Usai diperiksa, Profesor Irene memisahkan diri dari rombongan. Matanya seolah tak mampu berkedip. Sebuah kawah besar menganga di depan gedung DINA. Noda hangus melebar melebihi luas stadion sepak bola.
Digta juga menyaksikan puing-puing di sekitar gedung. Ia berputar ke belakang dan mendongak. Seluruh jendela di gedung DINA tidak lagi berkaca. Beberapa bagian telah runtuh.
“Apa kalian tidak takut berlama-lama di sini...?” Digta bergerak menjauh.
Salam kenal Kakak Senior ^o^
tulisan kakak hebat. Aku suka sekali. Suka duakali malah. Ceritanya menggigit. Tapi kok bagian c lebih duluan terbit?
By the way, aku juga nulis cerita xang latar belakang PD III. Tapi settingnya luar angkasa. Kalau aku posting, tolong dikomentari ya Kak.
Maaf beribu maaf.... Ternyata, ada fragmen yang ketinggalan. Dipikir hilang atau terhapus permanen, ternyata bersembunyi di sebuah berkas dengan nama lain. Sekali lagi maaf.
Pernyataan lisensi: Teman-teman boleh menyalin cerita ini ke media simpan lokal. Penggandaan diizinkan selama dalam bentuk digital, tidak menghilangkan sumber atau penulis asli, dan tidak untuk melanggar norma dan peraturan yang berlaku, dan bukan untuk tujan komersial. Jangan mencetak cerita ini ke atas kertas! Pohon sudah banyak yang ditebang untuk itu.
Pengumuman: Kisah Bagian 8: Ada Apa dengan Andiev A dan B, di-posting sekitar tanggal 22/23 Maret 2008. Mulai Bagian 6 ini, KISAH akan diusahakan selalu posting teratur, yakni berjarak dua minggu dari posting sebelumnya, pada hari Sabtu atau Minggu.
Namun, waktu memang tidak bisa dihentikan. Setelah tergelincir di ufuk barat, mentari kembali datang keesokan pagi. Sesuai daftar yang ditulis oleh Si ... lanjut baca
“Sisa hidup Sira...?” Aku tersengat. Serta-merta tubuhku membeku. “Tinggal besok...?” Entah bagaimana, aku melejit menjauhi daun pintu.
Apa ... lanjut baca
Kelas XI IA 4. Aku terduduk di pojok kanan depan kelas dengan wajah menunduk. Teman sebangkuku hari ini kembali tidak masuk, dan kudengar beberapa mul ... lanjut baca
Kisah ini dibuka oleh penyerangan Armada Inverse milik Koloni Sapphire di Koloni Magna. Selain berlatar belakang untuk menguasai Koloni Magna sebagai ... lanjut baca
PERLU PERBAIKAN
INT. = interior
EXT. = eksterior
VO = voice over
VOC atau OC = menandakan karakter tidak terlihat kamera.
Filtered = untu ... lanjut baca
Sudah lima belas menit dan pintu itu masih menutup. Lampu yang menerangi tulisan Ruang Bedah di atasnya pun masih menyala merah. Seno hanya bisa menun ... lanjut baca
Lukman siswa kelas XII SMA, anak tunggal di sebuah keluarga sederhana. Di rumah, ia tinggal bersama Ayah seorang karyawan biasa sebuah perusahaan dan ... lanjut baca
Pagi yang enerjik. Matahari masih condong ke timur, tetapi enam mobil sudah adu lari menerobos ruas jalan. Di posisi pertama, ada mobil yang dikendara ... lanjut baca
Salam kenal Kakak Senior ^o^
tulisan kakak hebat. Aku suka sekali. Suka duakali malah. Ceritanya menggigit. Tapi kok bagian c lebih duluan terbit?
By the way, aku juga nulis cerita xang latar belakang PD III. Tapi settingnya luar angkasa. Kalau aku posting, tolong dikomentari ya Kak.
Ceritamu semakin berkembang, unsur seru mulai bisa ditemui dalam dialog cerita. Contohnya TNI punya pasukan Jin.
Terus menulis, ditunggu lanjutannya.