saat aku teringat dia yang kuingat
maka ku lukiskan perasaanku atas ingatanku ..
jadilah sebuah karya tanpa bumbu rekayasa..
maka commentlah agar aku tau
seberapa taukah dirimu atas ku...
makasiiii . . . ..
terjadi begitu saja...
mengalir lebih deras dari pada air sungai..
itulah tetes air mataku...
saat sepi mencuat . .
dari lubuk hatiku mencari kata
kata sebuah nama..
nama yang berarti untukku
sangat . . .
seperti matahari nama itu bagiku
tak sesempurna dia
lalu ku lengkapi..
tanya pun berjuta datang
tersirat dari berbagai mata..
melirikku seakan menuntutku menaburkan benih..
benih kebohongan..
yang slalu aku taburkan..
untuk menutupimu dari mereka..
untuk menutupiku dari mereka..
hanya bertiga.. berempat atau berapa punlah..
yang tau..
yang tau + mengerti..
maka mereka tidak akan bertanya..
akan kisah yang tejadi..
semut belum tentu mau tau..
maka tak banyak yang tau
jadi jika kau tau...
maka mengertilah..
mengertilah dan pahamilah..
maka kau tak kan mengeluarkan banyak tanya..
yang tak berarti..
Tag:












