132
points
Aku melihatmu menanti di depan rumah
Kau sempat mecuri hujan, kau simpan di kantung matamu
Kutanya apa, kau hanya mengibas
“bermainlah, nak"
Ibu, lidahku kelu hanya wajahku berkata
Letih sayapku mengepak menyusuri angin hingga ke negeri pelangi
Memetik cempaka emas ‘tuk kusematkan di pudar warna rambutmu
Ada luka, ada rindu yang menulang
Aku ingin pulang, menyisik di pangkuanmu
Kemudian angin membisiki dongeng ke bibirmu
Anakmu bermain terlalu lama…
Bisu berkata bisu cinta tak terkatakan
Sketsa wajahmu mengendur mengerut
Nafasmu kian lelah mengayuh langkah
O, aku melihatmu menanti di depan rumah
Jangan masuk sebelum aku tiba, Ibu
Karena saat kau mengeja namaku
Aku bersamamu..
dikirim Salju 30 minggu 2 hari yang laluTag:








