“Kau tahu tidak, Pow ?”
“Guk-guk !”
“Perempuan memang menyebalkan,”
“Grrr…Guk !”
“Auh ! Jangan menggigitku. Ternyata kau tahu juga kalau aku membicarakan Aira,”
“Nnn..Guk !”
“Ha ha ha !! Kau menyukai perempuan itu, ya !”
“Guk-guk !”
“Tapi itu benar. Aira memang menyebalkan,”
“Guk !”
“Kau ingin tahu kenapa ?”
“Guk-guk-guk !!”
“Karena dia telah mencuri hatiku. Ya, itu benar, Pow. Menyebalkan bukan ? Menurutmu, apa yang harus kulakukan ?”
“Nnn..Guk-guk-guk !”
“Apa ? Jadi menurutmu aku harus…Ha ha ha ! Kau benar, Pow ! Kau benar ! Aku akan melakukannya setelah semua ini berakhir !
“Guk-guk-guk !!”
“Ya, aku akan menikahi perempuan itu, Pow. Aku akan menikahi Aira !”
Pilot yang selalu ditemani anjing jenis golden retriever-nya itu mengendalikan robot tempurnya dengan penuh semangat. Robot berukuran raksasa yang memiliki nama sandi Knight itu merangsek ke arah puluhan pesawat alien di hadapannya, tanpa rasa takut sedikit pun.
“Ayo, Knight ! Aku percaya padamu !” teriak Art, sang pilot. Ia mengaktifkan Alpha Engine dan robot itu pun melesat di angkasa bagaikan panah cahaya. Menghancurkan semua musuhnya tanpa ampun.
dikirim andreas 30 minggu 3 hari yang laluTag:








