanya Diana
“gue masuk tim rugby sekolah”jawab Bruce
“wes asik neh”kata Morrison
“co’I”kata bruce, setelah mereka bertiga selesai makan, mereka pun menuju kelapangan, Morrison segera mencari tempat duduk bersama Diana, sementara bruce pergi ke locker untuk berganti pakaian.
Tak lama kemudian Bruce pun keluar ia memakai kostum tim rugby sekolah dia tampak keren, lalu tiba-tiba willy datang teman Morrison,
“hey disini lo, gue cariin juga”kata willy
“lo dari tadi tuh kemana aja”tanya Morrison
“kan ngerjain tugas sama Bruce”
“o gitu”kata Morrison, lalu tiba-tiba melihat sesuatu ia melihat sebuah pesawat terbang yang akan jatuh,
“e… Diana gue pergi sebentar ya”kata Morrison
“mau kemana”tanya Diana
“e ke toilet sebentar deh?”jawab Morrison
“ya udah deh”kata Diana, lalu Morrison pun berlari ia segera membukapakaiannya dan memakai kostum hitamnya dan tak lupa memakai topeng, ia pun langsung melompat dan terbang ia menuju kearah pesawat tersebut, tak lama kemudian ia pun sudah melihat pesawat tersebut ia segera mengangkat pesawat itu, ia berusaha mengangkat moncong pesawat itu ia pun berhasil membuat pesawat stabil ia segera pindah ketengah-tengah bagian pesawat dan segera mengangkat pesawat tersebut, ia pun segera mencari tempat yang tepat untuk mendaratkan pesawat tersebut ia melihat sebuah lahan golf ia pun menuju kelahan tersebut setibannya disana ia mencari tempat yang aman untuk meletakkan pesawat tersebut, akhirnya ia pun menemukan tempat yang pas ia segera menurunkan pesawat tersebut, lalu ia berjalan kearah pintu masuk lalu ia segera membuka pintu tersebut,
“apa ada yang terluka”tanya Captain Morrison
“tidak ada”jawab seorang penumpang
“terima kasih Captain Morrison”kata seorang anak kecil
“baik kalo begitu saya harus pergi”kata Captain Morrison, lalu ia pergi, ia kembali kesekolahnya.
Setibanya disana ia melihat Diana sedang sendirian,
“eh sorry ya lama”kata Morrison
“lo kemana aja sich?”tanya Diana
“enggg tadi ngantri”
“lho tumben-tumbenan”kata Diana lalu mereka memperhatikan permainan football.

Green lizard
N
Go home

Beberapa jam kemudian Morrison dan Diana pulang kerumahnnya masing-masing, setibannya dirumah Morrison langsung menuju kekamarnya saaat ia membuka pintu kamar lagi-lagi matannya melihat sesuatu, ia pun segera berganti pakaian dan pergi, kali ini ia melihat seekor kadal sedang memanjat gedung sambil membawa seorang anak kecil, setibanya disana ia langsung memukul kadal itu, hingga anak kecil itu pun terlepas dari pegangan kadal itu Morrison pun mengejar anak kecil itu, tetapi sang kadal tak mau kalah ia melompat dan mengejar Captain Morrison, Captain Morrison pun berhasil memegang anak kecil itu tapi si kadal hinggap dipunggung Captain Morrison, Captain Morrison pun berusaha menjauhkan kadal itu dari tubuhnya akhirnya mereka pun mendarat si anak diturunkan Captain Morrison, tapi tugas Captain Morrison belum selesai ia mengejar kadal yang hinggap digedung ia pun mencekik leher kadal itu,
“hey Captain Morrison we can talk”kata kadal
“what is your name”tanya Captain Morrison
“im green lizard”
“dari mana asal lo?”
“we from THING planet we need you”
“coba lo ngomong pake bahasa THING”
“gue diutus sama raja THING yang gak lain n gak bukan adalah orang tua lo Morrison gue diutus untuk menjemput lo, lo harus ikut sama gue ke planet THING kita semua butuh lo(gue diutus sama raja THING yang gak lain n gak bukan adalah orang tua lo Morrison gue diutus untuk menjemput lo, lo harus ikut sama gue ke planet THING kita semua butuh lo)”
“ok gue baru percaya(ok gue baru percaya)”
“ok kalo gitu kita harus segera pergi(ok kalo gitu kita harus segera pergi)”
“tapi gimana sama semua rakyat gue(tapi gimana sama semua rakyat gue)”
“for along time leave they and save your planet(for along time leave they and save your planet)”
“ok kalo gitu(ok kalo gitu)”kata Captain Morrison lalu ia segera pulang kerumah,
“bu ada yang ingin saya bicarakan”kata Captain Morrison masih memakai costum super heronya
“ada apa Morrison”tanya ibunya
“I must go”
“kemana?”
“aku harus pulang”
“tapi kau sudah pulang nak”
“bukan, aku harus pulang keplanet ku”
“untuk apa planet mu telah hancur”
“belum, planet ku masih ada, sekarang mereka sedang berperang mereka membutuhkan bantuanku”
“kalau memang benar, pergilah kau milik mereka, tapi satu pesanku, kembalilah lagi kebumi semua orang membutuhkanmu”
“baiklah kalau begitu aku akan pergi”kata Captain Morrison, lalu ia berjalan keluar rumah lalu ia terbang untuk menemui green lizard,
“I’m ready”kata Captain Morrison kepada green lizard
“lo tau semua kekuatan lo gak bakal ada gunanya diplanet lo nantinya”kata green lizard memberitahu
“ok gue tau”kata Captain Morrison, lalu ia masuk kedalam kapal green lizard mereka segera melakukan perjalanan ke planet THING perjalanan mereka berjalan cukup lama, walalu dengan kecepatan cahaya mereka harus melewati 5 galaksi terlebih dahulu sebelum tiba diplanet THING.

Stormman

Setibannya disana mereka langsung mendarat perasaan Captain Morrison sangat berbeda ia merasakan senang, bahagia, bercampur sedih saat tiba dikampung halamannya karena setibannya disana ia hanya melihat puing-puing reruntuhan,
“apa yang terjadi”tanya Captain Morrison
“kemungkinan besar kita terlambat”jawab green Lizard
“oh tidak”
“setidaknya kita masih punya harapan”
“apa?”
“kita belum ke istana kita harus melihat sang raja yang tak lain dan tak bukan adalah orang tuamu”
“benar mari kita berdoa agar ia selamat”
“benar”, lalu mereka berdua menuju keistana perjalanan mereka berjalan cepat.
Setibannya disana Captain Morrison hanya menemukan puing-puing reruntuhan ia langsung berlari measuki istana tersebut green Lizard mengikuti dari belakangnya, lalu Captain Morrison berhenti sejenak disebuah tempat, sulit dipercaya baginya ia tidak bisa menemui ayahnya,
“apa benar kita terlambat”tanya Captain Morrison
“sepertinya iya”kata green Lizard
“belum kalian belum terlambat” tiba-tiba mereka mendengar suara dari reruntuhan lalu muncullah seseorang memakai baju berwarna hitam biru menggunakan masker rambutnya berantakan ia tampak letih ia memakai masker, lalu ia menekan tombol sesuatu didagunya lalu maskernya terbuka,
“lo belum terlambat(lo belum terlambat)”kata pria itu
“siapa lo(siapa lo)” tanya Captain Morrison
“Gue stormman(Gue stormman)”kata pria itu
“kita semua menunggu lo, green lizard lama sekali lo(kita semua menunggu lo, green lizard lama sekali lo)”kata stormman
“sorry gue mesti mincing Captain Morrison biar bisa keluar(sorry gue mesti mancing Captain Morrison biar bisa keluar)”
“ok kalo gitu kita mesti ketempat perlindungan(ok kalo gitu kita mesti ketempat perlindungan)"
“ok kalo gitu kita langsung kesana(ok kalo gitu kita langsung kesana)”kata Captain Morrison lalu stormman berjalan didepan mengawal mereka berdua, Captain Morrison sudah tidak sabar ingin bertemu dengan orangtua kandungnya, lalu mereka tiba disebuah gedung mereka bertiga masuk kedalam gedung tersebut, Stormman melepaskan maskernya, lalu ia menempelkannya pada tembok, lalu tiba-tiba tembok tersebut bergerak membuka Captain Morrison dan yang lainnya pun masuk kedalam, setibannya didalam mereka bertiga pun kaget, karena ruangan tersebut kosong
“apa-apaan ini (apa-apaan ini)?”tanya Captain Morrison
“storm gimana seh katannya mereka ada disini?(storm gimana seh katannya mereka ada disini?)”tanya Green lizard
“gue yakin semua warga mengungsi ketempat ini(gue yakin semua warga mengungsi ketempat ini)”kata Stormman
“kalo gitu berarti mereka semua dah mati?”kata Captain Morrison
“tampaknya iya(tampaknya iya)”kata Stormman, lalu Green Lizard melihat sesuatu ditanah ia pun mengambil benda itu, apa yang ia lihat ia pun kaget dibuatnya, lalu ia segera berlari kearah Captain Morrison dan Stormman,
“hey lihat ini(hey lihat ini)”kata Green Lizard lalu Stormman membuka benda tersebut sebuah pesan video digital pun terlihat, sebuah video penyerangan tempat pengungsian tersebut, dimana para pengungsinnya dibantai habis oleh warga planet Rims melihat video tersebut Captain Morrison pun menjadi geram ia membanting pesan digital tersebut, Captain Morrison berjalan membelakangi arah Green Lizard dan Stormman Captain Morrison, lalu Green Lizard mengamnbil pesan tersebut, ternyata pesan tersebut belum berakhir Green Lizard memperhatikan kalimat terakhir yang diucapkan oleh seorang prajurit Rims,
“planet selanjutnya yang akan kami serang adalah bumi"
(planet selanjutnya yang akan kami serang adalah bumi)

BACK TO EARTH

Green Lizard pun memberitahu hal tersebut kepada Captain Morrison dan Stormman dan mereka berdua pun kaget dibuatnya,
“apa hal selanjutnya yang harus kita lakukan (apa hal selanjutnya yang harus kita lakukan)”Tanya Stormman
“planet indah itu jangan sampai hancur (planet indah itu jangan sampai hancur)”kata Captain Morrison sambil menatap langit yang gelap
“jadi”tanya Green Lizard
“kita akan pergikebumi(kita akan pergikebumi)”kata Captain Morrison
“mari kita kesana(mari kita kesana)”kata Green Lizard, lalu mereka bertiga pun berjalan kearah pesawat Green Lizard setelah itu Green Lizard memberi aba-aba kepada mereka bertiga untuk berpegangan
“ok semua siap hitungan mundur dimulai 5…4…3…2…1… berangkat(ok semua siap hitungan mundur dimulai 5…4…3…2…1… berangkat)”kata Green Lizard mereka pun berangkat menuju bumi, dengan kecepatan penuh ketigannya menuju Bumi, lalu Captain Morrison mencoba melihat keadaan bumi ia melihat keadaan disana masih tenang belum terjadi apapun.
Sementara itu Dr.freaks berada dipenjara, ia dipenjara dengan keamanan yang ketat karena ia seorang yang sangat berbahaya,
“hey Dr.freaks ada yang ingin bertemu denganmu”kata seorang opsir, lalu Dr.freaks keluar dari dalam selnya, ia berjalan dengan tangan terborgol dan dipandu oleh opsir tersebut, lalu ia pun bertemu dengan tamunya tersebut ternyata salah satu sahabatnya,
“gimana lo betah disini”tanya temannya yang bernama marcos
“lo kemana aja seh”tanya Dr.freaks
“ada hal penting yang harus gue kerjain”
“apa tuh”
“nyari kelemahan musuh lo”
“trus dah lo temuin”
“ya namanya red storm”
“apaan tuh?”
“sebuah sebuah batu berwarna merah yang ada diperbatasan galaksi bima sakti”
“trus gimana kita ngedapetinnya”
“gue yakin orang tua Captain Morrison pasti punya”
“hmm dia”
“lo tau dimana dia tinggal”
“gue gak tau dimana dia tinggal tapi 20 tahun yang lalu sebuah capsul mendarat dibumi gue yakin warga sekitar pasti bisa ngasih tau sesuatu”
“bagus juga ide lo”
“waktunya habis”kata seorang opsir
“ok ya udah kalo gitu kita cari”kata marcos
“maksud lo?”tanya Dr.freaks, lalu marcos pun menembak borgol Dr.freaks lalu ia menembaki para opsir penjara, kerusuhan pun terjadi hujan peluru dimana-mana,
“wey dah gila lo?”tanya Dr.freaks
“iya, mang kenapa?”tanya marcos, lalu marcos mengambil ht-nya dan menghubungi anak buahnya, dan tak lama anak buahnya pun datang menyerah penjara tersebut para anak buah Marcos menyelamatkan Dr.freaks ia pun menggiring Dr.freaks untuk keluar dari penjara tersebut, usahanya pun tak sia-sia Dr.freaks berhasil kabur dari penjara tersebut, Dr.freaks sudah masuk kedalam mobil Marcos pun masuk kedalam mobil lain, ia pun pergi dari tempat tersebtu tapi apalah daya Marcos pun tertembak oleh seorang sniper penjara tersebut sementara Dr.freaks bebas,
“kemana kita sekarang pak?”tanya supir
“anterin gue ke estate steert”kata Dr.freaks
“baiklah”jawab supir tersebut mereka pun menuju estate street.

