Tangis......

TANGIS

Malam tak lagi memapah penawar lara
Kala diriku tersesat dalam gulita jiwa
Atau jalanku kah yang berserak duri nestapa
Hingga, langkah ini begitu betah dalam luka

Penat sudah kaki-kaki kelopak mataku
Mendaki terjalnya tanjakan hidup ini
Lunglai, menyisakan sedikit daya ‘tuk melangkah
Dan terseok kala nila berbagi kepedihan

Lihat, rombongan liliput air ini
Berbaris di tepian rerumputan nan lentik
Saling himpit menanti ‘tuk lewati gerbang ini
Berbekal kesedihan di punggung masing-masing

Derapnya mengalun syahdu
Menjajaki kedua belah bukit ketampanan diri
Walau terkadang butuh sebuah tongkat estafet
Namun, aku hanya sebuah tangis….

( 2 Mei 2008 )

dikirim nataryasena 16 weeks 4 days yang lalu
Tag: