Rindu ini...
begitu mencengkeramku dalam sepi,
begitu hampa dan sendiri
Rasa ini...
memanggilmu dengan suara tertahan,
mencoba melogika segala alasan
Tapi,
mengapa aku tak mampu melukis wajahmu...
wahai engkau yang menggugah gelisahku?
Rating
119
points
Views: 240 reads
Comments: 18
Rating:
Comments: 18
Rating:
Favorites
You have to login to access this feature click hereFlag
You have to login to access this feature click hereRead next posts
Be the first person to continue this post
Delicious
Digg
StumbleUpon
Propeller
Reddit
Furl
Facebook
Google
Yahoo
Technorati
menyentuh sampai ulu ledak jiwa,..ayo siapa yg menggugah gelisahnya ?
Assalamu'alaikum
Kesederhanaan yang begitu lembut.
haha..semakin dicari makin..
ya bgitulah rasanya:)
rasanya aku dapat "klik"nya nih.....:)
ini kekangenan bagi impian diri terdalam yang seringkali memaksakan mimpi terhadap seseorang di luar diri ego...:D
well : mampirlah ke puisiku : "memaksakan mimpi"
Keren deh...
siip deh
No comment dah..
Please visit my Profile :
mmm, sangat kita cintai tp dia pernh melukai ht mungkin???
kayaknya nih pacar Dunia Maya..he....
Bebaskan aku, dari kehampaan ini..
Sempurnakan hidupku, dari hancurnya hidupku
Adakah seseorang yang melepaskanku
dari kesepian ini (dygta, kesepian)
Bagus sekali...
Cinta, tiba tak berkendaraan mata. Tidak juga memahatkan rupa yang ada. Mungkin hanya tersirat pada bias ilahi, karena cinta adalah binatang penuh tanda tanya.
Sangat bagus...
aq g sependapat ama mubarak hilal, kadang wajah orang yg kita cintai emang malah sulit diingat.... aq pernah alami juga (ini kalau emang itu true story)
aah... berarti loe belum Cinta Beneran.
apa itu cinta? hahha? puisi ini gampang dicerna dan judulnya pun beneran eye-catching. tapi, belum bisa saya ngertiin maksudnya keseluruhan. mungkin karena hanya menceritakan sebagian saja?.
yah...bagaimana juga, saya masi pemula, saya cuma menganalisis dari sedikit ilmu yang saya punya sih...jadi boleh kok dilupakan saja..(^ ^)
coba comment puisi saya,please!
rindu yg begitu sembilu, hingga benak pun menolak untuk bayangkan wajah si dia takut makin koyak.. ahhh...
baguuus
kok bisa ya rindu?? padahal wajahnya aja gak inget... Itu namanya rindu.... berhubungan ama imajinasi
rindu, sepi... kenapa sekarang banyak sekali puisi dengan diksi ini?
rindu?? hmmm.. rasa yang sulit diungkap.
loh, kok malah ga bisa ngebayangin wajah dia?
jangan2 yang dirindu bukan 'dia'..
hehe. ^^
terus berkarya.