Sementara itu Captain Morrison hampir tiba dibumi mereka pun langsung menuju ketempat-tinggal Captain Morrison, sebelum mendarat saat Captain Morrison melihat bumi ia ber teleport dengan ibunya,
“bu aku pulang”kata Captain Morrison, ibunya pun mendengarkan dalam hatinya Tracy sangat menantikan kedatangannya, tak lama kemudian sebuah pesawat mendarat dipekarangan rumah Tracy, ternyata itu adalah Captain Morrison Tracy langsung menyambut kedatangan Captain Morrison, Captain Morrison pun turun dari pesawat bersama Green Lizard dan Stormman,
“hai bu”kata Captain Morrison
“selamat datang nak”kata Tracy sambil berlari kearah Captain Morrison dan memeluknya
“oh ya perkenalkan ini temanku Green Lizard, dan Stormman”kata Captain Morrison sambil menunjuk kearah keduannya
“hai”kata Green Lizard dan Stormman serempak.

Sementara itu Dr.freaks sudah tiba dikediamannya disana ia disambut oleh anak buahnya, mereka semua sujud dihadapan Dr.freaks,
“ok semuannya bangun tugas kita makin berat, kita akan benar-benar membunuh Captain Morrison kali ini”kata Dr.freaks , semua anka buahnya pun bertepuk tangan,
“Mari kita selesaikan tugas kita dengan cepat”kata Dr.freaks,lalu seorang anak buahnya datang danmemberikannya sebuah baju besi yang pernah ia pakai saat melawan Captain Morrison sebelumnya,
“LET’S FINISH THE JOB” Teriak Dr.freaks kepada anak buahnya.

Malam harinya Morrison tidak bisa tidur ada hal yang mengusiknya ia sangat ingin sekali melihat keadaan orangtua kandungnya, jam sudah menunjukkan pukul 01.00 tapi Morrison belum tidur juga, saat sedang melamun tiba-tiba ia melihat sesuatu dimatanya, brock city sedang diserang oleh Dr.freaks ia pun kaget mengetahuinya ia segera mengambil kostumnya dilemari pakaiannya ia langsung berganti baju dan terbang keluar melalui jendela, mendadak telinga Green Lizard bergetar ia pun langsung bangun dari tidurnya ia melihat Captain Morrison sudah tidak ada dikamarnya lalu ia pun keluar dari kamar Morrison, sementara Stormman melihat sesuatu dari matannya ia segera bangun dari tidurnya dan terbang mengikuti Captain Morrison.
Setibannya disana Captain Morrison tidak melihat apapun kota tampak tenang ia pun bingun ia mencoba melihat dengan telepati dimatanya, tak lama kemudian Green Lizard dan Stormman pun datang,
“ada apa Captain Morrison ?“tanya Green Lizard
“aku melihat kekacauan dikota lewat telepati mataku tetapi setibannya disini aku tak melihat apapun dan kota terlihat tenang”kata Captain Morrison
“mungkin itu mimpi”kata Stormman
“bukan aku yakin itu bukan mimpi”kata Captain Morrison
“apa yang kau lihat”tanya Green Lizard
“Dr… Dr.freaks musuh lamaku yang kini mendekam dipenjara yang sangat ketat, tapi bagaiman ia bisa kabur dari sana”tanya Captain Morrison
“aku memang kabur dari penjara”tiba-tiba sebuah suara terdengar oleh Captain Morrison dan Captain Morrison pun langsung menghadap kearah suara tersebut, dari kegelapan tiba-tiba muncul seseorang dengan baju besi dan ternyata ia adalah Dr.freaks Captain Morrison pun langsung kaget dibuatnya,
“doc…doc… Dr.freaks”kata Captain Morrison kaget
“oh jadi dia Dr.freaks”kata Stormman
“mari kita hajar dia”kata Green Lizard
“tunggu dulu aku kemari bukan untuk berkelahi tapi untuk mengatakan sesuatu padamu Captain Morrison”kata Dr.freaks
“apa yang ingin kau katakan”kata Captain Morrison marah
“sebenarnya kekalahanmu sudah didepan mata, aku kemari bukan untuk berkelahi denganmu”kata Dr.freaks.
Ternyata Dr.freaks sudah melakukan rencana lain ia mengirim anak buahnya kerumah Morrison untuk mencari red storm, pintu depan rumah tracy dihancurkan oleh anak buah Dr.freaks, mereka segera mencari pemilik rumah tracy pun terbangun setelah mendengar suara tersebut, ia segera menuju ketangga ia melihat beberapa orang mengobrak-abrik rumahnya, ia pun takut lalu ia berlari menuju kamar Morrison ia mendapati Morrison sudah tidak ada, mendadak hpnya menyala para anak buah Dr.freaks pun langsung menuju kelantai atas, Tracy pun langsung bingung ia langsung berlari menuju kamarnya untuk mematikan hpnya tetapi terlambat anak buah Dr.freaks menemukannya mereka langsung menangkap Tracy,
“dimana batu red storm”tanya anak buah Dr.freaks
“apa batu apa?”tanya Tracy
“jangan pura-pura”
“aku tidak tahu apa yang kau bicarakan”
“beritahu atau kau mati”
Sementara itu Captain Morrison melihat sesuatu dimatanya ia melihat ibunya sedang ditikam melihat hal itu ia pun segera pergi,
“maaf Dr.freaks ada hal lain yang harus kukerjakan”kata Captain Morrison lalu ia pergi meninggalkan Dr.freaks
“AKU BELUM SELESAI BICARA”teriak Dr.freaks kesal
Tak lama kemudian Captain Morrison pun tiba dirumahnnya ia mendapati ibunya sedang ditikam Captain Morrison bersiap-siap untuk memukul para anak buah Dr.freaks, tapi anak buah Dr.freaks menodong ibu Captain Morrison dengan senjata lebih dari 7 orang menodongkan senjatannya, lalu salah seorang dari mereka maju menuju Captain Morrison,
“bila mau ibumu selamat sekarang beritahu kami dimana kau menyimpan red storm itu”kata anak buah Dr.freaks
“aku tidak akan beritahu mu cari saja digalaksi lain”bentak Captain Morrison
“baiklah jika kau mau ibu mu mati hari ini”kata anak buah Dr.freaks, lalu beberapa orang mengkokang senjatanya bersiap menembak
“jangan”kata Stormman, seorang anak buah Dr.freaks yang tadi menghadap Captain Morrison segera melihat kearah Stormman
“ada apa anak muda”kata anak buah Dr.freaks, lalu Stormman membuka kepala sabuknya ia mengambil sesuatu dari sana ternyata sebuah batu red storm,
“damn NO”kata Captain Morrison kesakitan karena berdekatan dengan batu itu, ia pun segera menjauh dari batu itu, lalu Stormman menyerahkan batu itu kedapa anak buah Dr.freaks, lalu anak buah Dr.freaks pun pergimeninggalkan rumah itu,
“kenapa kau berikan”kata Captain Morrison
“aku hanya ingin menyelamatkan ibumu, aku tak ingin kau kehilangan orang tua untuk kedua kalinya”kata Stormman
“maksudmu?”tanya Captain Morrison
“sebenarnya aku berbohong, orang tua mu sudah mati, mereka mati dalam peperangan terbunuh oleh rakyat planet Rims”jelas Stormman
“oh my god”kata Captain Morrison
“sorry aku harus bilang terlambat akan hal ini”
“ok gak papa yang penting lo dah bilang yang sebenarnya tentang mereka sama gue”kata Captain Morrison
“gue turut berduka cap” kata Green Lizard
“ok sekarang kita tinggal jalanin hidup apa adanya sekarang kita harus rebut batu itu dari Dr.freaks”
“sip”kata Green Lizard

Serbuan Dr.freaks 3

Dr.freaks freaks sudah mendapatkan batunya ia sudah siap untuk menyerang Captain Morrison, apa yang akan terjadi pada Captain Morrison?
Ini adalah bab terakhir dalam cerita buku ini kali ini Captain Morrison benar-benar kewalahan menghadapi Dr.freaks, karena batu red storm sudah dimiliki Dr.freaks apa jadinya Captain Morrison sekarang apakah dia mati atau sebaliknya?
Hari masih pagi kira-kira pukul 05.00 Captain Morrison sudah bangun dari tempat tidurnya ia sengaja bangun lebih pagi untuk berolahraga tidurnya semalam tidak terlalu nyenyak karena hanya memikirkan Dr.freaks saja.
Sementara ia sedang asik berolahraga Green Lizard datang menemuinya,
“hey Morrison ada apa tumben oleh raga pagi?”tanya Green Lizard
“gue cuma mau pemanasan doank kok”jawab Captain Morrison
“o gitu”
“gue mau tanya sebenernya apa efek dari batu itu sama diri gue selain kekuatan gue ilang semua”
“efek tertinggi dari batu itu adalah kematian, ya lo bisa mati karena batu itu”kata Green Lizard serius
“gue gak tau apa yang akan terjadi sama kota ini kalau gue sampai mati gak ada lagi yang bisa ngelindungi kota ini dari Dr.freaks”
“Ya gue tau itu”kata Green Lizard
Stormman baru bangun dari tidurnya hari sudah cukup siang matahari sudah terbit ia baru bangun dari tidurnya ia langsung keluar dari kapalnya lalu pergi menuju rumah Morrison,
“hey storm”sapa Morrison
“oh hay”jawab Stormman
“tidur lo nyenyak ya”tanya Morrison
“ya gitu deh”jawab Stormman
“oh ya lo gak skolah”tanya Stormman
“sebentar lagi gue jalan koq”jawab Morrison sambil menelan omeletnya, setelah selesai mengunyah makanannya Morrison langsung mengambil tas nya dan bergegas untuk pergi sekolah,
“mom aku pergi dulu ya”kata Morrison kepada Tracy
“hati-hati ya”kata Tracy,
Lalu Morrison pun berjalan menuju halte bus untuk menuju kesekolahnya, beberapa menit ia menunggu akhirnya buspun tiba juga saat ia melangkahkan kakinya dilantai bus tiba-tiba matannya melihat hal lain ia melihat Dr.freaks berada disekolahnya memporak-porandakan sekolahnya iapun langsug mengurungkan niatnya naik bus ia turun dari bus itu ia segera berlari dan melompat terbang menuju sekolahnya, tapi apa yang terjadi disana tidak ada apa-apa ia tidak melihat Dr.freaks keadaan sekolah sama seperti biasa tentram tidak ada keributan.
Jam pelajaran dimulai Morrison memasuki kelasnya, ia sangat serius mengikuti pelajaran, belum lama pelajaran dimulai lagi-lagi ia melihat Dr.freaks lagi kali ini benar terjadi, beberapa detik kemudian Dr.freaks pun menghampiri sekolah Morrison, Dr.freaks muncul dari jendela sekolah, kali ini ia sendirian tanpa ditemani ajudannya, ia menembaki seluruh tembok sekolah siswa-siswi pun kalang kabut begitu juga para guru Morrison langsung menuju kamar mandi, tapi gagal sebelum tiba disana ia dihadang oleh Dr.freaks, Dr.freaks menangkapnya dari belakang dan mengangkatnya “ON” teriak Dr.freaks lalu baju besinya menerangkan sebuah cahaya berwarna merah, Morrison pun langsung lemas, keringat mengucur deras dari tubuhnya, tak lama Green Lizard dan Stormman datang, Stormman langsung menghajar Dr.freaks, Morrison terlepas dari pegangan Dr.freaks hingga ia jatuh, tapi beruntung sebelum ia jatuh Green Lizard menangkapnya dan meletakkannya ditanah, sementara Stormman sibuk melayani Dr.freaks, beberapa kali ia memukul Dr.freaks, tidak mau kalah Dr.freaks pun menembakkan senapannya kearan Stormman sebuah peluru berbahan batu red storm, “DAR” peluru itu mengenai tubuh Stormman dengan seketika Stormman pun terjatuh dari ketinggian 400m, “NO” teriak Green Lizard, ia pun langsung menghampiri Stormman,
“I’m sorry I can’t help you” kata Stormman lalu ia memejamkan matanya
“jangan pergi”kata Green Lizard, Stormman pun tewas, Green Lizard sangat sedih ia sampai meneteskan air matanya, lalu mendadak matanya berubah menjadi hijau baju yang dipakainya pun menjadi sempit otot-otonya pun membesar “ I MUST KILL HE” kata Green Lizard ia segera memanjat sebuah gedung sesampainya diketinggian tertentu ia melompat kearah Dr.freaks, iapun kini tepat berada di punggung Dr.freaks,
“hey apa ini”kata Dr.freaks ia segera menodongkan senjatanya kebelakang, melihat hal itu Green Lizard langsung berganti arah ia hinggap didada Dr.freaks ia memukuli kepala Dr.freaks berkali-kali,
