Lelaki di Ujung Senja

Ia datang dengan tiba-tiba

Melibas derasnya arus peradaban

Ada seikat mawar di tangannya

Di ujung sore yang mempesona

Ia datang bersama senja

yang menaungi persada

Tajam tatapan matanya

Menusuk jantung cakrawala

Ada geliat luka yang terbaca

Di gurat keras wajahnya

Senja mengalun redup

Ia berjalan dalam langkah yang semakin menjauh

Meninggalkan kuntum-kuntum mawar

Yang kelopaknya jatuh berguguran

"Kemana perginya ia? Seorang lelaki berkalung kemilau senja"

seseorang tiba-tiba bertanya

"Ia hilang ditelan senja"

begitu saja

Ketika kutersadar ternyata

ia datang dengan sisa-sisa cinta

yang mulai mengering dalam genggaman waktu

tapi ia telah berlalu

bersama senja yang membawanya

menuju kelamnya gulita

Rating

30
points
Views: 221 reads
Comments: 4
Rating:
60

Favorites

You have to login to access this feature click here

Flag

You have to login to access this feature click here

Read next posts

Be the first person to continue this post
Writer haikalbgt
haikalbgt at (1 year 43 weeks yang lalu)
80

nice

Writer jornabae
jornabae at hah? (1 year 43 weeks yang lalu)
70

sisa cinta hah?
pilihan bijak tuh:D

Writer mbahYus
mbahYus at (1 year 44 weeks yang lalu)
70

iyya, bagus ni puisi...
Tp, ada sedikit yg keluar jalur (kaya'nya), pada kalimat :"seseorang tiba-tiba bertanya", krn spertinya tidak berhub dan tidak memperkuat isi puisi ini.
-peace-

Writer Mr Comment
Mr Comment at (1 year 44 weeks yang lalu)
80

Puisimu bagus, penuh misteri