Dimana Taringmu?

Begitu dinginkah perasaanmu?
Begitu tinggikah egomu?
Begitu besarkah amarahmu?
Hingga Kau hanya membisu

Lelah hati ini
Lelah raga ini
Terkikis oleh kebisuanmu
Kebisuanmu yang membunuh rasa ini
Kebisuaanmu yang remukkan jiwa ini
Kebisuanmu yang membuatku lelah

Mana…
Mana suara teriakanmu yang tinggi?
Habiskah tertelan kebisuan itu?
Mana…
Dimana engkau mengantongi taringmu yang tajam?
Sudah tumpulkah dia?
Hanya engkau yang tahu
Di dalam kebisuanmu

Lobam, March 19th , 2008
14.55 WIB
bunda_ery

Rating

39
points
Views: 196 reads
Comments: 5
Rating:
65

Favorites

You have to login to access this feature click here

Flag

You have to login to access this feature click here

Read next posts

Be the first person to continue this post
Writer rianto
rianto at Dimana Taringmu? (1 year 39 weeks yang lalu)
80

bagus ini.

Writer lord_celebrum
lord_celebrum at (1 year 48 weeks yang lalu)
70

kau disini maksudnya Tuhan? kok di bait pertama ditulis huruf besar?.. tapi memang, lebih baik menghadapi orang yang marah teriak2, daripada yang diam

Writer douglas_aja
douglas_aja at (1 year 50 weeks yang lalu)
100

kerenn banget bu...

Writer ptnk
ptnk at KEREN... (1 year 51 weeks yang lalu)
70

eh.. aku yakin diam pada tempatnya itu bisa menyelesaikan masalah...!
keren puisinya...ttp berkarya..!!

Writer al faqir
al faqir at Yup (1 year 51 weeks yang lalu)
70

spertinya benar-benar mengungkapkan isi hati, polos, benar-benar polos, bahkan mungkin terlalu polos