Pagi tiba
aku terkantuk terbangun
diriku malas, ibu memaksa
Siang datang
Kala Langit semakin senja
Aku menuntun ilmu dengan lunglai
Sore menjelang
Jalanan semakin rusak
Aku pulang tertatih-tatih
Malam tiba
Aku bermimpi menjadi peri
mengajak ibu terbang ke pelangi
lalu, terjatuh tersadar
:glek! hidup tak boleh lengah!
Rating
57
points
Views: 187 reads
Comments: 9
Rating:
Comments: 9
Rating:
Favorites
You have to login to access this feature click hereReport this
You have to login to access this feature click hereRead next posts
Be the first person to continue this post
Delicious
Digg
StumbleUpon
Propeller
Reddit
Furl
Facebook
Google
Yahoo
Technorati
memang hal yg kita bilang sepele itu padahal kl ditelusuri bisa jd berbahaya n akan fatal akibatnya.bagus tpi kurang nusuk dikit.salam kenal
=D> >:D<
Sederhana dan ringan skali yg disuguhkan..
Ttg perjalan hidup sehari dg mimpi dan letihnya...
ketika kita udah biasasama sesuatu yang nggak biasa, yang biasa jadi lebih enak terasa
puisimu bagus..
pemilihan kata yang luar biasa..
tingkatkan ya!!!!
supaya kamu bisa membuat sesuatu yang biasa menjadi luar biasa.
tetap berkarya!!
KEREN!
bahasanya bagus...
butuh waktu lebih lama untuk ngerti, tapi keren euy...
=)
thanks komentarnya :))
puisi ini jujur apa adanya ya...kalo boleh sich ditambahin apa namanya, mmm metafora....tapi huru L untuk langit yang diperbesar itu SANGAT MENARIK...salam....
hhhmmm, metafornya tambahin dikit aja lagi biar tambah greget...
Salam,
Baguz..
Kyaknya aku juga pernah mengalaminya he..he.. Sekarang tinggal kita mewujudkan agar ibu bisa terbang ke PELANGI he..he..
Thaknz wat komentnya Salam kenal