Bu Kartika adalah seorang guru SD kelas 2. Ia adalah model guru teladan. Cara pendidikannya yang santai namun serius selalu membawa murid-muridnya memperoleh nilai yang tinggi dan disertai dengan pengetahuan yang semakin luas.
Kelas Bu Kartika juga adalah yang paling ramai. Namun ramai dengan antusias para siswa dalam menjawab pertanyaan. Kepala Sekolah selalu kagum dengan tingkat partisipasi di kelasnya. Namun, hari itu, kelas itu terlihat sunyi senyap. Dengan penasaran, Kepala Sekolah bertanya kepada Bu Kartika seusai jam sekolah.
“Bu Tika, kenapa hari ini kelas anda tumben sunyi?” tanya Kepala Sekolah.
“Entah, Pak. Saya juga bingung. Besok saya akan coba lebih baik,” jawab Bu Kartika.
Dua hari lagi berlalu dan kelas Bu Kartika tidak kembali ke tingkat antusias seperti sebelumnya. Oleh karena itu, Pada keesokan harinya, Bu Kartika bertanya kepada seluruh kelasnya.
“Anak-anak, mengapa kalian semua terlihat lesu dan lemas? Ajaran Ibu tidak menarik lagi?” tanya Bu Kartika. Namun semua murid masih terlihat malu menjawab. Bu Kartika kemudian bertanya kepada Arif yang biasanya paling antusias mengikuti pelajaran. “Arif, kamu mau beritahu Ibu kenapa kalian semua lesu akhir-akhir ini?”
Dengan malu-malu, Arif menjawab, “Kalau saya, Bu, lapar.”
“Lapar?” tanya Bu Kartika kaget. “Yang lain juga sama?” Seluruh kelas mengangguk-angguk segan. “Kalian tidak makan pagi?” lanjut Bu Kartika.
Di barisan ketiga, Budi menjawab, “Tidak, Bu. Kata mama uangnya buat beli bensin motor ayah.”
Rating
Comments: 11
Rating:
Delicious
Digg
StumbleUpon
Propeller
Reddit
Furl
Facebook
Google
Yahoo
Technorati
pesannya tersampaikan..
nice
^_^
hooo, ampe segitunya kah?
mhhh, sekelas gaa sarapan semua??
tapi tujuan dibalik cerita ini tersampaikan, nice!
Mungkin aja kalo setting sekolahnya adalah sekolah kalangan menengah ke bawah. ^^
Agak aneh ya mengorbankan makan untuk bensin? Kalau menurutku harusnya korbankan kendaraan untuk makan...Tapi, ngerti kok maksudnya...
Kritik pedas yang dicitrakan dengan sangat cerdas. Saya suka ini. Tetap semangat ya. Lama tak bersua kawan
Ini bner2 kejadian loh di amrik. Gua ud prnh ktemu orang yg ngorbanin sarapan karena harganya sama dengan segalon bensin. Meskipun emang sih gak sampe satu kelas punya keluaga. Hehehe.
walopun agak kurang pas mengorbankan makan untuk bensin.. tapi cerita ini bisa jadi sebuah kritikan untuk pemerintah
hahahaha
tapi, ga mungkin semua muridnya kan?
hehehe
cerita yg cerdas....itu setelah tanda koma kenapa huruf kapital???
Akhirnya BBM juga...
cerita lucu sekali cocok thu tuk isu-isu sekarang bbm naik hehe