“you kill my friend” kata Green Lizard kesal ia terus memukuli Dr.freaks hingga terjatuh, ia mengangkat Dr.freaks tinggi-tinggi, ia terus memukuli Dr.freaks hingga ia tak berkutik, lalu Green Lizard melempar Dr.freaks, Dr.freaks pun terjatuh tetapi ia masih bisa untuk bangun ia mengambil senjatanya lalu mengarahkannya kearah Green Lizard, dengan sigap Green Lizard pun berlari dan berlompatan kearah Dr.freaks, Dr.freaks menembak secara asal, Green Lizard hinggap di kepala Dr.freaks hingga menutupi matanya, Dr.freaks masih menembaki secara asal lalu dengan sigap Green Lizard mengambil senapan Dr.freaks dari tangannya lalu ia melompat dari tubuh Dr.freaks dan menodongkan pistol itu kearah Dr.freaks,
“mau apa lo?”kata Dr.freaks, lalu Green Lizard menarik pelatuknya, tetapi senjata itu tidak berfungsi Dr.freaks menekan suatu tombol di tangan besinya lalu “DAR” ledakan besar terjadi pistol itu meledak dan Green Lizard terlempar cukup jauh, sementara Morrison yang lemah mulai sadar, Diana menghampirinya,
“Morrison lo gak papa kan” tanya Diana
“gak-gak papa koq” kata Morrison, lalu ia berdiri, ia berjalan pelan membelakangi Diana
“lo mau kemana”
“Captain Morrison belum datang gue percaya dia akan datang”
“terus”
“gue mau panggil dia”
“caranya”
“gue gak tau yang pasti dia pasti datang”kata Morrison ia langsung berlari jauh dibelakang Diana ia melepas pakaiannya ia melompat dan terbang.
Sementara Diana masih berada ditempatnya ia belum beranjak lalu Bruce datang menghampiri,
“Diana dimana Morrison”tanya Bruce
“gue gak tau” jawab Diana
“oh man dimana sih tu anak”
“katanya dia mencari Captain Morrison”
“what!?”
“ya itu katanya dia nyari Captain Morrison”
“oh ada lagi orang kayak gini”kata Bruce sampil menjambak rambutnya dengan kedua tangannya, lalu Diana memejamkan matanya dan berkata dalam hati “please come Captain Morrison we need you” lalu ia membuka matanya lalu memandang kelangit ia melihat seberkas cahaya, ternyata Captain Morrison telah tiba ia langsung menuju kearah Dr.freaks ia langsung memukul Dr.freaks, Dr.freaks pun terlempar Captain Morrison menghampirinya lagi sambil berlari, Dr.freaks langsung berdiri ia mencekik leher Captain Morrison saat berlari kearahnya, Dr.freaks mencekiknya dengan keras “ON” teriak Dr.freaks bajunya pun menyala lagi Captain Morrison mendadak lemas, Dr.freaks memukulinya berkali-kali hingga ia terjatuh, Dr.freaks mengeluarkan sebuah pedang dari punggungnya Dr.freaks langsung mengarahkan kearah Captain Morrison ia bersiap untuk menusuk Captain Morrison “YOU MUST DIE” teriak Dr.freaks sambil mengarahkan pisaunya kearah Captain Morrison, suasana menjadi hening dan sangat sepi Diana, Bruce dan Willy sedang melihat Captain Morrison, lalu Diana teringat dengan ucapan Morrison, waktu itu saat mereka berdua sedang makan bersama mereka sangat asik mengobrol saking asiknya mengobrol Morrison pernah bertanya kepada Diana,
“lo tau gak siapa Captain Morrison”tanya Morrison
“gak tau mang kenapa”jawab Diana
“gimana kalo lo misalnya tau kalo Captain Morrison itu gue”
“ngarang aja lo”kata Diana sambil tersenyum
“trus gimana”tanya Morrison lagi
“ya mungkin gue akan senang punya teman superhero”
“trus”
“gue mau minta anter pulang kerumah tapi gak pake mobil”
“so”
“ajak gue terbang”kata Diana, Diana pun jadi teringat kalimat Morrison, Dr.freaks mengarahkan pisaunya kedada Captain Morrison, tiba-tiba sesosok kadal hijau berlari kearah Dr.freaks, ternyata itu Green Lizard ia sudah sadar tetapitakdir berkata lain pedang Dr.freaks mengenai dada Green Lizard, Dr.freaks langsung melempar jasad Green Lizard dari tubuhnya,
“Captain Morrison save ear…..th”kata Green Lizard lalu ia pun berhenti bernafas dan tewas
“you kill my friend again” kata Captain Morrison matanya berubah menjadi merah, ia mengeluarkan sinar laser dari matanya kearah Dr.freaks, Dr.freaks pun terlempar Captain Morrison mengampiri Dr.freaks, tapi ia kembali lemah saat dekat dengan Dr.freaks, kesempatan ini diambil oleh Dr.freaks ia kembali memukuli Captain Morrison hingga babak belur, ia pun mengangkat Captain Morrison dan membawanya terbang lalu melepaskannya dari langit, benturan keras pun terjadi saat Captain Morrison jatuh ketanah.

Dr.freaks lose

Dr.freaks menghampiri Captain Morrison yang lemah ia menghampiri Captain Morrison,
“kenapa Captain Morrison, krnapa lo jadi lemah kenapa hah”bentak Dr.freaks sambil memukuli kepada Captain Morrison
“you know I can’t death”kata Captain Morrison lemah
“oh yeah”kata Dr.freaks lalu ia mengangkat Captain Morrison dan melemparnya hingga membentur sebuah gedung, gedung itu rubuh reruntuhannya menimpa Captain Morrison, Dr.freaks pun tersenyum ia berjalan pelan menghampiri Captain Morrison,
“I know I can kill you”kata Dr.freaks sambil tersenyum, lalu dari reruntuhan gedung itu keluar sebuah tangan ternyata itu adalah tangan Captain Morrison ia bangkit bajunya robek tapi tak ada darah yang keluar dari tubuhnya Captain Morrison mengambil sebuah batu yang besar, ia mengangkatnya lalu melemparkanya kearah Dr.freaks, Dr.freaks pun ikut terdorong karena batu itu lalu Captain Morrison pun mendapatkan ide ia menimpuki Dr.freaks dengan bebatuan dengan jarak yang jauh, Dr.freaks pun terlempar kesana kemari hingga akhirnya Dr.freaks sudah sangat lemas ia terbaring ditanah lalu Captain Morrison berlari kearah Dr.freaks, ia mencopoti lapisan luar baju besi Dr.freaks, keringat mengucur deras dari kepala Dr.freaks, Captain Morrison sangat lelah hingga akhirnya ia berhasil melepas lapisan baju Dr.freaks, lalu ia menghancurkan lapisan tersebut hingga akhirnya batu red storm sudah tidak ada lagi, Captain Morrison sangat marah ia mencekik leher Dr.freaks,
“What are you doing?”tanya Dr.freaks
“liat aja” kata Captain Morrison, lalu ia membawa Dr.freaks terbang menembus atmosfer bumi hal itu membuat Dr.freaks tidak bisa bernafas lalu Captain Morrison terbang menuju bumi dengan kecepatan tinggi hal itu membuat mereka berdua terbakar atmosfer.
Sementara Diana yang berada dibumi melihat sebuah gumpalan api jatuh dari langit yang tak lain itu adalah Captain Morrison dan Dr.freaks, Captain Morrison menabrakkan diri disebuah gedung hingga membuat gedung itu roboh, dari dalam puing-puing gedung itu muncul sesosok bayangan ternyata itu adalah Captain Morrison dan ia menggendong Dr.freaks, Captain Morrison mengangkat Dr.freaks lalu melemparkannya kearah kap mobil polisi,
“my job finish”kata Captain Morrison kepada seorang polisi
“yes, sir”jawab polisi itu, lalu Captain Morrison menghampiri Diana, Diana pun berdebar-debar,
“you know where Morrison”tanya Diana
“dia disuatu tempat dimana orang tidak akan pernah tau dimana ia sekarang”kata Captain Morrison, lalu ia terbang, ia pergi menjauhi Diana, kini ia berdiri diatas bumi ia memandang indahnya bumi walaupun ia baru saja kehilangan kedua temannya Green Lizard dan Stormman , Captain Morrison berdiri tegak disana,
“I promise I never make this planet destroy” kata Captain Morrison lalu ia terbang mengelilingi bumi,
Keesokan harinya sekolah tempat Morrison belajar libur untuk sementara karena gedung hancur Morrison pun datang kesekolah disana ia bertemu Diana,
“hey pa kabar”tanya Morrison
“baik?”jawab Diana
“kayaknya kita libur panjang nich”kata Morrison
“iya nich, oh ya losemalem kemana koq langsung ngilang seh”kata Diana
“e..ee semalem gue moto Captain Morrison”
“oh ya yang bener lo”
“iya gue dapet foto yang bagus-bagus lho”
“coba gue liat donk”
“oh ya lupa gak gue bawa”
“gimana kalo kita kerumah lo”
“jangan deh besok aja gue bawain”
“ya udah deh”kata Diana, lalu Bruce dan willy datang
“hey Morrison”sapa Bruce
“hey”jawab Morrison
“oh ya makan yuk disono ada resto burger baru tuh cobain yuk”kata willy
“ayo deh boleh juga tuh”kata Diana
“gimana Mor”tanya Bruce
“boleh deh”jawab Morrison mereka berempat pun berjalan menuju restoran tersebut.
Selesai makan Morrison segera berganti pakaian lalu terbang kelangit memandang indahnya bumi ini.

Selesai

Your rating: None Average: 4.3 (3 votes)
dikirim eno_rockman 36 minggu 14 jam yang lalu
Tag: