Hakikat Puisi

Writer zasdar

Di Kitab saya memposting Enam Tahap Mengakrabi Puisi, Kemudian Salah satu sahabat Kemudian.com yang bernama bung_hatta bertanya tentang hakikat puisi.
Saya memberikan jawaban tersebut dengan apa yang pernah saya baca.

"Puisi pada hakikatnya adalah satu pernyataan perasaan dan pandangan hidup seorang penyair yang memandang sesuatu peristiwa alam dengan ketajaman perasaannya. Perasaan yang tajam inilah yang menggetar rasa hatinya, yang menimbulkan semacam gerak dalam daya rasanya. Lalu ketajaman tanggapan ini berpadu dengan sikap hidupnya mengalir melalui bahasa, menjadilah ia sebuah puisi, satu pengucapan seorang penyair."

Kira-kira seperti di atas, menurut yang pernah saya baca.

Bagaimana dengan para sahabat sahabat yang lain.
Apakah ada penjabaranyang lebih luas tentang hakikat puisi ...?

Posted In Bahas Puisi
Writer mbahYus
mbahYus at Hakikat Puisi (6 years 8 weeks ago)

Whowhowo...
Jadi rupanya begitu ya spiritnya puisi..daku baru tau...
(urusan konsep teori-berteori daku msh awam skali.., daku cm isa bikin puisi ternyata)

Wah..bisa sedalam itu yah..?
Katanya ada yg bilang (jg nyambung tu sama konsep puisi) bahwa secara teknis puisi harus ada memberi kesan dan pesan...
Semakin greget kesan sebuah puisi, dan semakin dalam pesan yg bisa diusung..so maka semakin dianggap kuat dan berhasil tu puisi...

Kesan..: adanya suatu perasan kuat yg trtoreh oleh puisi itu di dalam hati pembaca...
Kalo pesan..: ya mungkin tergantung juga kedalaman dan pengalaman hidup pembacanya tuk bisa memaknai kedalaman sebuah puisi...(so maka puisi yg berhasil juga dapat memberi pamahaman yg berbeda-beda bagi tiap pembacanya)

Disamping itu tentunya juga ada aturan2 tata cara penulisan..dan gaya bahasa yg seharusnya menertai sebuah puisi...

Begitu menurut saya...
(iyya.., bgmn menurut kawan2 yg lain nih..?)

Writer prayana
prayana at Hakikat Puisi (6 years 8 weeks ago)

GUE SETUJU BANGETTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTT

hehehehe memang begitulah hakikat puisi, so ... dalam kennyataanya puisi itu susah untuk dinilai, karena untuk menilainya, kita harus menyelami perasaan si pebuatnya, dan tentunyaitu gak gampang.

kesulitan berikutnya dalam pembuatan puisi adalah mengungkapkan rasa dengan kata2 yang tepat, dengan perumpamaan2 yang sesuai. dan untuk itu diperlukan pembendaharaan kata yang banyak (ini yang menjadi kendala gue).

so... gue kembaliin semuanya ke filsafat puisi itu sendiri (seperti diatas). yang penting adalah rasa.

Writer Shinichi
Shinichi at Hakikat Puisi (6 years 8 weeks ago)

Puisi itu adalah puisi

Hehehehe

Ga bisa jelasin apa-apa. Yang pasti puisi itu bukan catatan curhat doang seperti punya saia....

Makanya, saia minta kritik dan komentarna juga

ahak...hak...hak...

Writer bunghatta_crb
bunghatta_crb at Hakikat Puisi (6 years 8 weeks ago)

Siiiiiiiiiip

Bunghatta lagi kasmaran nich !!!
http://www.kemudian.com/node/142304
========================================
Ada yang menggebu di diaryku
dua hati menjadi satu
di dalam kelambu biru
http://www.freewebs.com/juhata/diary.htm