130
points
Siang... Langit tiba-tiba gelap, hujan datang
Para anak kecil keluar kegirangan
Meninggalkan pertapaan tidur siang
Membasahi raga di musim kemarau panjang
Bersenang-senanglah anak-anak mungil
Dewasa tak lagi kau anggap alam selayak surga
Selokan tanah tersulap menjadi kolam renang
Ceplak... cepluk... selusuri aku dengan langkah riang
Jernih berubah kuning tanah liat
Keajaiban!! Ucap wajah yang terlihat menggeliat
Dimana itu semua sekarang?
Keajaiban kota mengubur prana alam
Tiada lagi yang mengganggu anak tidur siang
Di dalam selokan selimut beton aku terdiam
Jernih riak tak lagi menjadi cermin biru
Korban sampah, yang mengubah cerah menjadi hitam
Berharap anak kecil bermain dengan riakku
Harapan kelabu dari jiwa yang tak dapat berucap kalam
Tag:









